
IBID Raih Anugerah Reksa Bandha 2024
Jakarta, IBID - PT Balai Lelang Serasi (IBD) meraih Juara ke-1 Anugerah Reksa Bandha 2024 dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) untuk kategori Balai Lelang dengan Tata Kelola Terbaik atas kontribusinya terhadap capaian kinerja lelang, Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) atas bea lelang, dan tata kelola kelembagaan terbaik.
Anugerah Reksa Bandha diberikan sebagai bentuk apresiasi Kemenkeu atas kinerja dan koordinasi yang baik antara pemangku kepentingan Kemenkeu terhadap Kementerian/Lembaga dan balai lelang di tahun 2024.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Keuangan RI Suahasil Nazara didampingi Direktur Jenderal Kekayaan Negara Rionald Silaban di Aula Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Kamis (5/12/24).
Motivasi untuk tingkatkan layanan IBID
“Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Kemenkeu. Penghargaan ini memberi motivasi dan semangat bagi IBID untuk lanjut mengoptimalkan layanan lelang demi memenuhi kebutuhan pelanggan,” kata Presiden Direktur IBID Daddy Doxa Manurung, Kamis (5/12).
Sebelumnya, IBID telah menerima Anugerah Reksa Bandha dalam dua tahun berturut-turut, di antaranya kategori Lelang Sukarela dengan Kinerja Terbaik 2021 dan Balai Lelang dengan Kinerja Terbaik 2022.
Dalam rangka mewujudkan pelayanan lelang yang mudah dan transparan, IBID terus berupaya meningkatkan kualitas layanan lelang, antara lain dengan mengoptimalkan fitur aplikasi lelang IBID, meresmikan cabang dan pul baru di beberapa kota, melakukan sertifikasi inspektur IBID, dan meningkatkan kemampuan karyawan IBID secara berkelanjutan.
Anugerah Reksa Bandha terdiri dari lima kategori penghargaan di bidang pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dan empat kategori di bidang lelang.
Diketahui, Suahasil memberikan penghargaan Anugerah Reksa Bandha kepada 18 balai lelang atau pejabat lelang terpilih atas dedikasi, pencapaian, dan kontribusi di bidang lelang selama 2023.
Suahasil berharap penganugerahan Anugerah Reksa Bandha dapat memberikan motivasi bagi balai lelang untuk melakukan pemanfaatan dan pengoptimalan barang milik negara demi memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pada saat yang bersamaan, (Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara) juga mendorong seluruh balai lelang melakukan, memasyarakatkan, dan mensosialisasikan lelang untuk kegiatan ekonomi dan kegiatan kemasyarakatan,” pungkasnya.




