
6 Keuntungan Jual Beli Barang Bekas di Balai Lelang
Selain melalui media sosial, marketplace, dan distributor langsung, lelang kini jadi salah satu pilihan untuk melakukan transaksi jual beli barang.
Lantas, kenapa lelang menjadi salah satu cara terbaik untuk melakukan transaksi jual-beli barang? Berikut penjelasan kenapa balai lelang jadi alternatif terbaik buat kamu yang ingin menjual dan membeli barang.
Sekilas tentang Lelang
Lelang adalah proses jual-beli barang yang dilakukan di hadapan banyak orang sebagai penawar. Nantinya, harga barang yang dijual ditentukan berdasarkan banyaknya penawaran. Semakin banyak penawaran, maka semakin besar harga jual barang tersebut.
Secara sederhana, lelang diadakan oleh sebuah komunitas atau pihak tertentu sebagai penyelenggara. Namun secara resmi, lelang biasanya diadakan oleh perusahaan atau badan tertentu yang memiliki rumah atau balai lelang.
Mekanisme lelang pun berbeda dengan jual-beli secara langsung di marketplace, media sosial, atau penjual langsung. Orang atau pihak yang ingin menjual barang melalui lelang akan menitip-jualkan ke penyelenggara atau balai lelang sesuai dengan waktu pelaksanaan lelang.
Jika barang berhasil dijual, penitip atau penjual membayar fee kepada penyelenggara lelang berdasarkan harga akhir atau terbentuk. Namun jika tidak laku, barang akan dikembalikan kepada penitip.
Baca juga: Perbedaan Lelang Swasta dan Pemerintah
IBID, Salah Satu Perusahaan Balai Lelang di Indonesia
Di Indonesia, salah satu perusahaan balai lelang yang bisa kamu temui adalah IBID - Balai Lelang Serasi dari Astra. IBID - Balai Lelang Serasi adalah perusahaan balai lelang yang secara resmi terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).
DJKN sendiri adalah otoritas resmi di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang bertugas merumuskan aturan sekaligus mengawasi aktivitas lelang di Indonesia.
IBID - Balai Lelang Serasi sendiri mulanya merupakan perusahaan yang menjalankan unit otomotif (mobil, motor) dan industri (alat berat, peralatan industri, gadget, dan scrap).
Namun belakangan, IBID - Balai Lelang Serasi juga akan membuka lelang barang-barang hobi dan kebutuhan gaya hidup seperti mainan, fashion, dan peralatan rumah tangga.
Berbeda dengan balai lelang pada umumnya, proses lelang di IBID sepenuhnya dilakukan secara online melalui website dan aplikasi smartphone. Dengan begitu proses lelang lebih imersif seperti kamu melakukan jual-beli di marketplace.
Keuntungan Jual Barang di Balai Lelang
Proses jual-beli di balai lelang tentu memiliki beberapa kelebihan dibanding melakukannya di online marketplace atau toko langsung, apa saja itu?
1. Penjualan Lebih Cepat
Balai lelang memiliki mekanisme penjualan yang memungkinkan barang lebih cepat terjual. Pertama adalah penawar atau peserta lelang wajib membayar uang jaminan sebelum mengikuti lelang.
Ketika ingin mengikuti lelang, penawar wajib memiliki Nomor Peserta Lelang (NPL) sebagai identifikasi nomor lelang. Untuk mendapatkannya, penawar wajib membayar uang jaminan berdasarkan objek lelang yang ingin ditawar.
Mekanisme ini lah yang membuat 90% barang yang dilelang akan terjual. Hal ini karena para penawar atau pembeli biasanya berasal dari orang-orang yang memiliki komitmen untuk membeli barang tersebut.
Selain itu jika terjadi wanprestasi atau gagal beli, balai lelang biasanya akan memberikan jaminan atau insentif kepada penitip atau penjual barang lelang dan memberi sanksi kepada penawar yang melakukan wanprestasi.
Mekanisme kedua adalah lelang biasanya memiliki jangka waktu tertentu yang dapat menimbulkan Fear Of Missing Out (FOMO) bagi para pembelinya. Sehingga dengan waktu terbatas, barang-barang yang dijual pun jadi lebih cepat terjual.
Baca juga: 10 Cara Jual Mobil secara Online, Dijamin Cepat laku
2. Barang Masih Berada di bawah Kontrol Pemilik
Biasanya barang-barang dengan nilai tinggi seperti properti dan mobil dijual melalui perantara dengan cara beli putus. Bagi beberapa orang mungkin ini bisa jadi kerugian tersendiri.
Meski bisa mendapatkan keuntungan langsung, penjual biasanya tidak bisa mengontrol harga jualnya. Sehingga harga jualnya pun bisa saja jauh lebih rendah dari harga pasaran seharusnya.
Kendatipun dijual tidak dengan cara beli putus, proses penjualan melalui perantara cukup memakan waktu lama.
Berbeda dengan cara melakukan titip jual ke balai lelang, barang yang dilelang tetap dalam kontrol pemiliknya. Pemilik bisa menentukan harga jual minimum atau harga dasar.
Penjual atau penitip barang lelang juga bisa memantau langsung proses transaksi lelang mulai dari penawaran hingga barang terjual. Selain itu, apabila barang tidak laku dilelang, pemilik masih memiliki hak terhadap barang tersebut.
3. Lebih Menguntungkan
Bagi kamu yang memiliki barang dengan kriteria tertentu seperti banyaknya peminat, menjualnya di balai lelang tentu bisa lebih menguntungkan.
Hal ini karena semakin banyaknya permintaan maka semakin banyak juga penawarnya. Semakin banyak penawar, maka semakin besar kemungkinan harga barang yang kamu lelang menjadi lebih tinggi.
Contoh barang-barang yang cenderung memiliki banyak peminat adalah properti, mobil, barang-barang koleksi, bahan mentah atau bahan baku industri, hingga barang-barang yang diproduksi terbatas.
Baca juga: 10 Penyebab Depresiasi atau Penurunan Harga Jual Mobil
4. Bisa Jual Barang dalam Kondisi Apapun
Biasanya, marketplace atau distributor memiliki kriteria tersendiri agar barang kamu bisa masuk ke etalase mereka. Sementara di balai lelang, kamu bisa menjual barang dengan berbagai kondisi.
Umumnya, para pembeli di balai lelang bukan hanya dari pembeli atau konsumen akhir. Namun juga berasa dari kalangan penjual.
Pada lelang mobil misalnya, mobil dengan kondisi yang sudah kurang bagus dan laku terjual biasanya akan diambil bagian-bagian komponennya yang masih terpakai atau disulap menjadi mobil yang layak jalan.
Bahkan pada ranah properti, kamu bisa melelang properti yang masih mentah atau masih dalam tahap pengerjaan.
Keuntungan Beli Barang di Balai Lelang
Selain menguntungkan bagi penjual, lelang juga memberikan kelebihan tersendiri bagi pembelinya, yaitu sebagai berikut.
1. Beli Barang Tanpa Takut Telat atau Kehabisan
Seperti yang sudah dibahas pada poin sebelumnya bahwa penjualan barang melalui lelang dilakukan dalam jangka waktu tertentu. Hal ini tentu membuat pembeli bisa membeli barang yang diinginkan tanpa perlu takut kehabisan.
Balai lelang biasanya memiliki jadwal pelaksanaan lelang yang diumumkan paling lambat seminggu sebelum lelang diselenggarakan. Sehingga transaksi pun hanya bisa dilakukan di waktu pelaksanaan lelang tersebut.
Dengan kata lain, lelang bisa menjadi jawaban bagi kamu yang sering mengalami “kehabisan” barang ketika ingin membeli barang tertentu yang diinginkan.
Baca juga: Apakah Aman Membeli Mobil Bekas Tarikan Leasing? Ini Tipsnya!
2. Pembeli Bisa Lebih Siap
Dengan waktu lelang yang dilakukan secara bertahap dan terjadwal, pembeli bisa lebih mempersiapkan diri ketika ingin membeli barang yang diinginkan.
Misalnya, pembeli ingin membeli properti melalui lelang, maka pembeli bisa mempersiapkan pendanaan dan total biaya yang ingin dikeluarkan hingga jadwal lelang tiba. Begitu juga dengan mobil atau barang-barang lelang lainnya.
Bukan hanya itu, umumnya balai lelang akan menjual barang atau properti yang sama dalam jumlah banyak sehingga kamu bisa membandingkan mana barang yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan berdasarkan kondisi dan nilai ekonomisnya.
3. Tempat yang Tepat untuk Mencari Berbagai Barang Langka
Balai lelang bisa jadi tempat yang tepat bagi kamu yang ingin mencari barang langka atau barang-barang lainnya yang sudah tidak diproduksi lagi. Di balai lelang, besar kemungkinan kamu bisa mendapatkan barang yang tidak dijual di marketplace atau tempat manapun.
Baca juga: Buat yang Belum Tahu, Inilah Beberapa Metode Lelang yang ada di IBID
Itu lah dia beberapa keuntungan dari jual beli barang melalui lelang. IBID - Balai Lelang Serasi sendiri bisa mengakomodasi berbagai kebutuhan baik bagi penjual maupun pembeli.
Bagi penjual, kamu bisa mengikuti Flash Auction yaitu lelang yang dilakukan secara eksklusif dimana kamu bisa menentukan jadwal lelang sendiri.
Sementara bagi pembeli, kamu bisa mengikuti lelang Timed Auction yaitu lelang yang dilakukan dalam jangka waktu yang lebih lama dan biasanya dilakukan lebih dari satu hari.
Bagi kamu yang tertarik untuk melakukan titip jual atau menjadi penawar lelang kamu bisa langsung mengunjungi website IBID atau download aplikasi IBID di Google Play Store dan Apple App Store.
Untuk informasi lebih lanjut terkait tata cara untuk mengikuti lelang, kamu juga bisa mengikuti media sosial Instagram IBID di @ibid_balailelangserasi.




