
5 Aksi Penipuan Brand Impersonation IBID, Harus Cermat!
Pernahkah ibiders mendengar tentang brand impersonation? Penipu yang menggunakan modus ini berusaha mengelabui korbannya dengan mengaku sebagai brand/merek ternama, salah satunya IBID - Balai Lelang Serasi.
Meski bukan barang baru, siapa saja bisa menjadi sasaran penipuan. Pasalnya, pelaku cenderung sangat meyakinkan dan sebagian besar korban mudah percaya karena minim informasi dari modus kejahatan ini.
Baca juga: Waspadai! Ini 8 Modus Penipuan Lelang Mengatasnamakan IBID
Mengenal modus penipuan brand impersonation
Brand impersonation merupakan modus penipuan di mana pelaku kejahatan meniru merek terpercaya untuk mengelabui korban. Dalam hal ini, fraudster berpura-pura sebagai balai lelang IBID untuk mencuri data pribadi dan menguras rekening koran.
Pelaku memanfaatkan platform media sosial, email, dan situs web phishing. Untuk mendukung modus ini, mereka tak segan membuat situs web, nomor call center, dan akun media sosial mirip IBID.
Agar korban percaya, oknum penipu membagikan konten dan informasi yang sengaja disusun seperti milik IBID, seperti jadwal lelang, info unit lelang, hingga promo yang tengah berlangsung. Bahkan, respon mereka atas pertanyaan dari calon korban terdengar meyakinkan.
Baca juga: Awas Terjebak Modus Penipuan QR Code Mengatasnamakan IBID!
Aksi penipuan brand impersonation IBID
Untuk menjalankan modus penipuan brand impersonation IBID, pelaku melakukan beberapa trik. Aksi ini pun berbeda di setiap platform yang digunakan.
1. WhatsApp
Pelaku brand impersonation menggunakan WhatsApp pribadi untuk menawarkan unit gadget murah. Selanjutnya, calon korban yang berminat diminta mengisi formulir di link yang dikirimkan.
Ada juga penipuan berkedok action button ‘View’ dan file APK dengan tampilan menyerupai PDF dari nomor WhatsApp yang mengaku sebagai balai lelang IBID. Kedua opsi ini memberi akses pada pelaku kejahatan untuk mencuri data pribadi dan menguras rekening bank.
2. Facebook
Di Facebook Marketplace, pelaku menawarkan unit lelang gadget dengan mekanisme menebus sisa harga terbayar. Calon korban kemudian diarahkan untuk bergabung ke grup Telegram dan menghubungi ‘admin balai lelang IBID’ untuk menanyakan detail unit lelang.
3. Instagram
Menyamar sebagai balai lelang IBID, akun Instagram palsu melelangkan unit mobil bekas, motor bekas, dan gadget. Ketika dihubungi melalui pesan, admin meminta calon korban untuk mengisi formulir. Proses pelunasan pun hanya melalui transfer ke rekening pribadi.
4. Telegram
Brand impersonation yang terbaru hadir dengan kedok grup Telegram. Alih-alih secara lelang, unit dijual dengan metode tebus dari ‘pemenang lelang sebelumnya’.
Untuk meyakinkan calon korban, ‘pemenang lelang’ memberikan testimoni tentang unit lelang yang diterima. Tak hanya itu, ‘admin balai lelang IBID’, hanya memberlakukan metode pelunasan transfer atau e-wallet.
5. Profil bisnis Google
Selain di media sosial, kamu juga perlu mewaspadai brand impersonation mengatasnamakan IBID di laman Google Business IBID. Menyamar sebagai customer service IBID, penipu merespon pertanyaan dari calon korban dan memberikan nomor telepon untuk dihubungi
Baca juga: Ini 6 Dokumen Jual Beli Mobil Bekas yang Wajib Disiapkan
Tips terhindar dari brand impersonation IBID
Agar terhindar dari modus penipuan brand impersonation IBID, simak tips keamanan berikut ini.
1. Cermati kontak pengirim
Bila kamu mendapatkan pesan WhatsApp dari akun mengatasnamakan balai lelang IBID, cermati nomor kontak pengirim. IBID hanya menggunakan akun WhatsApp bisnis bernama IBID Telemarketing di nomor +62 851-7437-5544. Jika yang menghubungi adalah WhatsApp pribadi, bisa dipastikan berasal dari penipu.
2. Ikuti akun media sosial resmi IBID
Sebagai informasi, IBID tidak memiliki akun di platform Telegram. Jadi, apabila kamu menemukan akun Telegram mengatasnamakan lelang IBID, bisa dipastikan bukan berasal dari penipu.
Adapun akun media sosial resmi IBID di antaranya:
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang
Adapun cara membedakan akun pemilik asli atau palsu pada Google Business cukup mudah. Balasan langsung dari pemilik akan bertanda ‘Response from the owner’. Bila pesanmu direspon oleh pihak tidak dikenal yang mencantumkan kontak untuk dihubungi, sebaiknya abaikan saja.
3. Cari tahu objek lelang IBID
Informasi unit lelang yang dikirimkan oknum pelaku mayoritas hanya berupa gadget. Padahal, objek lelang IBID tak hanya terbatas pada gadget, yang masuk kategori lifestyle, tapi juga ada lelang mobil, motor, alat berat, dan scrap.
Selain itu, pihak IBID tidak pernah melelangkan unit di luar platform situs web atau aplikasi IBID yang bisa diunduh di Google Play Store dan App Store. Adapun Live Auction yang pernah diselenggarakan di beberapa kota telah mendapatkan persetujuan dari dan diawasi oleh DJKN.
4. Pelajari mekanisme lelang IBID
Kamu tidak bisa ikut lelang IBID hanya dengan mengisi formulir dan mengirim pesan ke admin. Untuk ikut lelang IBID, peserta lelang wajib registrasi akun pribadi maupun akun perusahaan, melakukan verifikasi akun, dan membeli deposit Nomor Peserta Lelang (NPL) sesuai objek lelang atau nomor lot yang diinginkan. Transaksi ini bisa dilakukan via virtual account atau AstraPay.
5. Kenali penetapan pemenang lelang
Terlebih lagi, pemenang lelang IBID ditetapkan berdasarkan harga penawaran tertinggi pada satu kegiatan lelang, alih-alih sistem tebus. Unit yang dimenangkan dinyatakan wanprestasi apabila tidak dilunasi sesuai batas waktu yang ditentukan. Alhasil, unit dikembalikan ke IBID dan deposit NPL yang telah dibayarkan dinyatakan hangus.
6. Teliti memilih metode pelunasan
IBID hanya memberlakukan metode pelunasan unit lelang melalui virtual account dengan 7 pilihan bank, yaitu BCA, Mandiri, Bank Permata, BRI, BNI, BSI, dan Bank Sampoerna. Virtual account ini pun atas nama IBID, bukan karyawan IBID atau pihak pribadi lainnya.
7. Hubungi call center IBID
Bila menemukan akun media sosial yang mengaku sebagai IBID selain yang disebutkan di atas, segera laporkan ke Call Center IBID +62 851-7437-5544 atau melalui Live Chat IBID agar segera ditindaklanjuti.
Baca juga: 7 Tips Ikut Timed Auction di Balai Lelang IBID, Mudah!
Ibiders, perbanyak informasi tentang modus penipuan mengatasnamakan IBID dengan mengunjungi situs web IBID ibid.astra.co.id atau akun media sosial resmi IBID. Jangan lupa juga untuk menyebarkan informasi tips keamanan ini agar tidak ada korban selanjutnya.




