
5 Tips Jual Barang Lifestyle di IBID biar Cepat Laku
Tahukah ibiders bahwa IBID - Balai Lelang Serasi menyediakan layanan titip jual non otomotif? Sesuai namanya, lelang ini fokus pada produk selain kendaraan, seperti lifestyle dan alat berat (heavy equipment). Lantas, apa saja tips ikuti titip jual lelang lifestyle agar barang cepat laku?
Berpusat di daerah Jakarta dan sekitarnya, titip jual lifestyle IBID menerima produk rumah tangga, gadget, hingga perlengkapan bayi. Jadi, daripada disimpan di gudang, lebih baik kamu mencoba titip jual lelang lifestyle.
Lelang pun akan dilaksanakan di minggu terakhir setiap bulannya. Nah, supaya unit yang kamu titipkan bisa segera terjual dengan harga kompetitif, cermati tips titip jual lelang lifestyle berikut ini.
Baca juga: Jual HP Bekas Anti Boncos? Hanya di Titip Jual Lifestyle IBID
1. Pastikan barang masih berfungsi
Tips titip jual lelang lifestyle yang utama yaitu memastikan produk masih bisa berfungsi meski kondisinya bekas. Pasalnya, barang akan dipergunakan kembali oleh pemilik yang baru.
Bila produk rusak atau mati total, kecil kemungkinan akan segera laku terjual. Bahkan, bila laku terjual, produk dikhawatirkan akan dikembalikan oleh pemenang lelang usai proses lelang berakhir.
Untuk itu, ketika melakukan pendaftaran titip jual lelang lifestyle, jelaskan kondisi produk sedetail mungkin. Selain memudahkan proses inspeksi, hal ini akan meningkatkan kepercayaan penawar untuk menawar unit.
2. Siapkan produk sebaik mungkin
Usai memastikan produk masih berfungsi dengan baik, langkah selanjutnya yaitu membersihkannya dari debu dan kotoran yang menempel. Contohnya bila kamu hendak titip jual iPhone bekas, sebaiknya ganti pelindung layar serta bersihkan EarPods dan kabel data.
Bila kamu masih menyimpan boks wadah, kemas kembali produk dan aksesorinya dengan rapi. Hal ini akan membuat produk lifestyle kamu terlihat lebih menarik dan siap dipergunakan kembali oleh pengguna baru.
3. Tetapkan harga yang lebih rendah
Sebelum melelang produk lifestyle, jangan lupa untuk melakukan riset harga pasar. Pastikan kamu memantau harga produk dengan merek, tahun keluaran, tampilan, dan lokasi jual yang serupa.
Setelah mengetahui harga pasar produk lifestyle bekas, kamu bisa mengurangi harga jualnya sebesar Rp50–Rp100 ribu. Jangan sampai harga yang kamu patok terlalu tinggi atau rendah sebab membuat produk lama terjual dan mengurangi kepercayaan calon penawar.
Baca juga: Jual Perlengkapan Kantor Lebih Praktis di IBID
4. Pilih waktu jual yang tepat
Riset harga pasar tak hanya membantu menentukan harga jual, tapi juga menilai waktu yang tepat untuk menjual produk lifestyle. Seperti halnya mobil bekas dan motor bekas, harga produk elektronik maupun gadget dapat naik atau turun tergantung tren atau kondisi ekonomi. Dengan mengetahui harga pasaran motor dalam beberapa bulan atau minggu terakhir, kamu bisa menentukan waktu yang tepat untuk menjual produk lifestyle.
5. Lelang secara bundling
Pada beberapa kesempatan lelang, tak jarang produk lifestyle dijual secara bundling. Hal ini bertujuan untuk menarik minat penawar dan menjadikan barang cepat laku.
Sebagai contoh, kamu bisa melelang kamera bekas dengan bonus memory card baru. Selain lebih menarik dibandingkan menjual masing-masing produk, metode ini dianggap lebih efisien dan efektif.
Nah, itulah tips ikuti titip jual lelang lifestyle agar barang cepat terjual. Selain memastikan kondisi barang masih berfungsi, penting untuk melakukan riset pasar guna menentukan harga dan waktu jual yang tepat.
Baca juga: Beda Fasilitas, Kenali 2 Jenis Titip Jual di IBID
Daripada dibuang atau disimpan di gudang, ada baiknya kamu menitipkan barang lifestyle bekas milikmu di IBID - Balai Lelang Serasi. Tunggu apa lagi? Kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google PlayStore dan IOS AppStore. Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID-Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID-Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang




