
10 Jenis Bulldozer beserta Fungsi dan Komponennya
Selain excavator, buldoser (bulldozer) umum digunakan untuk kebutuhan konstruksi. Jenis bulldozer pun dikelompokkan berdasarkan kebutuhan dan area kerja.
Alat berat ini dilengkapi pengeruk (blade) atau draw bar untuk dipasangkan alat tambahan.
Lalu apa saja fungsi dan jenis bulldozer? Simak ulasan lengkap dari IBID - Balai Lelang Serasi berikut.
Baca juga: 6 Untung Rugi Beli Alat Berat Bekas untuk Proyek
Fungsi bulldozer
Meski mulanya digunakan sebagai alat pertanian, fungsi bulldozer kini berkembang seiring kebutuhan.
Mengeruk tanah dangkal untuk kontur atau grading, aliran irigasi, atau parit.
Melakukan pembabatan atau pembersihan lahan dari semak-semak atau material.
Melakukan perintisan tanah (pioneering) untuk pembukaan lahan.
Mengangkut dan menyebarkan material konstruksi dalam jarak dekat.
Menimbun material.
Baca juga: Mau Beli Alat Berat Bekas? Cek 7 Komponen Ini
Komponen bulldozer
Komponen bulldozer. (PT Balai Lelang Serasi)
Setelah membahas fungsi bulldozer, kini saatnya mempelajari komponen bulldozer.
1. Ruang kabin
Berbentuk semi tertutup dan tertutup, ruang kabin (cab) bulldozer digunakan operator untuk mengoperasikan alat berat.
2. Rangka bulldozer
Ada tiga jenis rangka (frame) bulldozer, yaitu
Main frame: menopang track atau belt
Straight frame: menopang blade
Push/lift frame: menggerakkan blade
3. Penggerak belakang
Penggerak belakang (final drive/sprocket) berfungsi untuk
Menggerakkan roda
Menerima distribusi tenaga dari mesin
Mendistribusikan beban ke gigi
Mengangkat motor penggerak dari suspensi
4. Roda
Roda (track) merupakan komponen bulldozer yang berfungsi menggerakkan badan bulldozer.
Selain ban, roda bulldozer juga berbentuk roller atau belt besi yang bisa berjalan di jalur licin atau traksi tidak stabil.
5. Pengeruk
Inilah fungsi pengeruk bulldozer.
Pengeruk (blade): mengangkut, mengeruk, dan mendorong material.
Ujung pengeruk (cutting edge): mengeruk atau memecahkan material.
Sisi blade (end bit): menangkap atau menyerok material ke dalam blade.
6. Rippers
Meski tidak dimiliki semua jenis bulldozer, ripper berfungsi untuk mengeruk tanah dan memecahkan material di tengah lahan. Komponen ini terletak di belakang dan berlawanan dengan blade.
Baca juga: 5 Perawatan Alat Berat, Bukan Cuma Daily Maintenance
Jenis bulldozer berdasarkan kebutuhan
Inilah tiga jenis bulldozer berdasarkan kebutuhan.
1. Crawler
Ilustrasi crawler. (Pexels/Knutsen)
Crawler atau track bulldozer digerakkan oleh track atau roller. Alat berat berperan mengangkut material berat di medan tidak teratur, seperti hutan dan pertambangan.
Untuk membantu pengoperasiannya, crawler dilengkapi ripper yang berfungsi menghancurkan atau membersihkan material padat.
2. Wheel-based bulldozer
Ilustrasi wheel-based bulldozer
Wheel-based bulldozer menggunakan penggerak ban dan roda. Ban ideal untuk lintasan ringan dan tidak licin, sementara roda untuk perkotaan atau area konstruksi.
3. Mini bulldozer
Ilustrasi mini bulldozer. (Pexels/Roger Brown)
Mini bulldozer digunakan untuk melakukan perintisan lahan, misalnya untuk membuka jalan. Meski mampu melintasi lahan-lahan sempit, jenis bulldozer ini sulit membawa beban berat.
Baca juga: 6 Tips Beli Genset Bekas, Pastikan Layak Jalan
Jenis bulldozer berdasarkan pengeruk
Selain berdasarkan kebutuhan, jenis bulldozer juga dikategorikan berdasarkan pengeruk (blade). Apa sajakah itu?
1. Straight blade
Ilustrasi straight blade. (PT Balai Lelang Serasi)
Berukuran kecil, straight blade (s-blade) tidak memiliki penopang pada sisi-sisinya. Jenis bulldozer ini cocok untuk membersihkan dan menggali tanah dengan tingkat material sedang hingga keras.
2. Universal blade
Ilustrasi universal blade. (PT Balai Lelang Serasi)
Universal blade (u-blade) memiliki side wings yang lebar dan cekung. Ideal untuk tanah bertekstur lembut hingga medium, jenis bulldozer ini berfungsi mendorong tanah atau mengatur material.
3. Semi-universal blade
Ilustrasi semi-universal blade. (PT Balai Lelang Serasi)
Kombinasi antara universal blade dan straight blade, semi-universal blade memiliki daya cengkram yang baik sehingga sifatnya fungsional. Meski begitu, fungsi utamanya, yaitu menumpuk dan mengubur material tanah (backfilling).
4. Angle blade
Ilustrasi angle blade. (PT Balai Lelang Serasi)
Angle blade bisa dimiringkan hingga 30 derajat. Meski memiliki dua cutting edge, jenis bulldozer ini tidak dibekali penopang di sisi kanan dan kiri sehingga tidak cocok untuk mengangkut material.
Alat ini justru ideal untuk menumpuk dan membentuk tanah atau mencabut sisa-sisa batang pohon di medan berkerikil.
5. Power-angle-tilt blade
Power-angle-tilt blade memiliki blade fleksibel. Di samping itu, alat berat ini didukung frame silinder sebagai penggerak ke atas dan ke bawah.
Blade jenis ini cocok untuk mengangkat tanah, melakukan grading tanah, dan membersihkan lahan dari material yang terbenam di dalam tanah.
6. Cushion blade
Ilustrasi cushion blade. (PT Balai Lelang Serasi)
Cushion blade digunakan untuk mendorong sampah atau mendorong bulldozer lain.
7. Bowl blade
Ilustrasi bowl blade. (PT Balai Lelang Serasi)
Bowl blade biasanya digunakan untuk mengeruk hasil tambang atau mengumpulkan sampah di lahan konstruksi.
Itulah fungsi, komponen, dan jenis bulldozer. Pastikan kamu memilih bulldozer sesuai kebutuhan, area kerja, dan bujet.
Baca juga: Jenis Truk Berdasarkan Ukuran, Trailer, dan Konfigurasi Roda
Ibiders bisa menemukan truk, bulldozer, hingga excavator bekas di lelang HVE IBID - Balai Lelang Serasi.
Tak perlu ragu ikut lelang online karena IBID terdaftar di DJKN, unit telah diinspeksi, dan pembayaran virtual account.
Yuk, pelajari lebih lanjut di www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store. Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi




