
Hati-hati, Ini 8 Penyebab Kerusakan Forklift
Forklift merupakan salah satu alat berat yang membantu operasional industri manufaktur dan transportasi.
Sayangnya, tercatat alat berat ini paling sering mengalami kecelakaan kerja menurut studi Health and Safety Executive di Inggris.
Karenanya, ibiders perlu memahami kerusakan forklift agar performa alat terjaga dan kamu terhindar dari kecelakaan kerja.
Baca juga: Jenis Truk Berdasarkan Ukuran, Trailer, dan Konfigurasi Roda
Jenis kerusakan forklift
Berikut jenis kerusakan forklift yang umum terjadi.
Ban aus, pecah, atau robek karena muatan berlebih dan kecepatan tinggi.
Kebocoran master rem akibat usia pemakaian, korosi, dan sil atau kabel rusak.
Kerusakan MPU, bearing sensor, dan charger pada forklift elektrik.
Tilt cylinder bermasalah karena oli hidrolis bocor.
Baca juga: 7 Kerusakan Excavator yang Perlu Diwaspadai
Penyebab kerusakan forklift
Selain kerusakan forklift di atas, ada juga faktor penyebab lainnya seperti berikut ini.
1. Daya muat berlebih
Setiap alat berat memiliki batas maksimal daya angkut, termasuk forklift. Jika melebihi, alat berat ini bisa terguling dan membahayakan operator dan sekitarnya.
Jadi, operator harus mengetahui dan mematuhi ketentuan batas muatan tersebut.
2. Ceroboh saat mengangkat pallet
Penyebab kerusakan forklift selanjutnya yaitu kecerobohan operator saat mengangkat, memindahkan, atau menurunkan pallet.
Agar komponen ini tidak cepat rusak, kamu perlu memastikan spek pallet dan beban muatan sesuai rekomendasi pabrikan.
3. Baterai atau cairan hidrolik habis
Cek kapasitas daya baterai atau volume cairan hidrolik forklift sebelum digunakan. Akan membahayakan jika forklift mati saat kamu membawa muatan di area yang tidak rata.
Sebaiknya, segera isi ulang daya ketika baterai sudah mencapai 20%.
4. Jarang servis
Meski terdengar sepele, jarang melakukan perawatan juga menyebabkan forklift cepat rusak. Umumnya, forklift listrik diservis setiap 200–500 jam, sementara forklift propana 1.000 jam atau empat bulan.
Tanpa servis rutin, sulit untuk mengetahui kondisi alat berat dan potensi kerusakannya. Tahu-tahu, kamu harus merogoh kocek dalam untuk perbaikan atau ganti komponen.
5. Tak menguasai rute
Forklift bisa dioperasikan di area sempit, jalur tidak rata, dan rute yang kerap dilalui pejalan kaki. Meski begitu, dibutuhkan operator andal mengoperasikan alat berat dan memahami rute tersebut.
Jika tidak, forklift bisa oleh dan mengenai pejalan kaki. Selain itu, penting untuk menjaga jarak aman setidaknya 3 meter dan menyurvei proyek sebelum dimulai.
6. Dikendarai dengan kecepatan tinggi
Seperti halnya mengendarai motor dan mobil, tidak dianjurkan untuk mengemudikan forklift dalam kecepatan tinggi. Akibatnya justru fatal, terlebih jika kamu membawa muatan berat.
7. Tidak menggunakan rem tangan
Masih seputar tips mengemudikan forklift, kamu perlu memasang rem tangan saat memarkirkan alat berat ini. Tanpanya, forklift berisiko mundur atau maju dan menabrak sekitar.
Tak cuma itu, parkiran di area rata dan tempatkan garpu serendah mungkin. Bila perlu, ganjal ban dengan batu.
8. Menyalahgunakan forklift
Terakhir, kerusakan forklift disebabkan oleh penggunaan yang tidak semestinya. Sebut saja untuk membawa orang atau benda yang tidak direkomendasikan pabrikan.
Selain berisiko merusak alat berat, hal tersebut juga bisa berakhir fatal.
Kerusakan forklift di atas dapat dicegah dengan servis rutin, seperti ganti oli, cek ban dan sistem kemudi, serta pemeriksaan gauges.
Baca juga: 5 Penyebab Excavator Low Power & Solusinya, Pantang Abai!
Ibiders tertarik jual forklift bekas secara online? Percayakan pada IBID - Balai Lelang Serasi!
Alat berat akan dilelang sesuai jadwal lelang HVE. Tak perlu repot memindahkannya ke cabang IBID karena lokasi lelang bisa di mana saja.
Segera ajukan titip jual non-otomotif di situs web www.ibid.astra.co.id atau aplikasi IBID yang bisa diunduh di Google Play Store dan App Store.
Biar tak ketinggalan info, ikuti juga akun media sosial IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang




