
6 Ciri-ciri Laptop Kena Virus, Sering Muncul Pop Up
Pernahkah muncul pop up mengganggu di laptop ibiders saat digunakan? Atau apakah file di laptop tiba-tiba hilang atau rusak? Hal tersebut bisa terjadi karena laptop kena virus atau malware (malicious software).
Asal malware beragam. Salah satunya file atau program dari sumber tidak terpercaya. Bukan hanya file, data pribadi juga terancam akibat virus.
Baca juga: 5 Cara Mudah Membersihkan Headphone atau Earbuds
Ciri-ciri laptop kena virus
Agar selalu waspada, kenali ciri-ciri laptop kena virus berikut.
1. Muncul jendela pop up
Ciri utama laptop kena virus yaitu muncul jendela pop up di layar laptop atau PC. Frekuensi kemunculannya cukup sering sehingga mengganggu.
Isinya pop up bervariasi, seperti iklan, dan pesan palsu komputer mengalami masalah keamanan. Kamu akan diminta klik link atau menghubungi nomor tertentu.
2. Terhubung ke situs lain
Jika laptop dilindungi software antivirus, akan ada notifikasi program yang mencoba terhubung ke situs web tidak dikenal. Padahal, pengguna lah yang memulai koneksi tersebut.
3. File atau folder berubah
Tak jarang, virus menyebabkan file atau folder di laptop tiba-tiba hilang atau rusak. Bahkan, virus bisa mengubah ikon file atau folder.
4. Ruang penyimpanan penuh
Beberapa jenis virus membuat salinan disk bombs sehingga hard drive laptop penuh. Jika ruang penyimpanan tiba-tiba penuh, bisa jadi laptop sudah terkena virus.
5. Performa lemot
Laptop lemot juga menandakan perangkat telah disusupi virus. Jadi, cek apakah laptop berjalan lambat dari biasanya dan baterai laptop cepat habis.
6. Sulit unduh antivirus
Terakhir, ciri laptop kena virus yaitu sulit mengunduh, menginstal, atau memperbaharui perangkat lunak antivirus. Bahkan, program lain bisa mengalami hal serupa.
Baca juga: 5 Tips Atasi Laptop Tidak Bisa Dicas, Jangan Panik!
Cara mengatasi laptop kena virus
Untuk mengatasi laptop kena virus, lakukan langkah-langkah di bawah ini.
1. Backup data penting
Pertama, backup semua data penting yang ada di laptop. Tujuannya, mencegah kehilangan atau kerusakan data bila laptop diserang virus. Buat backup data menggunakan hard drive eksternal, cloud storage, atau perangkat penyimpanan lainnya.
2. Pasang antivirus
Selanjutnya, kamu perlu memasang antivirus terpercaya. Software ini bertugas mendeteksi dan menghapus virus.
Untuk Windows, gunakan antivirus bawaan Windows Defender. Bisa juga antivirus pihak ketiga, misalnya Avira, Avast, dan Malwarebytes.
3. Perbarui sistem operasi
Celah keamanan perangkat lunak yang sudah ada menjadi sasaran empuk masuknya virus ke laptop. Untuk itu, pastikan software antivirus, aplikasi, dan sistem operasi selalu diperbaharui. Bila perlu, hapus aplikasi dan file yang tidak lagi digunakan.
4. Restart laptop
Jika virus berhasil dihapus, segera restart laptop. Gunanya untuk memastikan virus sepenuhnya terhapus dan tidak akan muncul kembali.
Opsi lain, bawa laptop ke tempat servis komputer. Teknisi komputer akan membersihkan virus dan memulihkan data yang hilang.
Waspadai virus dan malware dengan mempelajari ciri laptop kena virus. Segera pasang antivirus dan hindari mengunduh file dari link tidak terpercaya.
Baca juga: 5 Cara Mudah Merawat Touchpad Laptop
Setelah virus di laptop hilang, tak ada salahnya ibiders jual laptop lama untuk upgrade laptop. Cukup ajukan titip jual non-otomotif di balai lelang IBID.
Proses mudah dan cepat, biaya admin ringan, serta bisa jual laptop dalam jumlah banyak.
Tunggu apa lagi? Kunjungi ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store. Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang




