
5 Ciri SSD Laptop Rusak, Segini Biaya Gantinya
Bukan hanya smartphone, laptop juga punya media penyimpanan berupa HDD (Hard Disk Drive) dan SSD (Solid State Drive).
Dibandingkan HDD, SSD jauh lebih sat set dan bikin gak boros baterai. Usia pakainya 5–10 tahun.
Tapi, SSD bisa rusak karena beberapa faktor. Jika sudah begitu, SSD bisa tidak terdeteksi, data di laptop hilang, hingga laptop jadi lemot.
Baca juga: Segini Biaya Ganti Baterai Laptop Bocor
Penyebab SSD rusak
Kenali penyebab SSD rusak berikut ini agar terhindar dari masalah serupa.
SSD mengalami overheat karena sistem pendingin laptop rusak.
Usia SSD melebihi batas yang direkomendasikan.
Kegagalan komponen pengontrol atau modul memori SSD akibat overheat atau cacat manufaktur.
Bug pada firmware.
Penggunaan yang tidak tepat, seperti mematikan laptop secara paksa saat SSD masih berjalan.
Baca juga: Suara Laptop Tidak Keluar? Lakukan Hal Ini
Ciri SSD laptop bermasalah
Tanda SSD laptop bermasalah cukup beragam. Berikut di antaranya.
1. Laptop lemot
Ciri umum SSD rusak yaitu laptop lemot padahal speknya masih mumpuni. Hal ini terasa saat booting Windows dan membuka file. Bahkan, aplikasi tidak responsif saat diakses.
2. File tidak bisa dibuka
Tanda SSD laptop bermasalah selanjutnya yaitu file dokumen, foto, atau video tiba-tiba tidak bisa dibuka.
Bisa juga dengan proses penyimpanan gagal, sistem berhenti saat membuka file, dan aplikasi mendadak berhenti. Penyebabnya yaitu bad block pada SSD.
3. Gagal booting
Jika kamu melihat pesan "No bootable device – insert boot disk and press any key" saat laptop dinyalakan, artinya laptop tidak bisa mendeteksi OS yang bisa dijalankan dari media penyimpanan.
4. Sering blue sceen
Laptop blue screen. (PT Balai Lelang Serasi)
Laptop blue screen juga menandakan laptop gagal berjalan karena kerusakan sistem. Segera atasi agar penyimpanan tidak gagal total.
Biasanya akan munculu pesan eror berikut.
KERNEL_DATA_INPAGE_ERROR
CRITICAL_PROCESS_DIED
UNMOUNTABLE_BOOT_VOLUME
Baca juga: 6 Tips Atasi Layar Laptop Glitch, Bisa Disebabkan Malware
Biaya ganti SSD
Selain menunggu tanda-tanda kerusakan di atas, SSD perlu diganti jika sudah berusia 10+ tahun dan TBW SSD mendekati batas maksimal.
Biaya ganti SSD tergantung jenis dan kapasitas SSD. Berikut perkiraan harga SSD per kapasitas.
120GB–256GB: Rp200 ribu–Rp300 ribuan.
512GB: Rp400 ribu–Rp600 ribuan.
1TB: Rp600 ribu–R 1 jutaan.
Segera atasi SSD laptop rusak. Jangan sampai menunggu datamu hilang atau tidak terbaca!
Baca juga: 6 Ciri-ciri Laptop Kena Virus, Sering Muncul Pop Up
Setelah ganti SSD, tak ada salahnya ibiders jual laptop lama via lelang online di IBID - Balai Lelang Serasi.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store.
Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang





