
Sebelum Beli Laptop Bekas, Jangan Lupa Lakukan 7 Hal Ini
Membeli laptop bekas memang jadi opsi bagi sebagian orang apalagi jika kebutuhannya mendesak dengan bujet terbatas. Namun tidak sembarangan, kamu juga butuh perhatian ekstra sebelum membeli gadget satu ini.
Membeli laptop bekas memang penuh risiko. Apalagi jika laptop tersebut akan digunakan sebagai daily driver atau sehari-hari dan dibutuhkan dalam kurun waktu yang lama.
Lalu, apa saja yang harus dilakukan atau dicek sebelum memutuskan untuk membeli membeli laptop bekas? Simak selengkapnya melalui artikel IBID - Balai Lelang Serasi berikut ini.
Baca juga: Laptop lemot? Inilah 9 Cara Untuk Mengatasinya!
1. Periksa Fungsi Port atau Colokan Laptop
Salah satu penyakit yang jamak terjadi pada laptop bekas adalah port yang mulai loyo atau bahkan tidak berfungsi. Terutama ini terjadi pada port yang rutin mendapatkan asupan misalnya port charger, USB, dan earphone.
Pastikan port tersebut tidak kendor, patah, atau bahkan tidak berfungsi sama sekali. Cara mengeceknya pun mudah. Cukup nyalakan laptop dan pasang kabel ke masing-masing port dan lihat responnya.
2. Periksa Battery Health Laptop
Langkah kedua adalah memeriksa kesehatan baterai laptop tersebut. Hingga saat ini, kebanyakan laptop masih menggunakan baterai Li-Ion yang seiring waktu akan kehilangan kapasitas dayanya.
Cara mengecek battery health laptop juga cukup mudah, berikut langkah-langkahnya.
Ketik “cmd” pada bagian search bar, kemudian muncul command prompt
Pada bagian command prompt ketik powercfg/batteryreport
Kemudian klik Enter
Secara otomatis, laporan battery health akan terunduh ke C:\Users\Computer. Buka laporan tersebut dan perhatikan tiga hal berikut Device Capacity, Full Charge Capacity, dan Cycle Count.
Device capacity adalah kapasitas baterai yang ditentukan pabrikan, sementara Full Charge Capacity adalah kapasitas baterai setelah terisi penuh.
Battery health laptop yang masih bagus menunjukkan angka yang sama antara Device Capacity dan Full Charge Capacity.
Sebaliknya, jika kesehatan baterai laptop berkurang, angka Full Charge Capacity jauh berada di bawah Device Capacity.
Misal, angka Device Capacity 60.000 mWh sementara Full Charge Capacity 20.000 mWh. Jika itu terjadi, kesehatan baterai laptop tersebut kritis.
Sementara Cycle Count adalah berapa kali laptop tersebut dicas. Semakin besar angka cycle count semakin sering laptop tersebut di-charge.
Baca juga: Mau Ganti Laptop Baru? Inilah 10 Rekomendasi Laptop Rp. 4 sampai 5 Jutaan Yang Perlu Kamu Tahu
3. Lakukan Uji Stress (Stress Testing) CPU dan GPU
Apabila kamu ingin membeli laptop bekas untuk kebutuhan pekerjaan berat seperti desain grafis dan video editing, kamu wajib melakukan stress test.
Melalui stress test, kamu bisa mengetahui kinerja CPU dan GPU ketika dipaksa kerja dengan beban besar.
Ketika laptop masih bekerja secara stabil dan pada grafik tidak ada anomali ekstrim, bisa dipastikan laptop tersebut masih dalam kondisi baik atau mampu bekerja secara maksimal pada beban berat.
Cara melakukan stress test adalah dengan meng-install stress test software yang saat ini bisa kamu download secara gratis.
4. Cek Kesehatan Hard Drive
Hard Drive laptop berfungsi sebagai penyimpan data dan membantu menjalankan file tersebut ketika laptop bekerja.
Jika Hard Drive rusak, maka data yang tersimpan di dalamnya sulit atau bahkan tidak bisa dijalankan atau dibaca.
Saat ini Hard Drive laptop tersedia dalam dua macam yaitu HDD dan SSD. Meski keduanya dianggap jarang mengalami masalah, kamu wajib memeriksa kesehatan Hard Drive laptop.
Caranya, kamu bisa meng-install software pengecekan kesehatan Hard Drive salah satunya adalah CrystalDiskInfo.
Baca juga: Mau jadi Influencer, Catat 5 Software Edit Video Terbaik di Laptop
5. Cek Kesehatan RAM sebelum Beli Laptop Bekas
RAM atau Random Access Memory adalah komponen yang mampu membaca penyimpanan data jangka pendek. Dengan kata lain, RAM bekerja ketika aplikasi atau software pada laptop bekerja.
Jika RAM mengalami kerusakan, akan muncul beberapa masalah seperti software mengalami force close, kinerja laptop yang lambat, hingga software yang sering mengalami crash.
Berikut cara cek kesehatan RAM laptop yang bisa kamu coba sendiri:
Buka Run prompt dengan cara klik windows + R
Kemudian ketik mdsched.exe dan klik Enter
Kemudian muncul jendela baru, lalu pilih Restart Now and Check for The Problems (Recommended)
Kemudian laptop akan melakukan restart. Setelah booting, Memory Diagnostic Tools akan bekerja. Setelah tools bekerja, laptop akan kembali melakukan restart.
Setelah restart kedua, buka Event Viewer. Kemudian klik Windows Logs dan klik System, dan klik Find.
Pada tab Find klik MemoryDiagnostic lalu klik Find Next. Selanjutnya, Event Viewer akan menunjukkan hasil diagnosa kerusakan RAM.
Baca juga: 8 Tips Beli Gadget dan HP Bekas Aman Anti Rugi
6. Periksa Konektivitas WiFi sebelum Beli Laptop Bekas
Salah satu komponen penting yang pantang diabaikan ketika membeli laptop bekas adalah memeriksa konektivitas WiFi pada laptop.
Cara mengeceknya cukup mudah yaitu dengan cara mencoba menyambungkannya dengan koneksi WiFi yang ada.
7. Coba Keyboard secara Menyeluruh
Selain konektivitas WiFi, kamu juga perlu memeriksa fungsi keyboard dan trackpad yang ada di laptop. Pastikan keyboard masih tactile atau enak disentuh dan juga responsif.
Nah, itu lah beberapa hal yang harus dilakukan sebelum membeli laptop bekas. Pastikan kamu lakukan 7 hal tersebut untuk mendapatkan laptop bekas terbaik.
Selain itu, pastikan juga laptop yang akan kamu beli sesuai dengan kebutuhanmu. Apakah akan digunakan sebagai daily driver atau sebagai home pc.
Baca juga: Dari Kamera hingga Mesin Kopi Kini Bisa Kamu dapatkan Melalui Lelang, Ini Caranya!
Berbicara laptop bekas, tahukah kamu bahwa saat ini ada cara baru untuk membeli laptop bekas salah satunya dengan cara lelang?
Dikenal sebagai balai lelang otomotif, IBID - Balai Lelang Serasi juga melelang berbagai gadget mulai dari smartphone, tablet, hingga laptop.
Berbeda dengan marketplace, melalui lelang kamu bisa mendapatkan laptop tanpa perlu takut ketinggalan. Hal ini karena proses lelang dilakukan secara serentak dan terjadwal.
Apabila kamu tertarik membeli laptop bekas dengan cara lelang. Kamu bisa mengunduh aplikasi IBID - Balai Lelang Astra di Google Play Store dan Apple App Store secara gratis!
Kamu juga bisa ikuti keterbaruan informasi jadwal lelang di media sosial Instagram IBID @ibid_balailelangserasi.




