
13 Komponen Tangki Bahan Bakar Mobil yang Penting Diketahui
Sebagai jeroan mobil yang berfungsi menampung bahan bakar, tangki bensin merupakan salah satu komponen terpenting yang tidak boleh luput dari perawatan. Ibiders setidaknya harus tahu sejumlah komponen tangki bahan bakar mobil sebelum mengeceknya.
Sebagai pengetahuan, berikut IBID - Balai Lelang Serasi jelaskan bagian-bagian penting yang ada pada tangki bensin mobil. Yuk, simak hingga tuntas.
Baca juga: Daftar 15 Mobil Irit BBM 2023 di Indonesia, Apa Saja?
Komponen tangki bahan bakar mobil
ilustrasi komponen tangki bahan bakar mobil (bacamedi.com)
Sebagai penampung bahan bakar, tangki bensin tidak hanya berbentuk tabung selayaknya botol atau ember. Di dalam tangki, bahan bakar akan diolah agar bisa bekerja secara efisien ketika menyalurkan energi ke mesin. Setidaknya ada 13 komponen tangki bahan bakar mobil.
1. Tutup tangki bensin
Salah satu komponen utama tangki bahan bakar mobil ada tutup tangki bensin. Dikenal dengan fuel cap, bagian ini berfungsi sebagai penutup lubang sekaligus mulut tangki bensin. Di dalamnya terdapat karet untuk memastikan tutup menutup sempurna.
Agar tutup tangki bensin tetap bersih dan terawat, bersihkan mulut tutup tangki dengan sikat halus atau lap yang sudah dibasahi dengan air dan sabun. Apabila tutup tangki berkarat atau pampat, kamu bisa menyemprotkan cairan penetral anti karat.
2. Selang bensin
Selang bensin (fuel inlet hose) adalah selang yang terbuat dari karet khusus yang resisten terhadap reaksi bahan kimia, termasuk reaksi bahan bakar. Fungsinya, menghubungkan mulut tangki bensin dengan ruang tangki.
Meski tidak ada perawatan khusus untuk komponen tangki bahan bakar mobil ini selang bensin memiliki usia pakai. Semakin lama digunakan, maka struktur karet semakin tidak elastis sehingga berpotensi mengalami kebocoran.
3. Katup selang bensin
Pada mobil rilisan terbaru, beberapa tangki bensin sudah dilengkapi dengan katup satu arah (one-way valve). Komponen tangki bahan bakar mobil ini berfungsi untuk menghalangi cairan bahan bakar yang ada di dalam bensin mengalir keluar ke arah mulut tangki bensin ketika mobil mengalami guncangan atau dalam posisi tidak seimbang.
4. Separator
Tangki bensin mobil dilengkapi dua separator yang tergantung pada atap tangki bensin. Selain berfungsi sebagai dinding penampung kotoran pada cairan bensin, komponen ini bertugas mendistribusikan bensin secara rata pada tiap ruang tangki ketika mobil berada posisi miring.
Tanpa adanya separator, apabila mobil pada posisi terguncang atau miring ke samping kanan-kiri, cairan bensin biasanya akan berada di posisi kemiringan dan menyisakan ruang kosong pada pompa bensin. Akibatnya, pompa bensin tidak bisa mengalirkan cairan bahan bakar ke seluruh mesin sehingga berakhir mogok.
5. Fuel sub tank
Fungsi dari fuel sub tank adalah menampung cairan bensin agar bisa terpompa dengan baik ke seluruh mesin. Komponen tangki bahan bakar mobil ini berguna apabila kamu lupa mengisi bensin atau ketika mobil berada di posisi jalan yang cukup curam sehingga posisi cairan berada di sisi-sisi yang miring.
Berkat fuel sub tank, cairan bensin di dalam tangki tetap terjaga sehingga pompa bensin bisa menyerap cairan yang ada di dalamnya. Jika tidak ada fuel sub tank, pompa bensin tidak bisa memompa cairan bensin sehingga mengakibatkan mobil mogok.
6. Saringan bensin
Tangki bensin yang sudah berumur atau tidak terawat biasanya membawa residu yang bercampur dengan cairan bensin. Fungsi dari fuel strainer adalah sebagai penyaring partikel-partikel kecil yang bercampur pada cairan bensin yang akan masuk ke dalam pompa bensin. Dengan adanya komponen tangki bahan bakar mobil, partikel kecil ini tidak dapat masuk ke dalam ruang mesin.
Baca juga: Benarkah Beban Berlebih pada Mobil Sebabkan Boros BBM?
7. Drain plug
Terletak pada bagian bawah tangki mobil, drain plug merupakan saluran penguras cairan bahan bakar yang ada pada tangki bensin. Selain kondensasi, biasanya tangki bensin meninggalkan residu atau partikel kecil yang sering kali bercampur pada cairan bensin. Agar tangki bensin tetap terjaga pada kemurniannya, drain plug akan menguras cairan bensin yang ada di dalam ke luar ruang tangki.
8. Pompa bensin
Pompa bensin (fuel pump) bisa dibilang jantung dari sebuah tangki bensin. Tanpa komponen tangki bensin mobil ini, cairan bensin akan sulit mengalir ke dalam ruang pembakaran mesin.
Selain itu, bagian mobil ini juga berfungsi sebagai penjaga tekanan cairan di dalam selang bensin yang terhubung langsung ke ruang bakar ketika mobil dalam keadaan mati. Untuk merawat pompa bensin, gunakan bahan bakar yang sesuai dan kuras tangki secara teratur.
9. Evaporative canister
Meski bukan bagian langsung dari tangki bahan bakar mobil, evaporative canister atau charcoal canister bertugas sebagai tempat sementara bagi uap bensin. Seperti yang kamu tahu, bensin lama kelamaan akan menguap yang jika dikeluarkan langsung cukup berbahaya bagi lingkungan maupun kesehatan.
Untuk mencegah uap bahan bakar keluar, uap tersebut nantinya disalurkan melalui saluran canister ke ruang bakar. Ketika mesin mobil dinyalakan, uap akan mengalami pembakaran.
10. Selang sirkulasi udara
Berada di atas bagian tangki, selang sirkulasi udara berfungsi sebagai saluran sirkulasi udara yang terjebak di dalam tangki bensin. Selain itu, komponen tangki bahan bakar mobil ini bisa mengurangi kadar udara berlebih di tangki yang bisa berkondensasi menjadi air dan berpotensi merusak dinding tangki.
11. Main fuel line
Seperti namanya, main fuel line merupakan penghubung utama yang berfungsi menyalurkan bahan bakar ke filter, fuel pump, lalu ke ruang pembakaran atau karburator.
12. Fuel return line
Berbeda dengan main fuel line, fuel return line berfungsi sebagai jalur bahan bakar dari fuel pressure regulator ke tangki bensin. Fuel pressure regulator sendiri berfungsi sebagai pengatur tekanan bensin. Nah, bensin yang ada di fuel pressure regulator ini nantinya dikembalikan ke dalam tangki melalui fuel return line.
13. Fuel gauge sender unit
Apakah kamu pernah bertanya-tanya, dari mana asal informasi jumlah bensin yang ada di panel dashboard mobil? Jawabannya adalah melalui fuel gauge sender unit yang terletak di bagian atas tangki.
Fuel gauge sender unit nantinya akan mengirimkan informasi terkait level indikator bensin pada mobil dengan cara mengukur tingkat ketinggian bahan bakar yang tersisa dalam tangki bensin.
Itulah penjelasan lengkap tentang komponen tangki bahan bakar mobil. Dengan mengetahuinya, setidaknya kamu sudah memiliki bekal untuk menginspeksi bagian penting mobil ini apabila hendak membeli mobil bekas.
Selain melalui dealer atau showroom, kamu bisa mendapatkan mobil bekas impian melalui lelang mobil di IBID - Balai Lelang Serasi. Kamu bisa menemukan berbagai jenis mobil, seperti mobil LCGC, mobil SUV, city car, hingga mobil MPV
Sebelum dilelang, mobil akan melalui proses inspeksi oleh inspektur berpengalaman dari Astra Car Valuation (ACV). IBID juga didukung fitur unggulan Market Auction Price (MAP) yang memudahkanmu mengetahui besaran harga mobil yang kamu inginkan.
Tunggu apa lagi? Kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store. Cek juga Instagram IBID di @ibid_balailelangserasi.
Baca juga: Membersihkan Aki dengan Air Panas, Amankah?




