
Cek 6 Bagian Ini saat Beli Toyota Vios Generasi Pertama
Toyota Vios adalah mobil sedan yang diproduksi untuk pasar Asia Tenggara dan Cina. Generasi pertama yang dirilis pada tahun 2003 ini pun sudah memiliki 4 generasi, setidaknya di Indonesia.
Sedan yang menggantikan peran Soluna ini memiliki berbagai varian yaitu tipe J standar, E sporty dengan body kit, dan G sebagai varian termewah dengan kelengkapan instrumen digital.
Di Indonesia sendiri, trim yang masuk ke Indonesia adalah tipe E transmisi manual serta tipe G transmisi manual dan otomatis. Sedangkan tipe J standar berganti nama jadi Limo yang digunakan untuk taksi.
Vios generasi pertama pun masih banyak dicari. Selain menjadi sedan termurah yang bisa dibeli, Vios bekas juga dikenal tangguh dan mudah dirawat.
Jika kamu tertarik dengan mobil bekas Toyota Vios Generasi pertama, ada beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan terlebih dahulu. Apa saja?
Baca juga: Cari Mobil Sedan Bekas Rp 100 Jutaan? Ini Pilihannya!
1. Cek Riwayat Servis
Toyota Vios generasi pertama dikenal sebagai mobil yang tidak rewel dan paling mudah untuk dirawat sehingga, bisa saja pengguna sebelumnya melakukan servis secara serampangan.
Jika kamu ingin membeli Vios bekas generasi pertama, alangkah baiknya kamu menanyakan riwayat servis di bengkel resmi setidaknya pada tiga tahun pertama.
2. Perhatikan Suspensi dan Kaki-Kaki Vios Generasi Pertama
Suspensi Toyota Vios dikenal kurang begitu kokoh. Sehingga kadang timbul bunyi-bunyian dari suspensi depan.
Bukan hanya perkara suspensi, Toyota Vios yang lazim digunakan sebagai kendaraan harian juga membuat bagian kaki-kakinya rawan jebol.
Baca juga: Review Toyota Vios Generasi Ke-4, Lebih Canggih?
3. Dasbor Vios Generasi Pertama
Salah satu kekurangan dari Toyota Vios generasi pertama adalah cluster MID-nya yang berada di tengah-tengah. Sehingga bagi kamu yang tidak terbiasa, ini cukup menyulitkan.
Ditambah, umumnya pada bagian dashboard Vios generasi pertama juga rawan rusak. Mulai dari cluster AC, head unit, bahkan konsol laci bagian penumpang.
Rawan rusak ini juga bukan tanpa sebab. Hal ini bisa disebabkan karena usia Vios yang cukup tua dan penggunaan harian yang membuat dashboard mobil sedan ini rawan mengalami kerusakan.
4. Perhatikan Bagian Apron dan Tulang-tulang Bodi
Sebagai kendaraan yang dikenal sebagai armada taksi, logistik, dan operasional, bukan tidak mungkin mobil sedan satu ini pernah mengalami dua-tiga kali kecelakaan baik yang sifatnya minor maupun mayor.
Untuk itu, sebelum membeli Vios bekas generasi pertama alangkah baiknya kamu perhatikan bagian tulang-tulang bodi mobil dan juga bagian apron.
Pastikan tidak ada bagian yang melengkung atau keriting. Pada bagian apron, pastikan tidak ada las-lasan yang tidak rapi. Jika itu terjadi, hampir dipastikan mobil tersebut pernah mengalami benturan.
Baca juga: Inilah 10 Daftar Mobil Irit Bensin di Indonesia, Apa Saja?
5. Periksa Indikator Mesin pada Dasbor, Bisa Jadi Ada Masalah pada Sensor Ini
Selanjutnya, hal yang tidak kalah penting kamu lakukan adalah memeriksa bagian indikator mesin pada dasbor Vios. Jika mesin dinyalakan dan indikator check engine menyala, bisa jadi ada masalah pada bagian sensor.
Setidaknya ada tiga buah sensor yang wajib kamu perhatikan pada Vios bekas generasi pertama, yaitu:
Mass Air Flow Sensors (MAF) yang berfungsi mengatur jumlah kepadatan udara yang masuk ke dalam ruang mesin
Throttle Position Sensor yang berfungsi merespon bukaan gas serta menyeimbangkan posisi klep atau katup mesin
Sensor oksigen yang berfungsi memantau emisi mobil di mesin berdasarkan jumlah oksigen yang terbakar
Umumnya, masalah-masalah pada sensor tersebut diakibatkan oleh penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
Jika mengingat penggunaan Vios sebagai kendaraan sehari-hari, bukan tidak mungkin mobil sedan satu ini sering diberi minum bensin dengan oktan yang tidak sesuai rekomendasi.
6. Periksa Dokumen Mobil Vios Generasi Pertama
Terakhir, pastikan juga dokumen status kepemilikan atau BPKB Vios generasi pertama jelas. Hal ini karena tidak sedikit Vios bekas generasi pertama dimiliki oleh instansi, bukan perorangan.
Periksa juga status pajaknya. Jangan sampai Vios bekas yang kamu beli berstatus bodong karena menunggak bayar pajak selama 2 tahun.
Baca juga: Terbaru, Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak Mobil!
Itulah enam hal yang harus kamu pertimbangkan sebelum membeli Toyota Vios generasi pertama.
Adapun tambahan lain, pengecekan akan semakin panjang ketika kamu melirik Limo, atau Toyota Vios bekas versi taksi di mana jarak tempuhnya sudah pasti lebih jauh karena digunakan bekerja setiap hari.
Sebaiknya, kamu juga mengecek kebocoran oli pada mesin, keadaan asap knalpot, rem, dan AC.
Nah, jika kamu ingin membeli Toyota Vios atau Limo tapi masih ragu dengan kualitas yang beredar di pasaran, yuk ikut lelang di IBID-Balai Lelang Serasi (IBID).
Kamu juga tak perlu khawatir masalah kualitas mobil bekas yang dilelang oleh IBID. Hal ini karena IBID memiliki sistem pengecekan canggih dengan metode Astra Car Valuation (ACV) yang dikerjakan oleh jasa inspeksi mobil profesional.
Apabila tertarik membeli Toyota Vios generasi pertama di IBID - Balai Lelang Serasi, kamu bisa langsung mengikutinya di website IBID dan aplikasi IBID - Balai Lelang Astra yang bisa kamu download secara gratis di Google Play Store dan Apple App Store.




