
5 Fungsi Oli Gardan, Begini Cara Gantinya
Apabila kamu pengguna motor matic, ada jenis oli yang sering kali luput dari perhatian. Ya, oli gardan atau yang lebih dikenal dengan oli gear atau oli transmisi.
Baca juga : Air Radiator Motor Berbuih? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Oli gardan ini ternyata memiliki fungsi penting bagi kendaraan matic kamu. Sehingga pergantian oli jenis ini pun juga harus kamu perhatikan.
Lalu, apa itu oli gardan dan fungsinya? Kemudian, bagaimana mengetahui tanda-tanda oli harus diganti dan cara menggantinya? Simak artikel berikut ini!
Pengertian Oli Gardan atau Oli Transmisi
Setiap kendaraan yang kamu miliki pasti memiliki gearbox yang berfungsi sebagai sistem pemindah tenaga.
Ketika kamu menggunakan kendaraan, komponen pada gearbox akan saling bergesekan. Semakin sering digunakan, besar kemungkinan cairan atau oli yang sudah ada pada komponen tersebut semakin encer atau hilang.
Baca juga : All New Honda Vario 160 cc Rilis, Bagaimana Spesifikasi dan Harganya?
Agar komponen pada gearbox tidak mengalami kerusakan seiring pemakaian, kamu harus menambahkan pelumas untuk memperlancar gerak komponen transmisi dengan oli gardan.
Dengan kata lain, oli gardan adalah cairan atau pelumas yang digunakan sebagai bahan aditif untuk komponen transmisi otomatis seperti operasi katup, gesekan pita rem, konversi torsi, dan gir agar lebih optimal.
Baca juga: Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu
Fungsi dan Manfaat Mengganti Oli Gardan
Ada beberapa alasan kenapa kendaraan matic-mu membutuhkan oli gardan atau transmisi, di antaranya sebagai berikut.
1. Melumasi Komponen pada Gearbox
Fungsi dan manfaat utama mengganti oli gardan adalah memastikan komponen pada gearbox dapat terus berjalan normal selama kamu menggunakan kendaraan.
Semakin sering motor kamu digunakan, maka komponen pada gearbox akan sering mengalami gesekan. Akibatnya lapisan pelumas yang ada pada komponen semakin cair atau habis.
Baca juga : Bosan dengan Motor Lama, Inilah 5 Rekomendasi Motor Baru untuk Anak Muda 2021
Semakin cair oli yang digunakan, gesekan yang terjadi pada antar komponen gearbox bisa mengakibatkan komponen cepat aus yang mampu merusak komponen tersebut.
Dengan begitu, melumasi komponen dengan oli gardan bisa membuat gesekan yang terjadi pada antar komponen semakin berkurang dan bisa memperpanjang usia komponen transmisi.
2. Melindungi Permukaan Logam
Sebenarnya, kerusakan komponen transmisi lebih sering diakibatkan adanya debu atau air yang masuk melalui selang transmisi. Sehingga permukaan gir berpotensi mengalami korosi.
Nah, oli transmisi ini lah yang berperan untuk melapisi bagian permukaan transmisi agar tetap terjaga apabila ada air dan debu yang masuk.
Baca juga : Hati-hati Bongkar Mesin Motor setelah Kena Banjir!
3. Meredam Getaran dan Suara Bising
Komponen transmisi yang tidak dilapisi oli transmisi cenderung menciptakan suara bising dan getaran yang mengganggu.
Bukan hanya itu, adanya getaran dan suara bising biasanya disebabkan kurangnya pemberian oli dan menandakan sudah adanya kerusakan pada komponen.
4. Memperlancar Gerak Transmisi
Secara sederhana, cara kerja transmisi otomatis adalah adanya peningkatan perputaran gir secara terus menerus yang pada akhirnya meningkatkan kecepatan perputaran mesin.
Bayangkan jika perputaran gir bekerja tanpa oli transmisi, maka perpindahan kecepatan yang terjadi tidak berjalan dengan mulus yang berpengaruh langsung terhadap performa kecepatan perputaran mesin.
5. Kendaraanmu jadi Lebih Hemat Bensin
Poin ini sebenarnya masih berhubungan dengan poin nomor 4 dimana semakin lancar perputaran mesin, maka semakin hemat juga bensin yang kamu gunakan lho.
Selain itu, oli gardan yang tidak pernah diganti menyebabkan produksi asap kendaraan semakin meningkat. Hal ini diakibatkan karena komponen gir yang rusak juga bisa menyebabkan kerusakan mesin
Baca juga : Mesin Honda Vario Generasi Pertama Batuk, Perhatikan Bagian Ini
Kapan Waktu yang Pas untuk Ganti Oli Gardan?
Waktu penggantian oli transmisi yang ideal adalah sekitar 4 hingga 6 bulan sekali. Namun ini tergantung jarak tempuh yang sudah dilalui oleh motor kamu.
Biasanya jarak motor yang sudah menempuh angkai 6.000 hingga 8.000 km juga disarankan untuk mengganti oli transmisinya.
Baca juga: Air Radiator Berbusa, Apa Penyebabnya?
Cara Mengganti Oli Gardan Motor Matic
Ada beberapa langkah cara ketika kamu mengganti oli gardan motor matic kamu. Pertama, siapkan beberapa peralatan sederhana seperti wadah untuk oli transmisi bekas, kunci pas berukuran 12 mm, kain lap, dan tentunya oli transmisi baru.
Ketika peralatan sudah dipersiapkan, ikuti langkah berikut ini:
Pastikan kamu memarkirkan motor yang akan diganti olinya di atas permukaan rata dan posisi standar ganda.
Kemudian, buka lubang baut penuangan atau pengisi yang berada persis di atas baut penguras. Jangan lupa juga untuk membuka baut penguras.
Siapkan wadah oli bekas tepat di bawah baut penguras untuk menampung oli bekas yang keluar agar tidak berceceran ke lantai dan biarkan oli keluar hingga terkuras sepenuhnya.
Jika oli sudah terkuras habis, pasang kembali baut lubang penguras atau pembuangan.
Tuangkan seluruh oli gardan baru ke dalam baut pengisi. Jangan setengah-setengah ya!
Jika sudah tuntas, pasang kembali baut penuangan dan bersihkan oli yang berceceran dengan kain lap.
Selesai, oli transmisi atau gardan baru sudah terisi.
Itulah ulasan singkat mengenai apa itu oli gardan atau transmisi. Pastikan kamu perhatikan jadwal pergantian oli agar motor kamu tetap dalam kondisi terbaiknya.
Berbicara motor, tahukah kamu jika saat ini membeli motor bekas juga bisa lewat lelang lho.
Berbeda dengan membeli motor bekas dari kenalan atau tetangga, beli motor bekas lewat lelang jauh lebih tepercaya. Apalagi lewat Balai Lelang Serasi (IBID).
IBID yang merupakan salah satu perusahaan di bawah Astra Group menjadikannya sebagai balai lelang tepercaya.
IBID juga diawasi penyelenggaraanya melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) sehingga prosedur pelelangan sesuai dengan hukum.
Jadi, jangan khawatir, proses lelang pun transparan mulai dari kelengkapan surat, kondisi motor, dan proses lelang secara keseluruhan.
Baca juga : Begini Cara Ikut Lelang Motor di IBID
Selain itu, ikut lelang motor bekas di IBID juga lebih mudah karena kamu tinggal unduh aplikasi IBID lewat Google Play Store maupun Apple App Store, kemudian ikuti lelangnya langsung lewat aplikasi.
Download aplikasinya sekarang dan cari tahu informasinya di sini: https://www.ibid.astra.co.id/




