
RON 88 dan 89 Bakal Dihapus, Apa itu RON?
Melalui Keputusan Menteri ESDM No.245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum, Jenis BBM, dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui SPBU dan atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan, bahan bakar RON di bawah 90 termasuk RON 88 dan 89 bakal dihapus.
Aturan yang mulai berlaku per 1 Januari 2023 ini mewajibkan para pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk tidak lagi menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) di bawah RON 90.
Lantas, apa sebenarnya RON? Kenapa istilah yang memiliki kepanjangan dari Research Octane Number ini penting untuk diperhatikan? Simak lengkap ulasan berikut ini!
Baca juga : BBM Naik, Ini Dia 5 Deretan Mobil Bekas Irit Bensin di Bawah Rp100 Juta!
Tentang Bilangan Oktan
Istilah RON mungkin sudah tidak asing lagi bagi para pengendara kendaraan bermotor. Di Indonesia dan belahan negara lainnya, istilah yang memiliki kepanjangan Research Octane Number ini menjadi salah satu standar penilaian suatu bahan bakar.
Namun tahukah kamu, ternyata RON memiliki arti yang lebih spesifik dibanding bilangan oktan?
Bilangan oktan atau tingkat oktan adalah ukuran kemampuan bahan bakar untuk bisa menahan ketukan atau knocking saat mesin dinyalakan.
Seperti yang kamu tahu, sebuah mesin dirancang untuk membakar bahan bakar melalui percikan api yang berasal dari busi. Percikan api ini disebut pembakaran disengaja atau controlled combustion.
Pembakaran disengaja ini tentu akan menaikkan suhu dan tekanan pada bahan bakar yang tadinya tidak terpapar pembakaran. Sehingga bahan bakar yang tadinya belum terbakar menjadi terbakar atau yang disebut pembakaran spontan (spontaneous combustion). Pembakaran spontan ini lah yang menyebabkan ketukan di dalam silinder.
Perlu kamu ketahui bahwa setiap kendaraan didesain memiliki volume silinder berbeda-beda yang menyebabkan silinder memiliki rasio kompresi yang berbeda-beda.
Rasio kompresi sendiri adalah ukuran ruang pembakaran yang tersisa ketika piston melakukan ketukan atau berada di Titik Mati Awal (TMA) akibat dari pembakaran spontan.
Di sini lah peran dari bilangan oktan pada bahan bakar terhadap mesin. Bahan bakar dengan bilangan oktan yang besar mampu menahan kompresi mesin yang besar pula. Dengan kata lain, bilangan oktan yang rendah tidak efektif digunakan pada mesin berkompresi tinggi. Begitu juga sebaliknya, bahan bakar oktan tinggi tidak cocok digunakan pada mesin kompresi rendah.
Baca juga: Apakah Mobil Kamu Cocok Diisi Pertalite? Cek Penjelasan Lengkapnya di Sini!
Pengertian RON
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, RON memiliki pengertian yang lebih kompleks dibanding sekedar bilangan oktan. Mengacu pada Britannica, RON atau Research Octane Number adalah bilangan oktan hasil dari uji coba mesin dengan berbagai kontrol mulai dari suhu hingga rasio kompresi mesin.
Beberapa negara Eropa dan Asia termasuk Indonesia menggunakan RON sebagai standar kualitas bahan bakar. Namun tahukah kamu bahwa negara-negara Amerika Utara seperti Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko memiliki pengukuran standar yang berbeda?
Negara-negara Amerika Utara umumnya menggunakan Anti-Knocking Index (AKI) yaitu perhitungan rata-rata dari nilai RON dan MOR (Motor Octane Rating).
Berbeda dengan RON, bilangan oktan motor atau MOR dihitung berdasarkan pengetesan mesin yang sudah dipanaskan dan mesin berada pada putaran antara 600 hingga 900 rom. Umumnya angka pada MOR 8 hingga 12 kali lebih rendah dibanding angka pada RON.
Baca juga: Catat, Ini Ciri-Ciri Injektor Bahan Bakar Mobil Mulai Rusak
RON Bahan Bakar di Indonesia
Indonesia tadinya memiliki skema RON bahan bakar terendah 88 melalui Pertamina Premium dan 89 melalui VIVO Revvo. Namun pada awal tahun 2022, pemerintah mulai menyetop penjualan bahan bakar premium.
Belakangan, pemerintah melalui KepMen ESDM No.245.K/MG.01/MEM.M/2022 mulai tegas terkait penggunaan BBM beroktan rendah termasuk BBM RON 88 dan 89. Sehingga seluruh perusahaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar umum (SPBU) dilarang untuk menjual BBM berbahan bakar RON rendah di bawah 90.
Sehingga jika dijabarkan skema RON bahan bakar di Indonesia saat ini adalah sebagai berikut:
RON 90 yaitu Pertalite, Revvo 90, dan BP 90
RON 92 yaitu Pertamax, Shell Super, Revvo 92, dan BP 92
RON 95 yaitu Shell V Power, Revvo 95, dan BP 95
RON 98 yaitu Pertamax Turbo dan Shell V Power Nitro.
Kenapa RON 88 dan 89 Dihapus?
Melansir Kompas, anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) Saleh Abdurrahman menjelaskan bahwa alasan bensin dengan RON 88 dan 89 dihapus karena dianggap mampu menghasilkan emisi tinggi.
Meski dalam beberapa penelitian, tidak ada bukti konkret terkait penggunaan bahan bakar beroktan rendah mempengaruhi jumlah emisi. Namun penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai dengan kompresi mesin bisa menimbulkan emisi berlebih.
Seperti yang kita tahu, saat ini masih banyak pengguna kendaraan bermotor di Indonesia yang masih menggunakan bahan bakar yang tidak sesuai dengan rasio kompresi mesinnya.
Apabila mesin menggunakan bahan bakar yang tidak sesuai atau lebih rendah dibanding rasio kompresinya, maka pembakaran yang terjadi pada ruang mesin menjadi tidak sempurna sehingga menyebabkan komponen menjadi aus.
Residu yang disebabkan oleh keausan komponen ini nantinya akan bercampur pada bahan bakar yang menyebabkan emisi berlebih pada gas buang.
Nah, itu lah dia penjelasan singkat mengenai RON dan alasan kenapa RON di bawah 90 dihapus.
Baca juga: BBM Naik, Ini Dia 5 Deretan Mobil Bekas Irit Bensin di Bawah Rp 100 Juta!
Penghapusan RON di bawah 90 ini pastinya akan berdampak pada bujet bahan bakar kamu. Sehingga pada akhirnya mobil irit bensin bisa jadi pilihan kamu saat ini.
IBID - Balai Lelang Serasi, sebagai perusahaan balai lelang bisa jadi pilihan tepat untukmu mencari mobil bekas dengan berbagai pilihan, hasil inspeksi yang transparan, dan tentu dengan harga optimal.
Di IBID, kamu juga bisa titip jual mobil bekas kamu melalui lelang. Dengan melelang mobil, kamu bisa mendapatkan harga yang lebih optimal. Kamu juga tidak perlu meninggalkan surat-surat, sehingga lebih aman.
Buat kamu yang tertarik untuk menjual atau membeli mobil bekas di IBID caranya mudah. Daftarkan diri kamu melalui website IBID atau download aplikasinya, “IBID - Balai Lelang Astra” yang bisa kamu download di Google Play Store dan Apple App Store secara gratis.




