
Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Beli Mobil Toyota Rush Bekas
Toyota Rush, siapa yang tidak tahu mobil mid SUV satu ini. Menjadi mobil SUV terlaris di tahun 2021 versi GAIKINDO, Toyota Rush memang menjadi idaman banyak keluarga Indonesia. Bahkan tidak sedikit, mobil Toyota Rush bekas jadi incaran.
Mobil SUV yang sudah memiliki dua generasi di Indonesia aini, beberapa kelebihan di antaranya adalah mesinnya yang cukup bandel, cukup irit di kelasnya, dan memiliki kabin yang luas dibanding pesaingnya, bahkan pada versi terbaru memiliki tujuh kursi, dan tentunya suku cadang yang mudah ditemukan.
Hal-Hal yang Wajib Kamu Perhatikan Ketika Ingin Membeli Toyota Rush Bekas
Di samping segala kelebihannya, Toyota Rush ternyata memiliki penyakit yang pantang kamu lewatkan apabila ingin membeli versi bekasnya.
Agar kamu tidak tertipu dan bisa memilih mana unit Toyota Rush bekas yang layak kamu beli, berikut beberapa hal yang wajib kamu perhatikan sebelum membeli mobil Toyota Rush bekas.
Baca juga: Deretan Small SUV Terbaik 2021, Mana Favoritmu?
1. Periksa Kaki-Kaki Mobil
Mengemban nama sport utility vehicle atau SUV, Toyota Rush sering kali dihajar ke medan berat dan bergelombang oleh sang pemilik. Terutama pada Rush generasi pertama keluaran tahun 2007 hingga 2009.
Meski memiliki ground clearance yang cukup tinggi yaitu sekitar 200 mm untuk generasi pertama dan 220 mm untuk generasi kedua, para pemiliknya sering kali menggunakan Toyota Rush secara serampangan. Apalagi jika pada medan bergelombang, sering kali para pemiliknya tidak sadar bagian kaki-kaki atau kolong mentok.
Oleh karena itu, pastikan kamu periksa bagian kaki-kaki Toyota Rush. Apakah ada komponen kaki-kaki yang aus terutama pada bagian ban. Selain itu, pastikan juga kamu melihat kesejajaran antar kaki-kaki mobil yang bisa dilihat secara kasat mata di bagian luar mobil.
2. Toyota Rush “Konde” Bekas Dikenal Limbung
Salah satu ciri khas Toyota Rush generasi pertama atau “konde” adalah suspensinya yang empuk. Namun karena kelewat empuk, mobil SUV satu ini sering kali limbung jika diajak untuk bermanuver. Bukannya nyaman, mengendarai mobil yang limbung justru malah mengganggu sang pengemudi.
Untuk mengakali ini, kamu bisa periksa dan mengganti bagian per mobil Rush bekas dengan tipe progresif yang ulir pernya lebih jarang atau menggantinya dengan shockbreaker yang lebih keras.
Sebaliknya, Toyota Rush generasi terbaru memiliki suspensi yang lebih stabil. Namun, karena penggunaan stabilizer tersebut, bantingan Rush terbaru jadi lebih keras.
Baca juga: Sistem Suspensi Mobil jadi Keras? 5 Hal ini Bisa Jadi Penyebabnya
3. Periksa Bagian Interior
Sama seperti Avanza, Toyota Rush juga jadi langganan mobil operasional perusahaan. Tidak sedikit beberapa bagian interior Toyota Rush bekas mengalami aus. Misalnya pada jok, bagian stir, kenop atau tombol-tombol pada head unit, bahkan tidak sedikit bagian dasbor mengalami keretakan.
4. Periksa Service Record
Masih berhubungan dengan poin ketiga, Toyota Rush sama seperti Avanza dimana kedua mobil tersebut sering digunakan sebagai mobil harian atau operasional perusahaan.
Untuk itu, pastikan kamu meminta catatan servis mobil. Tanyakan juga kapan kali terakhir si pemilik mengganti bagian komponen fast moving seperti oli, busi, kampas rem, dan filter-filter mobil.
5. Masalah Setir pada Rush Generasi Pertama
Banyak para pemilik Rush generasi pertama mengeluhkan bahwa setir pada Toyota Rush generasi pertama memiliki putaran yang cukup berat. Setelah diselidiki, bagian power steering mobil SUV satu ini memang perlu diganti.
Jadi, ketika ingin membeli mobil Toyota Rush bekas pastikan kamu tanyakan pada pemiliknya terkait power steering. Apakah ada masalah atau tidak. Jika ada kesempatan, kamu juga perlu melakukan test drive pada unit yang ingin kamu beli.
6. Cari Tahu Harga Pasaran Toyota Rush Bekas
Toyota Rush termasuk mobil dari lini SUV yang memiliki harga cukup stabil. Bahkan dikenal memiliki “harga bandel” yang sulit sekali turun. Bahkan ada beberapa seri Rush generasi pertama yang masih ada di angka 150 jutaan. Sebagai gambaran, berikut harga pasaran Toyota Rush bekas:
Toyota Rush generasi pertama, 1.5 S MT th. 2007: Rp 110 - Rp 115 jutaan
Toyota Rush generasi pertama, 1.5 S AT th. 2011: Rp 120 - Rp 125 jutaan
Toyota Rush generasi pertama, 1.5 S AT th. 2012: Rp 130 - Rp 135 jutaan
Toyota Rush generasi pertama, 1.5 TRD Sportivo AT th. 2013: Rp135 jutaan - Rp 140 jutaan
Toyota Rush generasi pertama 1.5 TRD Sportivo MT th. 2015: Rp 150 - Rp 180 jutaan
Toyota Rush generasi pertama, 1.5 TRD Sportivo AT th. 2016: Rp 160 - Rp 170 jutaan
Rush generasi kedua, 1.5 S AT th. 2021: Rp 280 - Rp 290 jutaan
Rush generasi kedua 1.5 TRD Sportivo AT th. 2018: Rp 230 jutaan
Rush generasi kedua, 1.5 TRD Sportivo AT th. 2020: Rp 230 - Rp 240 jutaan.
Nah, itu lah beberapa tips membeli mobil Toyota Rush bekas agar kamu bisa mendapatkan kendaraan yang value for money. Selain itu, untuk mendapatkan harga optimal dengan kondisi prima, kamu bisa mendapatkan mobil Toyota Rush bekas dengan mengikuti lelang mobil bekas. Salah satunya di IBID.
Baca juga: Review Toyota Rush, Harga dan Spesifikasinya di Balai Lelang IBID
Dengan mengikuti lelang, kamu bisa mendapatkan unit mobil yang sudah mendapatkan inspeksi sekaligus dengan harga optimal. Bukan hanya itu, apabila mengikuti lelang mobil di IBID, kamu tidak perlu repot-repot datang ke balai lelang untuk mendaftarkan diri sebagai peserta lelang.
Cukup daftarkan diri kamu melalui aplikasi IBID yang bisa kamu download di Google Play Store dan Apple App Store secara gratis.
Jika tertarik, kamu bisa akses website IBID untuk melihat syarat, ketentuan, unit lelang, dan juga jadwal lelang.




