
4 Penyebab Oil Sludge, Jangan Diabaikan!
Meski terlihat sepele, oil sludge ternyata bisa menjadi masalah yang cukup serius bagi mobil kamu. Jika dibiarkan dalam waktu lama, bukan tidak mungkin mesin mobil akan mengalami kerusakan parah.
Di antara Ibiders, mungkin masih banyak yang awam dengan penyakit pada mesin mobil satu ini. Lantas, apa itu oil sludge? Apa penyebabnya dan bagaimana cara menanganinya? Untuk menjawabnya simak penjelasan berikut ini!
Baca juga: Benarkah Sering Ganti Merek Oli Bisa Merusak Mesin? Berikut Ulasannya
Apa itu Oil Sludge?
Oil Sludge adalah endapan kotoran yang mirip seperti lumpur hasil dari oksidasi maupun pencemaran yang terjadi pada oli mesin. Lumpur oli juga biasanya terdiri dari air, pasir, dan materi mikro lain yang tercampur ke dalam oli.
Bentuknya yang mirip seperti tanah basah, pekat, dan berwarna hitam, kadang coklat muda, atau bahkan merah membuat gumpalan ini pun sering disebut juga lumpur oli.
Dampak dan Ciri-Ciri Mesin Mengalami Oil Sludge
Meski hanya sebuah kotoran, oil sludge bisa memberikan dampak buruk bagi kendaraan. Dengan adanya lumpur oli seperti ini sirkulasi oli di dalam mesin jadi terganggu. Apalagi jika residu lumpur sudah masuk ke dalam camshaft.
Apabila itu terjadi, beban sistem pendingin mesin juga semakin berat sehingga menyebabkan mesin menjadi overheat dan tentu bisa menyebabkan boros bensin.
Dampak lainnya adalah mesin mengalami korosi apabila residu yang dibawa lumpur oli terlalu lama bersentuhan dengan mesin. Komponen mesin pun akan cepat mengalami keausan.
Selain itu, lumpur oli yang masuk ke dalam dinding silinder juga bisa menyebabkan gerak piston macet karena terdapat gaya gesek yang besar. Jika dibiarkan bukan tidak mungkin mesin bisa jebol.
Lantas, apa ciri-ciri adanya oil sludge pada mesin mobil kamu?
Baca juga: Hati-hati Beli Mobil Bekas, Ini 4 Ciri Mobil yang Jarang Ganti Oli!
Indikator Lampu Check Engine di MID Menyala
Apabila indikator lampu check engine menyala, patut dicurigai bahwa terdapat masalah pada mesin mobil kamu yang mungkin itu terjadi karena ada endapan oil sludge.
Bahkan untuk beberapa keluaran mobil eropa dan Amerika Serikat, terdapat indikator Reduce Power Warning yang mengindikasikan bahwa kinerja mesin melemah yang itu berarti ada indikasi kerusakan pada mesin.
Periksa Tutup Oli Mesin
Cara lain yang lebih mudah untuk memeriksa gejala lumpur oli adalah dengan membuka tutup oli mesin lalu colek bagian bokong atau dalam tutup oli mesin dengan jari. JIka terdapat endapan pekat berwarna coklat atau hitam, itu berarti terdapat oil sludge atau lumpur oli pada mesin.
Lihat Lubang Pengisian Oli
Apabila kamu masih penasaran, kamu bisa melihat bagian dalam ruang mesin melalui lubang tempat pengisian oli. Kamu bisa menggunakan senter untuk menerangi lubang oli tersebut.
Baca juga: Pengertian Oli Gardan, Mulai dari Fungsi Hingga Cara Ganti
Penyebab Oil Sludge
Ada beberapa penyebab mesin mobil mengalami oil sludge atau lumpur oli di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Menggunakan Oli Tidak Sesuai Spesifikasi
Seperti yang diketahui bahwa tidak semua oli cocok dengan semua mesin. Hal ini karena setiap mesin mobil memiliki tingkat kerapatan mesin yang berbeda. Contoh pada mobil LCGC dimana mesin memiliki konstruksi mesin yang rapat.
Konstruksi mesin mobil yang lebih rapat biasanya cocok menggunakan oli dengan tingkat kekentalan yang lebih rendah. Misalnya saja oli yang menggunakan spesifikasi SAE 0W-20 atau SAE 5W-30.
2. Menggunakan Oli Palsu
Banyaknya oli palsu dengan harga yang lebih murah membuat para pengguna mobil sering kali tergiur untuk membelinya. Bukan hanya itu, ada juga yang memang terjebak dalam produk oli palsu tanpa sengaja.
Oli palsu biasanya sudah dicampur dengan material tertentu dan sudah pasti tidak sesuai standar sehingga bisa menciptakan oil sludge lebih cepat.
3. Malas Mengganti Oli dan Filter Oli
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh para pengguna mobil adalah mengabaikan pergantian oli dan filter oli. Padahal proses ini penting. Untuk penggantian oli mesin dan filternya biasanya dilakukan setiap 10.000 Km atau sekitar 3 - 6 bulan sekali tergantung dengan intensitas pemakaian.
4. Positive Crankcase Ventilation atau PCV Rusak
salah satu penyebab lumpur oli selanjutnya adalah sistem PCV rusak. PCV sendiri adalah sistem ventilasi mesin yang berfungsi untuk mengembalikan kembali gas campuran udara dan bensin yang dipompa oleh piston ke intake manifold.
Apabila PCV rusak, maka proses pelepasan gas pun terhambat yang mengakibatkan masalah pada oli mesin salah satunya yang mampu menyebabkan lumpur oli.
Baca juga: Awas Ketipu, Begini Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu
Cara Membersihkan Oil Sludge dari Mesin
Cara membersihkan lumpur oli mesin kamu bisa membawanya ke bengkel terdekat. Hal ini dikhawatirkan beberapa komponen mesin mobil memang mengalami kerusakan. Namun sebelum itu, kamu juga bisa melakukannya sendiri dengan cara menggunakan engine flush.
Nah itu dia cara mencegah dan membersihkan oil sludge pada mesin mobil kamu. Kasus oil sludge memang sesuatu yang sering kali menimpa para pemilik mobil yang cukup berpengaruh terhadap kinerja mesin.
Namun, apabila masalah lumpur oli ini terus memaksamu mengeluarkan kocek tiap bulannya dan berencana menjual mobilmu. Caranya mudah, kamu bisa ikut titip lelang mobil di IBID.
PT Balai Lelang Serasi atau IBID adalah perusahaan lelang yang berada di bawah Astra dan juga diawasi langsung oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) sehingga proses lelangnya pun tepercaya.
Di IBID kamu bisa titip lelang mobil dan berkemungkinan besar mobil kamu ditawar dengan harga di atas harga pasaran. Ditambah, kamu bisa ikutan titip lelang mobil kamu secara eksklusif dimana kamu bisa melelang mobilmu sesuai dengan jadwal yang kamu pilih!
Yuk, segera titip lelang mobil bekas kamu di IBID dengan cara download aplikasi IBID secara gratis di Google Play Store dan Apple App Store.




