
9 Cara Merawat Motor Bebek yang Utama, Biar Performa Mantap
Apakah ibiders punya motor bebek? Seperti halnya motor skutik, vespa matic, maupun jenis kendaraan bermotor lainnya, motor beber membutuhkan perawatan rutin. Lalu, seperti apa cara merawat motor bebek agar performanya terjamin?
Kendaraan yang jarang dirawat rentan mengalami masalah atau mogok saat mengaspal. Padahal, tak semua perawatan motor merogoh kocek dalam, beberapa justru hanya memerlukan rutinitas.
Daripada mengganti suku cadang dengan biaya tinggi, sebaiknya kamu menerapkan cara merawat motor bebek berikut yang IBID - Balai Lelang Serasi dirangkum dari laman Suzuki.
Baca juga: Apa Perbedaan Motor 2 Tak dan 4 Tak? Temukan Jawabannya di Sini!
1. Rutin memanaskan motor
Memanaskan motor sebelum perjalanan merupakan cara merawat motor bebek yang penting dilakukan, tak terkecuali motor bebek dengan teknologi fuel injection.
Bila kamu mengendarai motor dengan sistem karburator, sebaiknya dipanaskan selama sekitar 5-10 menit. Tujuannya, oli mesin dapat naik dan melumasi semua bagian sebelum komponen mesin saling bergesekan dengan kasar.
Sebaliknya, motor injeksi hanya perlu dipanaskan selama 1-2 menit sebelum digunakan. Yang pasti, hindari menarik gas terlalu dalam saat memanaskan.
2. Isi angin ban motor
Tekanan angin pada ban berkurang dengan cepat, terutama saat cuaca dingin. Karenanya, penting untuk selalu memeriksa dan mengisi angin pada ban.
Yang terpenting, pastikan tekanan angin sesuai dengan rekomendasi, yaitu 26 psi. Dengan cara merawat motor bebek ini, perjalananmu akan lebih nyaman dan terhindar dari risiko kebocoran ban.
Selain itu, usahakan untuk mengganti ban sebelum aus. Ban yang halus cenderung licin sehingga motor rawan oleng.
3. Cek kondisi rem cakram
Terletak di bagian depan motor, rem cakram lebih sering digunakan daripada rem tromol pada roda belakang. Sebagai bagian keamanan motor, rem cakram perlu dicek kondisi kampasnya, terlebih karena cepat habis. Bila sudah tidak berfungsi, kampas rem perlu segera diganti guna menjaga keselamatanmu dalam berkendara.
4. Ganti oli
Bertugas menjaga mesin dari gesekan yang terjadi, oli perlu rutin diganti berdasarkan jarak tempuh motor. Semakin sering kamu menggunakan motor, maka penggantian oli bisa kurang dari tiga bulan.
Jika oli sudah encer, segera lakukan penggantian menggunakan oli asli. Bila tidak, motor akan mengeluarkan asap hitam dan bau terbakar.
5. Cek kondisi aki
Dibandingkan aki basah, aki kering cenderung lebih tahan lama. Meski begitu, keduanya perlu rutin dicek dan diisi. Cara merawat motor bebek ini bertujuan untuk memastikan kinerja sistem kelistrikan.
Di samping itu, pastikan kamu membersihkan kerak pada permukaan aki. Aki umumnya bertahan sekitar dua tahun, jadi persiapkan dana untuk penggantian aki jika diperlukan.
Baca juga: 7 Cara Lewati Jalan Rusak dengan Aman, Jangan Ngebut!
6. Periksa kondisi busi
Selain mengecek aki, kamu juga perlu memeriksa kualitas busi. Tak sedikit yang mengabaikan cara merawat motor bebek ini. Padahal, busi memiliki peran penting dalam memantik api untuk proses pembakaran di ruang bakar.
Busi yang berkualitas baik biasanya berwarna cokelat atau merah bata pada bagian elektroda. Namun, bila busi dalam kondisi buruk, motor akan sulit sulit menyala atau bahkan mati di tengah perjalanan.
Seperti halnya aki, busi juga memiliki masa pakai mencapai dua tahun atau lebih. Busi cenderung sering mengalami masalah jika sudah melewati batas usia. Hal ini ditandai dengan perubahan warna menjadi hitam sehingga konsumsi bensin semakin boros.
7. Rawatan filter karburator
Bila motor bebekmu menggunakan sistem karburator, jangan lupa rutin mengecek filternya. Komponen ini berperan penting dalam proses pengabutan bahan bakar ke dalam silinder mesin motor dan penyaringan kotoran yang terbawa bahan bakar.
Filter udara yang tidak berfungsi dengan baik memicu lebih banyak konsumsi bensin bisa menjadi lebih boros dan menghambat pasokan bensin ke silinder mesin. Untuk mencegah hal ini terjadi, kamu bisa rutin membersihkan filter karburator dengan semprotan angin.
8. Ganti filter oli
Seperti halnya filter karburator, filter oli juga perlu diperhatikan. Komponen ini bertugas menyaring oli agar dapat melumasi semua bagian motor dengan baik.
Gesekan pada mesin dan genangan air yang dilalui motor seringkali membentuk endapan atau kotoran dari logam. Jika filter oli sudah kotor, kemampuannya dalam menyaring kotoran akan menurun. Imbasnya, kualitas oli menurun dan kotoran mudah merusak mesin.
Cara merawat motor bebek yang perlu kamu lakukan adalah mengganti filter oli sesuai jadwal saat service. Dengan begitu, kinerja mesin motor tetap terjaga.
9. Bersihkan rantai
Cara merawat motor bebek yang perlu kamu terapkan selanjutnya adalah memperhatikan kondisi rantai. Sebagai penggerak roda, kualitas rantai berpengaruh pada putaran roda belakang dan depan motor.
Selain membersihkan dan memberi pelumas, perawatan rantai yang bisa kamu lakukan adalah memeriksa kekencangan rantai agar tidak terlalu kendur. Komponen ini pun perlu diganti setiap 5 tahun jika motor sering digunakan.
Nah, itulah cara merawat motor bebek yang bisa kamu coba. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu dapat memastikan kendaraanmu tetap dalam kondisi prima dan tahan lama.
Bila kamu tertarik membeli motor bebek terbaru, kamu bisa menjual motor bebek yang lama secara cepat dengan metode lelang. Salah satunya di IBID - Balai Lelang Serasi.
Proses titip jual motor bekas di IBID berlangsung mudah dan transparan. Kamu bisa menikmati beragam keuntungan, seperti biaya jasa yang ringan dan jadwal lelang yang fleksibel.
Tunggu apa lagi? Kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google PlayStore dan IOS AppStore. Cek juga Instagram IBID di @ibid_balailelangserasi.
Baca juga: 5 Kebiasaan Buruk yang Sering Diabaikan Pengendara Motor Matic




