
Cek 7 Bagian Ini Jika Mobil Terendam Banjir
Cuaca buruk masih menghantui, hujan lebat bisa datang kapan saja seolah tak bisa diprediksi. Sejak tahun baru 2020, banyak wilayah di Indonesia yang terendam banjir, terutama di Jabodetabek. Ketinggiannya pun beraneka ragam mulai 30 cm hingga 200 cm. Musibah banjir ini tentu merugikan pemilik propertI hingga pengusaha, pengendara mobil, dan sepeda motor.
Banyak mobil yang terendam banjir saat musibah kemarin, ada yang terjebak di garasi rumah, ada juga yang terjebak saat menerjang banjir. Pada kondisi ini, sebaiknya kamu jangan pernah mencoba untuk menyalakan mesin mobil sebab bisa mengakibatkan konsleting.
Dilansir dari iNews, ada beberapa bagian mobil yang harus dicek setelah terendam banjir. Kamu bisa melakukannya sendiri di rumah. Ada apa saja?
1. Rem Mobil
Kalau rem mobilmu masih tipe tromol, saat mengarungi area banjir kamu sebaiknya menekan pedal rem berkali-kali hingga keadaan rem kembali normal. Cara kerja rem tromol biasanya butuh waktu lebih lama untuk bisa bekerja seperti seharusnya.
2. Radiator Mobil
Radiator merupakan komponen mobil yang sering menjadi sarang sampah dan kotoran yang terbawa saat menerjang banjir. Setelah berhasil mengarungi genangan, sebaiknya kamu menguras air radiato dan membersihkannya dengan air bersih bertekanan rendah. Cara ini dapat mengurangi overheat juga.
3. ECU Mobil
Bagian Electronic Control Unit atau ECU biasa berada di dalam kabin atau tengah mesin. Karena menjadi komponen yang sangat sensitive, ECU biasa berada di tempat yang aman. Sebelum menerjang banjir, kamu harus memperhitungkan dulu tinggi air, apakah akan berimbas ke ECU atau tidak. Karena jika ECU terkena ciptratan air, kamu harus berani merogoh kocek jutaan rupiah untuk mengganti unitnya.
4. Oli Mesin
Setelah melewati banjir, sebaiknya kamu menguras pelumas mesin, transmisi, dan gardan. Karena daya lumas oli akan berkurang setelah terkena air. Jika dibiarkan maka akan mengurangi daya gesek mesin sehingga dapat mengakibatkan keausan dini.
5. Kaki-kaki Mobil
Selanjutnya kamu juga harus memeriksa bagian kaki-kaki seperti as roda, tie rod, dan ball-joint. Aera tersebut biasanya dilindungi boot karet yang berfugnsi untuk melindungi. Kalau boot karet robek karena gesekan air banjir, kaki-kaki mobil bisa tergores dan karatan. Jika tie rod dan ball-joint masih dalam keadaan baik, kamu cukup mengganti boot karet dan ditambah pelumas lagi agar tetap fleksibel.
6. Kabel dan Sekring Mobil
Meski sudah dilindungi, kabel dan sekring harus dicek untuk memastikan tidak terkena genangan atau cipratan banjir. Karena bagaimana pun juga kabel dan sekring merupakan komponen penting dalam sistem kelistrikan mobil kamu. Kamu tentu tidak ingin mobil kesayanganmu mengalami konsleting, kan?
7. Filter Udara Mobil
Filter udara atau air filter berfungsi untuk menjaga sirkulasi udara di mesin. Benda ini juga mampu menyaring debu dan material kecil lainnya agar tidak masuk ke dapur pacu. Setelah melewati banjir, kamu harus pastikan filter udara kering sebelum menyalakan mobil kembali.
Itulah 7 komponen yang harus dicek setelah mobil kamu terendam banjir di ibukota. Tentu saja alangkah lebih baiknya kamu menghindari titik-titik banjir saat berkendara, namun ada kalanya berbagai urusan memaksa kita untuk berani ambil risiko sehingga mengabaikan keselamatan diri dan resiko yang akan terjadi pada mobil. Jika memang terpaksa, sebaiknya kamu cek bagian-bagian mobil diatas sebelum melanjutkan perjalanan, ya.
Namun, jika kamu merasa mobilmu sudah tidak menyenangkan untuk menemani aktivitas sehari-hari, coba intip website IBID-Balai Lelang Serasi (IBID) untuk menemukan pilihan mobil-mobil bekas tangguh dengan harga ramah di kantong. Ketika lelang, kamu bisa mengajukan penawaranterhadap mobil-mobil yang ditawarankan. Cara registrasinya pun mudah, bisa langsung dari ponselmu dengan mengunduh aplikasi IBID dari Google Play Store. Berani coba?





