
7 Cara Cek Aki Mobil Bekas Masih Bagus dan Tidak Aus
Tak semua mobil bekas punya aki bagus. Karenanya, ibiders perlu cek aki mobil bekas saat inspeksi.
Jika aki lemah, bisa muncul beragam masalah, seperti lampu mobil redup sebelah, mobil sulit dihidupkan, hingga mobil mogok. Hanya saja, pengecekan aki tidak bisa dilakukan dengan mata telanjang.
Agar pasti, pelajari cara cek aki mobil bekas dari IBID - Balai Lelang Serasi berikut ini.
Baca juga: Inspeksi 5 Komponen Interior Mobil Bekas Ini Biar Aman
1. Hidupkan mobil
Untuk cek aki mobil bekas, coba nyalakan mobil. Jika sulit distarter, kemungkinan aki sudah soak. Sementara itu, aku yang masih bagus akan lebih mudah memutar motor starter.
2. Cek lampu indikator
Kondisi aki juga bisa ditunjukkan lewat indikator mobil. Setiap warna menandakan kondisi berbeda, seperti
Warna biru: aki normal
Warna putih: tegangan aki menurun
Warna merah: aki sudah aus
3. Bunyikan klakson
Cara termudah cek aki mobil bekas yakni dengan membunyikan klakson. Jika bunyi klakson samar, artinya tegangan aki berkurang. Adapun suara klakson jelas mengindikasikan aki dalam kondisi normal.
4. Periksa kutub aki
Sebaiknya hindari membeli mobil bekas dengan kutub aki berkarat. Selain menghambat listrik, kondisi ini juga menyebabkan daya setrum kurang maksimal, mobil susah distarter, dan kabel aki putus.
Selain itu, kemunculan karat pada kutub aki biasanya disebabkan oleh air aki bocor, aki lembap, dan zat kimia lainnya.
Baca juga: 7 Cara Mengecek Mesin Mobil Bekas, Apakah Ada Karat?
5. Gunakan battery tester
Untuk memeriksa kondisi aki mobil bekas tanpa mengeluarkannya, kamu bisa menggunakan battery tester. Alat ini akan menginformasikan kapasitas, tingkat tegangan, dan potensi masalah aki.
Sebelum digunakan, pastikan mobil dalam keadaan mati, area aki dalam kondisi kering, dan battery tester berfungsi dengan baik. Kondisi aki ditampilkan dalam warna berbeda, di antaranya
Area hijau: aki masih baik
Area kuning: aki perlu diisi ulang
Area merah: aki perlu diganti
6. Coba alat ukur avometer
Selanjutnya, kamu bisa memanfaatkan avometer, alat pengukur hambatan, tegangan, dan arus listrik. Selain aki mobil, alat ini juga sering digunakan untuk kelistrikan otomotif maupun elektronik lainnya.
Berikut cara memeriksa kondisi aki mobil bekas dengan avometer.
Nyalakan mobil selama 30 menit.
Matikan mesin dan putar kunci ke posisi II atau ON.
Aktifkan komponen listrik, seperti lampu depan, pemanas kaca belakang, atau blower AC selama 60 menit.
Matikan semua komponen listrik dengan memutar kunci ke posisi OFF.
Gunakan avometer digital untuk mengukur tegangan positif dan negatif.
Jika hasil pengukuran menunjukkan tegangan di bawah 12,5–12,9 volt, artinya aki mobil perlu diisi ulang.
7. Cek indikator elektrolit
Tips cek aki mobil bekas yang terakhir yaitu dengan melihat indikator elektrolit. Aki memiliki elektroda berbentuk gel yang dapat dipantau melalui lampu indikator.
Jadi, indikator berwarna biru, maka aki dalam kondisi baik dan tidak memerlukan pengisian daya atau penggantian.
Itulah cara cek aki mobil bekas yang mudah dilakukan. Agar mendapatkan mobil bekas berkualitas, jangan lupa inspeksi komponen lainnya, seperti eksterior, interior, dan rangka mobil.
Baca juga: Awas Beli Mobil Curian, Ini 4 Cirinya
Ibiders, jangan sampai beli mobil bekas bermasalah hanya karena tergiur harga murah. Dapatkan mobil bekas berkualitas yang telah diinspeksi di IBID - Balai Lelang Serasi.
Tak perlu ragu ikut lelang mobil bekas IBID karena pilihan beragam, diawasi negara, serta pembayaran aman melalui virtual account dan e-wallet.
Bahkan, tersedia opsi pembayaran cicilan dengan DP mulai 5 persen dan tenor hingga 48 bulan, lho.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store. Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang




