
Waspadai Beli Motor Bekas Tabrakan, Ini 7 Cirinya
Apa yang terlintas di kepala ibiders ketika mendengar motor bekas tabrakan? Kebanyakan mungkin berpikir tentang bodi baret dan harga murah.
Nyatanya, motor bekas tabrak tidak hanya identik dengan bodi baret, lho. Ada beberapa karakteristik yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.
Nah, bila ibiders berniat membeli motor, waspadai ciri motor bekas tabrak di bawah ini agar tidak menyesal di kemudian hari.
Baca juga: 6 Perbedaan Sokbreker Asli dan Palsu, Jangan Salah Beli
1. Bodi baret
Tabrakan ringan atau berat akan meninggalkan bekas pada bodi motor, misalnya baret, lecet, atau goresan. Komponen yang biasanya jadi sasaran, yaitu balancer, besi di ujung setang, dan cover mesin.
Tanda bekas tabrak juga akan semakin jelas jika footstep bengkok ke atas ketika dilihat dari depan atau belakang.
2. Panel tidak rata
Masih seputar bodi motor, ciri motor bekas tabrak juga bisa dilihat dari panel bodi yang tidak rata. Hal ini karena kancing-kancing di belakang panel sudah rusak atau patah akibat benturan.
3. Bekas gesek pada mesin
Jika kecelakaan terjadi saat motor dalam kecepatan tinggi dan terseret cukup jauh, besar kemungkinan ada bekas gesekan di bagian blok mesin kiri dan kanan.
Pengecatan ulang tidak akan menghilangkan bekas ini. Bahkan, las tidak bisa membuat komponen ini terlihat serapi buatan pabrik.
4. Bekas las di segitiga setang
Sebagai dudukan suspensi dan roda depan, segitiga setang merupakan titik yang menerima kekuatan benturan. Sering kali tabrakan hebat menyebabkan komponen ini tidak sejajar dan terdorong ke belakang sehingga roda menempel dengan mesin.
Meski bisa dipress, akan ada bekas las-lasan dan bentuk setang tidak lagi presisi. Bahkan, kamu bisa merasakan setang bergetar saat dikendarai.
Baca juga: 7 Komponen Motor yang Harus Dicek sebelum Dibeli
5. Baut tidak pas
Ciri motor bekas tabrak selanjutnya yaitu baut tidak terpasang pas pada rumahnya. Hal ini menandakan motor pernah dibongkar, ntah untuk press, perbaikan panel, atau cat ulang. Jika kamu jeli, akan terlihat jelas baut-baut yang telah bertemu obeng atau kunci-kunci.
6. Pelek peang
Tabrakan parah juga bisa merusak bagian pelek depan. Bila komponen ini peang atau retak, dijamin tidak akan nyaman dikendarai sebab motor selalu terasa oleng.
7. Roda bengkok
Roda depan dan belakang yang tidak dalam posisi satu garis lurus juga menandakan motor pernah tabrakan. Penyebabnya yaitu rangka motor tidak lagi simetris.
Itulah ciri-ciri motor bekas tabrak yang patut diwaspadai. Jangan sampai salah pilih motor yang luarnya bagus tapi banyak perbaikan imbas kecelakaan.
Baca juga: 5 Keunggulan Inspeksi IMV di Lelang Motor IBID
Usahakan untuk selalu jeli ketika memilih motor bekas incaran. Agar terhindar dari motor bekas tabrak, bekas banjir, atau motor bermasalah lainnya, ibiders bisa ikuti lelang motor bekas di IBID - Balai Lelang Serasi.
Proses lelang dijamin aman 100% karena balai lelang IBID telah terdaftar dan diawasi oleh DJKN. Kerennya lagi, motor sudah diinspeksi oleh tim ahli bersertifikat IBID Motorcycle Valuation (IMV), lho. Harganya beragam, mulai Rp4 jutaan pun ada!
Yuk, pelajari lebih lanjut di ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store. Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi




