
Cegah Boncos, Pentingnya Inspeksi Mobil Bekas sebelum Dibeli
?Menemukan mobil bekas unggul yang sesuai idaman memang gampang-gampang susah. Terlebih bila ibiders awam dengan otomotif. Supaya kamu tak boncos, penting untuk melakukan inspeksi mobil bekas sebelum dibeli.
Tak seperti dulu, pengecekan mobil bekas kini menjadi tahap krusial dalam proses jual-beli mobil bekas. Bila mobil dalam kondisi baik, kamu akan beruntung. Sebaliknya, jika kondisinya buruk, kerugian tak bisa dihindari.
Tanpa pengecekan mobil secara menyeluruh, sulit untuk membedakan mobil bekas yang rawan bermasalah dengan yang berkualitas. Tak hanya meminimalisir potensi kerugian, inilah alasan pentingnya inspeksi mobil bekas sebelum dibeli yang dirangkum IBID - Balai Lelang Serasi.
Baca juga: 12 Tips Beli Mobil Bekas Aman, Bukan Cuma Cek Kondisi
1. Terhindar dari penjual nakal
Dengan melakukan inspeksi mobil sebelum dibeli, kamu bisa terhindar dari penjual mobil bekas tak bertanggung jawab. Meski tak semua begitu, menyembunyikan kerusakan mobil demi meraup keuntungan dan unit segera terjual bukanlah praktik yang asing.
Bila kamu tidak memiliki pengetahuan dan pengalaman teknis tentang otomotif, ada baiknya memanfaatkan jasa inspeksi mobil bekas, salah satunya Astra Car Valuation (ACV). Tak menutup kemungkinan penjual nakal bakal memanfaatkan ketidaktahuanmu.
2. Menghemat waktu
Alih-alih sibuk mengunjungi berbagai showroom atau dealer mobil bekas untuk mengecek kendaraan, kamu bisa menghemat waktu dengan mengandalkan jasa inspeksi mobil bekas.
Inspektur akan datang dan mengecek langsung kondisi mobil, kemudian menyerahkan laporan hasil inspeksi untuk dijadikan referensi. Tanpa harus pergi dari satu penjual ke penjual lain, kamu bisa mendapatkan gambaran objektif tentang mobil sebelum membuat keputusan.
3. Mendapat kepastian kondisi mobil
Sebelum merogoh kocek tinggi, pastinya kamu ingin mendapatkan kepastian tentang kondisi mobil bekas, kan? Terlebih tak semua mobil bekas dinilai layak jalan.
Di samping itu, kamu perlu memastikan kualitas dan keaslian spare part atau suku cadang mobil bekas. Jangan sampai kamu tergiur harga miring tanpa memperhatikan kondisi mobil bekas sebenarnya.
Melalui inspeksi mobil bekas ACV, pengecekan akan dilakukan secara menyeluruh oleh inspektur berpengalaman menggunakan peralatan mumpuni, termasuk pemindai modul komputer (ECU) mobil. Selanjutnya akan disertakan hasil inspeksi yang akurat dan detail, mulai dari rangka mobil hingga mesinnya.
Setiap komponen mobil akan dicek apakah berfungsi dengan baik, tak terkecuali pemeriksaan akselerasi, potensi overheat, arus pendek, efisiensi bahan bakar, dan kelayakan uji emisi.
4. Mengetahui nilai mobil bekas
Penjual mobil bekas umumnya menetapkan harga tinggi terlepas dari kondisi aslinya. Tanpa mengetahui nilai mobil dan kondisi sebenarnya, akan sulit untuk membuat keputusan.
Misalnya, mobil bekas idamanmu tampak mulus secara visual. Namun, setelah melalui inspeksi mobil, mobil itu ternyata pernah terkena banjir. Tentunya harga belinya akan berbeda dengan mobil bekas dengan kondisi baik.
Baca juga: Catat, Ini 4 Tips Memilih Jasa Inspeksi Mobil Bekas
5. Membantu proses negosiasi
Alasan pentingnya inspeksi mobil sebelum dibeli selanjutnya adalah membantu proses negosiasi. Proses negosiasi akan lebih mudah dilakukan usai mengetahui kondisi dan nilai mobil bekas.
Dengan laporan hasil inspeksi, kamu memiliki pertimbangan matang untuk menentukan pilihan. Selanjutnya, kamu biaya perawatan, perbaikan komponen, atau biaya terkait lainnya bisa dijadikan dasar untuk negosiasi.
6. Memperoleh berbagai kemudahan
Membawa mobil ke bengkel untuk dicek bisa menjadi kendala tersendiri bagi pembeli. Selain pengecekan yang memakan waktu lama, bengkel atau showroom mungkin akan meminta uang muka jika mobil hendak dibawa keluar.
Hal ini menjadi alasan pentingnya menggunakan jasa inspeksi mobil bekas. Inspektor akan datang langsung ke lokasi mobil sesuai jadwal dan tempat yang disepakati. Proses inspeksi pun umumnya berlangsung selama 60 menit.
Tak hanya kondisi mobil, inspektur juga akan memeriksa keabsahan legalitas kendaraan. Hal ini termasuk kelengkapan dokumen kendaraan dan kesesuaiannya dengan unit mobil, contohnya plat nomor, BPKB, dan status pajak.
7. Menghemat biaya perawatan mobil
Meski tak semua mobil bekas memiliki kondisi buruk, bukan berarti kamu bisa mengabaikan perawatannya. Hanya saja, tanpa mengetahui kondisi asli mobil, kamu mungkin hanya bisa menebak-nebak.
Bayangkan bila mobil yang kamu beli ternyata bekas banjir atau pernah mengalami tabrakan. Biaya perawatan yang dibutuhkan mungkin tak akan sedikit. Bahkan, perbaikan komponen transmisi CVT saja bisa mencapai puluhan juta Rupiah.
Tak cuma biaya perawatan, kerusakan pada mobil bekas juga memiliki dampak jangka panjang. Belum lagi bila kerusakan ini bersifat permanen. Karenanya, penting untuk menggunakan jasa inspeksi mobil bekas guna menghindari potensi biaya tambahan.
Nah, itulah alasan pentingnya inspeksi mobil bekas sebelum dibeli. Secara keseluruhan, menggunakan jasa inspeksi mobil bekas bekas memberikan rasa aman, baik sebelum membeli maupun saat mengendarainya.
Baca juga: 8 Hal yang Wajib Dilakukan Setelah Beli Mobil Bekas
Bila kamu mencari jasa inspeksi mobil bekas dengan layanan terpercaya dari ahlinya, Astra Car Valuation (ACV) adalah jawabannya. Setiap komponen dievaluasi dengan teliti untuk memberikan hasil yang akurat, objektif, dan transparan.
Kamu juga bisa membeli mobil bekas yang telah diinspeksi oleh ACV di IBID - Balai Lelang Serasi. Setiap mobil memiliki grade berbeda sesuai hasil inspeksi, mulai dari mesin hingga rangka mobil.
Tunggu apa lagi? Kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google PlayStore, IOS AppStore, dan Huawei AppGallery. Cek juga Instagram kami di @ibid_balailelangserasi.




