
7 Tips Inspeksi Motor Setelah Perjalanan Jauh
Bagi ibiders yang bepergian menggunakan motor saat libur natal dan tahun baru (natalru) tahun lalu, segera lakukan inspeksi motor dan perawatan sebelum kembali memulai rutinitas harian.
Karena melalui berbagai medan perjalanan dan kemacetan khas libur panjang, tak menutup kemungkinan motor yang dikendarai menurun performanya. Jika motor bisa diandalkan, kamu bisa berkendara dengan aman dan lancar.
Baca juga: 10 Tips Menghindari Pencurian Motor, Pasang Pengaman Tambahan
1. Cek oli mesin dan transmisi
Awali inspeksi motor dengan memeriksa kondisi oli mesin dan transmisi. Tak hanya berwarna bening, oli mesin layak pakai bertekstur cair dan kental, serta volumenya sesuai standar pabrikan.
2. Periksa aki motor
Selanjutnya, pastikan aki atau baterai motor tidak lemah atau soak sebab memengaruhi fungsi kelistrikan motor. Kamu bisa mengecek aki dengan memastikannya tidak mengembung. Bila perlu, gunakan voltmeter untuk melihat voltase aki motor yang normalnya berada di angka 12,4 volt.
3. Cek kampas rem
Bila kondisi jalan yang dilalui sedikit ekstrim, kampas rem motor rentan menipis atau mengalami aus sehingga perlu segera diganti. Hal ini ditandai dengan suara berdecit saat mengerem, tuas rem menjadi lebih dalam, dan volume minyak rem berkurang.
4. Bersihkan filter udara
Tak ketinggalan, bersihkan filter udara. Dalam kondisi kotor, komponen ini menyebabkan tarikan lebih berat, boros bensin, dan mesin tersendat jika sudah parah.
Setelah membuka box filter udara menggunakan obeng, bersihkan filter dengan perlahan memukulkannya ke lantai. Bila kotoran membandel, semprotkan air ke arah filter.
Kamu juga bisa mencucinya menggunakan detergen sebelum dikeringkan. Meski begitu, cari tahu jenis filtermu sebab filter udara bertipe basah tidak disarankan dicuci, terutama menggunakan mesin.
Baca juga: 11 Penyebab Motor Injeksi Mati Saat Digas Beserta Solusinya
5. Lihat kondisi ban
Pasca libur natalru, cek kondisi ban motor. Pastikan bagian fisiknya tidak retak, sobek, aus, botak, atau lubang. Selain itu, pastikan ban tidak kelebihan atau kekurangan angin.
Kamu bisa mengecek keausan ban dengan melihat Trade Wheel Indicator (TWI) yang berbentuk tanda panah. Karet ban sudah menipis dan perlu diganti bila permukaannya telah menyentuh tanda panah tersebut.
6. Tes kinerja suspensi
Inspeksi motor usai liburan juga menyasar komponen suspensi, terlebih jika kondisi jalan yang dilalui beragam. Caranya, tekan suspensi dan lihat reaksinya.
Kebocoran karet seal menyebabkan volume oli suspensi pada tabung cepat berkurang. Masalah ini ditandai dengan suspensi cepat meregang ke posisi semula dan terasa keras saat melewati jalan berlubang atau bergelombang.
7. Cuci motor
Jika seluruh komponen di atas dipastikan sehat, langkah terakhir yaitu mencuci motor. Tujuannya, membuat motor tampak kembali terawat dan membersihkan tunggangan dari kotoran yang menempel, misalnya debu, tanah, dan minyak. Bila dibiarkan, kotoran akan semakin banyak dan menghambat kinerja komponen, bahkan menyebabkan karat.
Baca juga: IBID Motorcycle Valuation: Inovasi Inspeksi Motor Bekas dari IBID
Apakah ibiders tertarik menjual sepeda motor usai perjalanan jauh atau touring? Percayakan prosesnya pada IBID - Balai Lelang Serasi. Ajukan titip jual otomotif dan motor bekas akan dijual via lelang sesuai jadwal lelang yang kamu pilih.
Sebelum lelang, motor akan diinspeksi sehingga diketahui kondisi aktualnya. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store. Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang




