
5 Jenis Keausan pada Ban Mobil Bekas
Ibiders tertarik beli mobil bekas akhir tahun ini? Jangan lupa melakukan inspeksi, termasuk pada bagian ban.
Selain retak atau botak, ban bisa mengalami keausan tidak normal karena gaya berkendara yang ugal-ugalan dan masalah kaki-kaki mobil.
Jenis keausan mobil bekas cukup beragam, terlebih pada mobil tua atau mobil capek. Simak penjelasan dari IBID - Balai Lelang Serasi berikut.
Baca juga: 7 Mitos tentang Lelang Mobil Bekas, Salah Kaprah!
1. Ban aus pada tepi atau tengah telapak
Tekanan udara ban tidak sesuai rekomendasi pabrikan menyebabkan ban aus di bagian tepi atau tengah telapak.
Bila tekanan udara kurang, kedua sisi telapak ban akan cepat aus. Sementara itu, bagian tengah telapak ban akan cepat aus jika ban kelebihan udara.
2. Ban aus pada toe and heel
Toe and heel aus terjadi di ban yang bukan penggerak roda. Misalnya, mobil penggerak roda belakang akan aus di bagian ban depan, begitu pula sebaliknya.
Hal ini terjadi karena pengereman mendadak di jarak pendek dengan permukaan jalan rusak serta kerusakan pada ball joint, bushing suspensi, dan bearing roda.
3. Ban aus di dalam atau luar
Kondisi ini terjadi karena suspensi rusak sehingga ban menjadi peredam utama dan sudut camber tidak tepat.
Misalnya, jika ban miring ke dalam (camber negatif), keausan ban dalam justru lebih cepat. Begitu pun sebaliknya.
Baca juga: 4 Tips Ajukan Kredit Mobil Bekas Biar Finansial Aman
4. Ban aus berserabut
Penyebab ban aus berserabut atau berbulu yaitu kondisi sudut roda depan yang masuk ke dalam (toe-in) tidak tepat.
Jika toe-in terlalu besar, roda akan selip keluar gan menggesek telapak ban bagian dalam ke permukaan jalan.
5. Ban aus setempat
Terakhir, ada ban aus setempat (spot wear) yang berbentuk mirip lekukan mangkok. Kondisi ini disebabkan pengereman mendadak (panic braking) pada mobil yang tidak memiliki rem ABS atau ABS-nya rusak.
Faktor lainnya yaitu kerusakan pada bearing roda, ball join, tie rod end, dan kaki-kaki mobil lainnya sehingga ban goyang di titik tertentu.
Jenis keausan ban mobil di atas berisiko membuat mobil kehilangan daya cengkeram dan mudah selip sehingga berisiko menyebabkan kecelakaan.
Selain itu, pastikan komponen ini masih layak jalan dengan melihat kode ban.
Baca juga: Hore, Bea Balik Nama Kendaraan Bekas Sudah Rp0!
Ingin tahu kondisi mobil bekas incaran secara pasti? Gunakan jasa inspeksi Astra Car Valuation (ACV).
Kamu pun bisa ikut lelang mobil bekas IBID. Lelang mobil online dijamin aman karena mobil telah diinspeksi, pembayaran melalui virtual account, dan IBID resmi terdaftar di DJKN.
Bahkan, tersedia opsi pembayaran cicilan dengan DP mulai 5 persen dan tenor hingga 48 bulan, lho.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store. Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang




