
Cek 9 Komponen Mobil Ini sebelum Berkendara di Musim Hujan
Saat memasuki musim hujan, wajib bagi kamu untuk melakukan pengecekan rutin terutama pada bagian-bagian komponen penting mobil agar tetap aman saat berkendara.
Medan yang lebih licin, berkabut, genangan air, dan medan berlumpur saat musim hujan tentu bisa memberikan risiko kecelakaan saat berkendara.
Salah satu risiko yang sering terjadi adalah aquaplaning dimana ban mobil tidak menapak permukaan jalan karena terkena tekanan genangan air sehingga menyebabkan selip.
Lalu, apa saja komponen penting mobil yang wajib dicek saat ingin berkendara di musim hujan? Simak ulasan lengkap dari IBID - Balai Lelang Serasi berikut ini!
1. Ban Mobil, Wajib Diperhatikan saat Musim Hujan
Komponen mobil pertama yang pantang kamu lewatkan untuk dicek saat musim hujan adalah ban. Selain sebagai penggerak mobil, ban juga berfungsi memberikan traksi di jalan.
Traksi pada ban terlihat dari keutuhan tapak dan alur ban. Apabila tapak dan alur ban mobil sudah menipis dan alus, kamu wajib menggantinya. Ban mobil yang aus memiliki potensi aquaplaning yang lebih tinggi.
Cara melihat keausan ban mobil adalah dengan melihat Tread Wear Indicator (TWI). Ada dua jenis TWI pada ban. Letak TWI yang pertama adalah di tengah-tengah alur dan berbentuk garis. Apabila kedalaman alur ban sudah sejajar dengan tanda tersebut, sudah dipastikan ban kamu sudah mengalami keausan.
Letak TWI kedua adalah pada bagian tapak atau dinding ban dan umumnya berbentuk segitiga. Nah, apabila dinding ban sudah menyentuh sudut segitiga tersebut, ban mobil kamu berarti sudah mengalami aus.
Baca juga: Musim Hujan, Begini Cara Merawat Ban Mobil agar Tetap Awet
2. Kaki-kaki Mobil
Selain ban, penting bagi kamu mengecek kaki-kaki mobil. Terutama pada bagian bearing, shockbreaker dan karet-karet pada bagian bushing juga perlu dicek.
Apabila salah satu komponen kaki-kaki mengalami kerusakan misalnya karet bushing pecah, maka besar kemungkinan mobil akan sulit dikendalikan. Apalagi di medan-medan yang tidak rata dan penuh cekungan.
3. Sistem Kemudi dan Rem, Wajib Dicek saat Berkendara di Musim Hujan
Salah satu masalah yang sering ditemui oleh para pengendara mobil saat musim hujan adalah sistem kemudi dan pengereman yang seolah-olah hilang kendali.
Pada bagian rem misalnya, kasus yang sering terjadi adalah rem susah ditekan dan bunyi berdecit karena adanya kotoran atau air yang masuk ke dalam kampas rem.
Jadi, sebelum kamu berkendara di musim hujan, pastikan kamu mengecek bagian pengereman, apakah terdapat lumpur atau kotoran yang menempel atau tidak. Selain itu, pastikan kamu sudah mengganti oli power steering agar sistem kemudi berjalan dengan baik.
4. Wiper, Komponen Mobil Wajib saat Berkendara di Musim Hujan
Berfungsi sebagai penyapu air di bagian windshield atau kaca depan, wiper pantang kamu abaikan ketika hendak berkendara di tengah musim hujan agar penglihatan mengemudi tetap jelas.
Wiper yang rusak bisa sangat berbahaya. Tekanan wiper yang tidak pas bisa membuat penyapuan air pada kaca mobil tidak maksimal. Bukannya membantu memperbaiki pandangan, malah bisa sebaliknya.
Oleh karena itu, pastikan kamu menggunakan wiper yang sesuai dengan mobilmu. Selain itu periksa juga bagian karet wiper apakah mengalami getas atau ditumbuhi jamur. Pastikan juga tekanan pada wiper tidak terlalu longgar atau dalam.
5. Jangan Abaikan AC (Air Conditioner) Mobil
Banyak yang mengabaikan kinerja AC saat musim hujan. Padahal jika penggunaan AC serampangan, kaca bisa mengalami embun dan bisa membuat pandangan atau penglihatan pengemudi menjadi kacau.
Apabila kamu mematikan AC dan suhu kabin menjadi lebih panas dibanding di luar, maka embun bisa muncul di permukaan kaca dan begitu juga sebaliknya.
Namun masalah ini bisa teratasi apabila mobil kamu sudah dilengkapi defogger di bagian kaca yang berfungsi memecah embun, seat heater untuk memanaskan kursi, dan climate control untuk mengatur suhu sesuai dengan kondisi luar.
Jadi, memperhatikan penggunaan AC saat musim hujan juga penting apalagi jika mobil kamu belum dilengkapi dengan talang air, defogger, seat heater, atau climate control pada sistem AC.
6. Lampu Mobil, Pastikan Semua Berfungsi
Komponen mobil yang tidak kalah penting untuk diperhatikan saat musim hujan adalah lampu mobil. Seperti yang kamu tahu, saat musim hujan, pandangan jadi lebih berkabut. Sehingga lampu mobil wajib dalam keadaan kondisi berfungsi saat dikendarai.
Bukan hanya lampu depan, pastikan fog lamp, lampu sein, dan lampu belakang bekerja dengan baik. Terutama respon lampu ketika fungsi hazard dan lampu sein ketika diaktifkan.
Baca juga: Masalah Lampu Sein Berkedip Lebih Cepat? Mungkin Ini Penyebabnya
7. Washer Mobil, Komponen Mobil yang Sering Luput Dicek saat Musim Hujan
Fungsi washer tidak kalah penting dengan fungsi wiper. Washer sendiri berfungsi untuk menyemburkan air ke bagian kaca mobil terutama bagian windshield.
Semburan air ini nantinya berfungsi membersihkan wiper sekaligus kaca mobil pasca digunakan di tengah-tengah hujan.
Jadi, sebelum kamu mengendarai mobil di tengah-tengah musim hujan. Pastikan kamu sudah mengisi tangki washer dan menggunakan campuran air washer khusus.
8. Karet Pintu juga Wajib Dicek, Jangan Sampai Ada Celah!
Di negara-negara tropis seperti Indonesia yang memiliki anomali suhu yang besar, umumnya membuat berbagai bahan yang terbuat dari karet menjadi lebih cepat getas.
Jadi, sebelum berkendara di musim hujan, pastikan karet-karet pintu mobil tidak ada yang pecah atau getas. Jika itu terjadi, kemungkinan air hujan bisa masuk ke dalam kabin semakin besar.
Selain itu, setelah berkendara di tengah musim hujan, jangan lupa untuk membersihkan bagian karet pintu. Semakin banyak kotoran yang menempel, semakin besar kemungkinan karet akan mengalami getas.
Baca juga: Jangan Asal Pilih, Ini Tips Beli Karpet Mobil After Market
9. Bodi Mobil
Terakhir, bagian bodi mobil. Memang terlihat tidak penting, namun bagian bodi wajib diperhatikan ketika kamu berkendara di tengah musim hujan.
Pastikan tidak ada bagian bodi mobil yang memiliki celah terbuka yang besar. Hal ini untuk mencegah air masuk ke dalam bagian komponen lain. Seperti kap mobil dan lampu mobil.
Selain itu, air hujan yang cenderung mengandung asam bisa membuat warna cat bodi mobil menjadi pudar jika dibiarkan menempel terlalu lama.
Bahkan jika dibiarkan terlalu lama, bodi mobil bisa saja ditumbuhi jamur yang mungkin saja merambat ke bagian wiper atau kaca mobil.
Jadi, selepas berkendara di tengah hujan, pastikan kamu membersihkan atau mencuci mobil kamu. Setidaknya sekali dalam seminggu agar bodi mobil kamu tetap kinclong.
Itu lah dia 9 komponen mobil yang penting wajib dicek atau diperhatikan setidaknya dalam seminggu sekali saat musim hujan. Selain kamu bisa berkendara dengan aman, mobil kamu jadi jauh lebih terawat.
Mobil yang terawat tentu memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Apalagi jika bagian bodi masih seperti baru. Apalagi jika kamu menjualnya di IBID - Balai Lelang Serasi, yaitu balai lelang dari grup Astra.
Baca juga: 7 Tips Cuci Mobil saat Musim Hujan untuk Cegah Kusam
Berbeda dengan jual mobil bekas di dealer, di balai lelang mobil kamu bisa mendapatkan harga penawaran yang lebih tinggi berdasarkan banyaknya peminat atau penawar.
Selain itu, di IBID kamu bisa melakukan titip jual lelang secara eksklusif atau Flash Auction tanpa mengikuti jadwal lelang rutin dan menitipkan mobil di pool. Cocok buat kamu yang ingin jual cepat mobil bekas.
Apabila tertarik, kamu bisa kunjungi website IBID atau mendaftarkan diri langsung melalui aplikasi IBID - Balai Lelang Astra yang bisa di-download di Google Play Store dan Apple App Store secara gratis.
Setelah mendaftarkan diri, kamu bisa langsung verifikasi akun dan mengisi formulir titip jual. Jika formulir sudah dikirim melalui aplikasi, tim IBID akan menghubungimu untuk melakukan konfirmasi metode dan harga dasar lelang. Mudah bukan?
Ayo jual mobil bekas kamu sekarang juga di IBID!




