
Musim Kemarau, Waspadai 7 Masalah Mobil Ini
Perawatan ekstra untuk mobil tak hanya diperlukan di musim hujan, tapi juga musim kemarau, lho. Masalah mobil di musim kemarau cukup beragam, mulai dari komponen getas hingga mesin terlalu panas (overheat).
Terlebih lagi, jelang pertengahan tahun 2024, terik matahari dan hawa panas mulai terasa beberapa hari belakangan ini. Tanpa antisipasi, mobil ibiders bisa mengalami masalah yang mengharuskan perbaikan atau penggantian komponen.
Baca juga: Inilah Biaya Perbaikan Bodi Mobil Penyok Sesuai Panel
Masalah mobil di musim kemarau
Deretan masalah mobil di musim kemarau ini patut kamu waspadai. Yuk, rutin cek mobil agar tetap terawat.
1. Karet eksterior getas
Terik matahari menyebabkan komponen karet eksterior cepat getas. Masalah mobil ini biasa dialami karet wiper mobil, karet kaca jendela dan pintu, serta pelipit karet kaca. Jika pelipit kaca retak, debu dan air dari luar bisa merembes masuk ke dalam kabin.
2. Interior panas
Dengan hawa panas yang terjadi di musim kemarau, wajar bila interior kabin mobil cepat panas. Hanya saja, hal ini justru merusak kualitas material komponen mobil, seperti plastik dashboard, jok, karpet mobil, hingga elektronik.
3. AC rusak
Ketika cuaca panas, penggunaan AC mobil cenderung tidak berhenti dan disetel dalam pengaturan kipas maksimal. Penggunaan komponen ini secara tidak langsung menyebabkan cairan aki cepat menguap.
Selain itu, menghidupkan AC setelah baru dihidupkan menyebabkan hawa panas berputar di dalam kabin. Imbasnya, penggunaan kompresor AC lebih boros.
4. Filter udara kotor
Saat musim kemarau, udara yang mengalir dari evaporator telah terkontaminasi berbagai kotoran. Bila filter kotor, terjadi penyumbatan yang membuat semburan udara masuk ke kabin terhalang. Imbasnya, kabin terasa kurang sejuk meski suhu sudah ditingkatkan.
5. Overheat
Panas yang tinggi memicu sistem pendingin bekerja ekstra untuk menstabilkan suhu. Bila radiator dan kipas pendingin tidak optimal, mesin sulit untuk tetap dingin sehingga mengakibatkan overheat.
Masalah mobil di musim kemarau ini bisa diperparah dengan terjebak macet dalam waktu lama. Sebab, aliran udara yang membantu mendinginkan radiator berkurang signifikan akibat mobil berhenti atau bergerak lambat.
6. Cat kusam dan pudar
Parkir di ruang terbuka membuat mobil rentan terpapar sinar matahari secara langsung. Bila dibiarkan saja dalam durasi yang lama, cat mobil terlihat kusam dan pudar.
7. Ban cepat aus
Musim kemarau juga memengaruhi kondisi ban mobil di mana tekanan udara dalam ban meningkat sehingga mudah aus dan berpotensi meledak. Permukaan jalan yang panas juga mempercepat keausan dan meningkatkan risiko tergelincir.
Baca juga: Ini Waktu Terbaik Ganti Kampas Rem Mobil, Jangan Kelupaan!
Perawatan mobil di musim kemarau
Lakukan perawatan berikut ini untuk menghindari masalah mobil di musim kemarau.
1. Pasang pelindung kaca
Untuk meminimalisir paparan langsung sinar matahari, kamu bisa memasang kaca film, pelindung dashboard, atau sun filter pada kaca mobil. Kepekatan kaca film yang dianjurkan tidak melebihi 70 persen. Kamu bisa menggunakan uji Tint Meter untuk mengukur tingkat kecerahan dan kegelapannya.
Bila ingin memasang kaca film depan dengan tingkat kegelapan 20 persen, sebaiknya bagian samping berukuran 40 persen. Sementara itu, bila kaca film depan punya tingkat kegelapan 40 persen, bagian samping direkomendasikan 60 persen.
2. Bersihkan filter udara
Pembersihan filter udara yang kotor bisa dilakukan sendiri. Caranya, sedot filter menggunakan vacuum atau disemprot udara dengan tekanan rendah dari kompresor. Yang pasti, jangan gunakan air dan pastikan posisi filter tidak terbalik.
3. Jangan langsung hidupkan AC
Selanjutnya, biasakan tidak menghidupkan AC setelah mobil baru dihidupkan. Gunakan pengaturan blower dengan kaca pintu mobil terbuka selama 3-4 menit.
Jika temperatur kabin perlahan menurun, tutup kembali kaca mobil serta atur ulang kipas dan temperatur AC. Lalu, hembuskan AC ke atas supaya penumpang baris kedua merasakan hawa dingin lebih cepat.
4. Cek tekanan ban
Selanjutnya, jaga kondisi ban tetap optimal dengan meriksa tekanannya. Untuk memperpanjang usia pakai ban, lakukan rotasi bila ban tidak rusak atau aus.
Selain itu, cek kedalaman tapak ban secara berkala untuk memastikan daya cengkeramnya baik. Jika tapak ban botak, masalah ban bisa tak terhindarkan, seperti pecah, bocor, atau tergelincir.
5. Pastikan air radiator cukup
Pastikan volume air radiator dalam batas aman. Jika kurang, segera tambahkan radiator coolant alih-alih air keran. Cairan ini berfungsi menjaga mesin dari panas berlebih dan melindungi mesin dari korosif.
Waspadai masalah mobil di musim kemarau di atas. Parkir mobil di tempat teduh dan rutin cuci mobil seminggu sekali. Bila perlu, lakukan coating setiap 6 bulan agar tetap kinclong.
Baca juga: 4 Keuntungan Beli Mobil Bekas Kredit, Sudah Dijamin Asuransi
Bila ibiders tertarik upgrade mobil, segera jual mobil lama kamu di IBID - Balai Lelang Serasi. Cukup ajukan titip jual otomotif dan mobil akan dilelang dengan kondisi apa adanya.
Jadi, kamu bisa mengalokasikan biaya perbaikan untuk membeli mobil tangguh di lelang mobil IBID. Jangan ragu soal kondisi mobil bekas karena sudah dilengkapi laporan hasil inspeksi dari Astra Car Valuation (ACV), lho.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store. Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang




