
8 Tips Jual Mobil Bekas agar Harga Jual Tidak Jatuh!
Salah satu ketakutan para pemilik mobil ketika ingin menjual mobilnya adalah harga jual yang jatuh atau menjadi sangat rendah dibanding harga belinya.
Sebenarnya hal ini wajar mengingat mobil adalah salah satu barang yang harga jualnya akan terus turun atau mengalami depresiasi.
Sehingga yang perlu dipikirkan ketika ingin menjual mobil bekas adalah bagaimana agar harga jualnya tidak terlampau jatuh sehingga para pemiliknya tetap mendapatkan keuntungan.
Untuk itu, IBID punya beberapa tips menjaga harga jual mobil bekas kamu tetap stabil dan tidak terjun bebas dari harga belinya.
Jangan Modifikasi Mobil secara Berlebihan
Pastikan mobil bekas yang ingin kamu jual tidak mengalami modifikasi yang berlebihan dan tetap pada kondisi original seperti kali pertama beli.
Salah satu faktor utama kenapa harga jual mobil bekas bisa turun adalah warna mobil. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Axalta pada tahun 2021, harga jual mobil selain warna hitam, putih, silver, dan abu-abu cukup rendah.
Jadi pastikan kamu tidak mengganti warna cat mobil yang semula hitam atau putih menjadi warna-warna personal seperti ungu, hijau, atau pink.
Selain warna cat mobil, hindari memodifikasi mobil dengan mengganti atau merubah komponen-komponen utama sehingga komponen tersebut mengalami perubahan fungsi.
Kendatipun ingin melakukan modifikasi. Lakukanlah dengan tidak merubah komponen aslinya. Misalnya menambah body kit, karet peredam, atau mengganti kaca film.
Baca juga: Fungsi Kaca Film Mobil dan Aturan Penggunaannya di Indonesia
Selalu Gunakan Komponen Produk Original
Saat ini banyak pihak yang menawarkan dan menjual komponen non original dengan kualitas dan harga yang cukup menggiurkan.
Meski begitu, menjual mobil dengan komponen non original memang menjadi dilema. Bagi pembeli yang memahami otomotif bisa saja ini menjadi pendongkrak nilai jual.
Namun bisa diasumsikan bahwa kebanyakan pembeli mobil terutama mobil bekas adalah orang-orang awam. Sehingga, menjaga orisinalitas menjadi penting untuk menjaga harga jual.
Jadi, pastikan kamu tetap menggunakan produk original atau setidaknya Original Equipment Manufacture (OEM) agar harga jual mobil bekas tetap stabil.
Servis Rutin di Bengkel Resmi
Melakukan servis rutin di bengkel non resmi juga sama menggiurkannya. Dengan harga yang lebih murah, kamu bisa mendapatkan kualitas layanan yang sama dan ini sah-sah saja.
Meski begitu ada beberapa keuntungan melakukan servis rutin di bengkel resmi. Pertama, jaminan suku cadang asli. Kedua, bengkel resmi biasanya sudah memiliki jadwal rutin untuk mobil kamu yang biasanya tercatat di sistem mereka.
Sehingga calon pembeli bisa memastikan bahwa service record yang kamu tunjukan asli dan tentu ini bisa menambah nilai jual mobil kamu.
Baca juga: Apakah Aman Membeli Mobil Bekas Tarikan Leasing? Ini Tipsnya!
Jaga Harga Jual Mobil Bekas dengan Membayar Pajak Tepat Waktu
Tips selanjutnya adalah untuk tidak menunggak pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor sehingga kendaraan tersebut memiliki beban denda pajak.
Ketika kamu ingin menjual mobil bekas, pastikan kamu sudah membayar pajak pada periode tahun sebelumnya dan pastikan juga tidak memiliki tunggakan pajak.
Bahkan jika memungkinkan, kamu bisa menjual mobil bekas setelah kamu membayar pajak di tahun tersebut. Misal, bulan pajak kamu di September, maka kau bisa menjualnya di bulan Oktober atau November.
Mobil bekas yang dijual dengan beban pajak atau bahkan terdapat denda, ini bisa mengurangi harga jual mobil bekas. Apalagi jika sudah menunggak pajak hingga 2 tahun sehingga mobil menjadi bodong.
Baca juga: Cara Hitung Pajak Mobil dan Motor serta Tarif Progresif
Gunakan Bahan Bakar Sesuai Rekomendasi Pabrikan
Poin ini memang cukup berat, namun menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan membuat mobil kamu memiliki harga jual yang lebih tinggi.
Seperti yang kamu tahu, menggunakan bahan bakar tidak sesuai dengan rekomendasi dalam jangka waktu lama bisa merusak komponen mobil yang berdampak mesin menjadi brebet atau tidak enak dikendarai.
Rajin Membersihkan Mobil
Mobil yang tidak dibersihkan dalam jangka waktu yang lama bisa menimbulkan beberapa hal. Misalnya, kabin mobil yang tidak pernah dibersihkan akan menimbulkan bau, jamur, dan serangga-serangga.
Sementara di bagian body, mobil rentan terjangkit jamur, kusam, dan karet-karet pada bagian pintu dan sela-sela mobil menjadi getas.
Berbeda dengan suku cadang atau komponen fast moving. Body mobil dan interior merupakan bagian slow moving bahkan cenderung sulit diganti apabila sudah mengalami kerusakan parah.
Apabila demikian dan terus dibiarkan dalam kurun waktu yang lama, jangan harap mobil bekas kamu bisa mendapatkan harga jual yang tinggi.
Lakukan Uji Emisi secara Rutin
Uji emisi umumnya dilakukan setahun sekali, ada yang gratis dan ada juga berbayar. Tujuan dari uji emisi ini adalah terkait dengan peraturan pemerintah.
Meski masih dalam tahap penggodokan, bukan tidak mungkin beberapa tahun ke depan peraturan terkait denda kendaraan yang tidak lolos uji emisi atau tidak memiliki report uji emisi menjadi kenyataan.
Jadi, pastikan kamu rutin melakukan uji emisi setahun sekali atau setidaknya ketika ingin menjual mobil bekas, mobil kamu sudah lolos uji emisi.
Baca juga: Wajib Tahu, Apa itu Uji Emisi Kendaraan dan Syarat Lolosnya?
Jual Mobil Bekas di Balai Lelang
Tips terakhir adalah menjualnya di balai lelang mobil. Ya, berbeda dengan menjual mobil di dealer, di balai lelang kamu bisa mendapatkan harga jual maksimal. Hal ini karena penjualan mobil bekas di balai lelang adalah berdasarkan banyaknya penawar.
Semakin banyak orang yang menawar mobilmu, maka semakin besar kemungkinan harga jual mobil kamu menjadi lebih tinggi. Apalagi, jika mobilmu adalah tipikal mobil yang paling banyak diminati oleh pasar Indonesia.
Salah satu balai lelang yang bisa kamu jadikan sebagai consignee atau pihak yang dititipkan untuk menjual mobil bekas kamu adalah IBID - Balai Lelang Serasi.
Selain menitip-jualkan, di IBID kamu juga bisa mendapatkan layanan inspeksi mobil. Sehingga mobil kamu bisa memiliki laporan inspeksi mobil secara aktual yang nantinya bisa digunakan oleh para penawar untuk menilai mobil kamu.
Salah satu keuntungan ikut lelang di IBID adalah proses penyerahan hasil penjualan yang cepat, proses lelang yang praktis langsung dari smartphone, dan tentunya ada opsi lelang eksklusif, dimana kamu bisa lelang mobil dari rumah tanpa perlu menitipkan mobil di pool.

Yuk, coba daftarkan mobil bekas kamu yang ingin dijual melalui website IBID atau aplikasi IBID - Balai Lelang Astra yang bisa kamu download secara gratis di Google Play Store dan Apple App Store.
Untuk informasi selanjutnya tentang mekanisme titip jual mobil bekas di IBID kamu bisa langsung kunjungi Instagram IBID di @ibid_balailelangserasi.




