
Mobil Ingin Terobos Banjir? Perhatikan 8 Hal Ini!
Tidak terasa musim hujan telah tiba. Itu berarti kita harus bersiap-siap dengan banjir yang biasa melanda terutama di kota besar seperti DKI Jakarta. Musibah banjir ini sering kali membuat dilema apalagi jika genangan air meluap saat kamu sedang berada di luar rumah. Mau tidak mau, kamu harus mencari jalan alternatif. Namun, bagaimana jika mencari jalan lain tidak memungkinkan?
Mau tidak mau kamu harus menerjang banjir tersebut. Tapi, sebelum nekat membawa mobilmu menerobos banjir, ada beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan terlebih dulu biar mobil kesayanganmu tetap aman sampai tujuan. Ikuti trik-trik di bawah ini:
1. Perhatikan Ketinggian Air
Semakin tinggi genangan air, semakin besar juga risiko kerusakan yang bisa dialami mobilmu. Kamu harus memperhitungkan apakah tinggi air bisa masuk ke lubang masuk kendaraan roda empatmu. Sebelum nekat, tunggu dulu di tepi jalan sambil melihat mobil lain yang menerobos banjir. Syukur-syukur ada mobil bertipe sama denganmu sehingga bisa jauh lebih mudah untuk memutuskan apakah akan menerobos banjir atau tidak.
Baca juga : Pertolongan Pertama saat Mobil Mogok Tergenang Banjir
2. Jaga Jarak dengan Mobil Lain
Jarak yang berdekatan dapat membuat mobilmu kecipratan air banjir dari kendaraan di depan. Dalam situasi ini, gerakan konstan sangat berpengaruh. Jika mobil di depanmu berhenti, maka kamu bisa menunggunya terlebih dulu sampai berada di jarak aman, ya.
3. Gunakan Putaran Mesin Rendah
Selanjutnya, hindari mengegas mobil saat menerjang banjir. Tetaplah pada perputaran mesin rendah. Jangan percaya mitos yang mengatakan bahwa kamu harus menerjang banjir dengan putaran mesin tinggi agar mesin tetap menyala. Tindakan tersebut justru memperbesar peluang daya serap udara ke mesin sehingga air justru lebih mudah masuk.
4. Lepas Injakan Kopling
Sebisa mungkin lepas injakan kopling mobil saat menerjang banjir. Menggunakan setengah kopling dapat memperbesar kemungkinan kopling terbakar dan meningkatkan perputaran mesin.
5. Ikuti Gelombang Air
Ketika menerjang banjir, bagian depan mobil akan menabrak air sehingga menciptakan gelombang. Ikuti gelombang yang tercipta itu dari belakang. Gunakan kecepatan yang stabil sehingga gelombang yang muncul pun stabil. Sehingga banjir yang kamu lintasi akan jauh lebih dangkal dari seharusnya.
Baca juga : Cek 7 Bagian Ini Jika Mobil Terendam Banjir
6. Jika Terpaksa Matikan Mesin
Kalau situasinya tidak memungkinkan, segeralah untuk mematikan mesin. Hal ini bisa terjadi jika kamu salah memperhitungkan kedalaman air. Kamu tidak perlu panik, perhatikan apakah mobil masih memungkinkan untuk menembusnya. Tapi jika tinggi air telah mencapai ruang mesin sebaiknya kamu segera matikan mobil. Tindakan ini dapat mengurangi risiko water hammer.
7. Periksa Pelumas Mobil
Banjir yang menyentuh bawah mesin dapat mempengaruhi keadaan pelumas. Setelah kamu berhasil melewatinya, segeralah memeriksa pelumas mesin, transmisi, dan rem. Jika warna oli berubah jadi keruh seperti susu tandanya oli mobilmu sudah terkontaminasi air banjir. Kamu bisa segera menggantinya.
8. Keringkan Rem
Setelah berhasil melewati banjir, jangan lupa untuk mengeringkan rem mobil kamu. Piringan rem yang basah dapat mengurangi kepakeman rem. Jadi sebaiknya hindari ngebut dan segera keringkan rem kamu dengan cara dengan cara menginjak pedal rem sedikit diiringi pedal gas bersamaan. Lakukan selama 20 detik.
Itulah beberapa cara aman yang dapat kamu lakukan jika memang kamu terpakasa membawa mobilmu menerobos banjir. Butuh kelihaian dan ketepatan timing untuk melewatinya tanpa kendala. Meski tetap sebaiknya kamu mencari alternatif jalan lain daripada harus memaksa menerobos genangan banjir tersebut.

Nah, bagi kamu yang mobilmu pernah terendam banjir dan berniat untuk mencari penggantinya, kamu bisa ikutan lelang mobil bekas di IBID-Balai Lelang Serasi secara online lewat aplikasi IBID.
Setelah peluncurannya di Google App Store dan Huawei AppGallery beberapa waktu lalu, tidak lama lagi aplikasi IBID akan hadir untuk kamu pengguna iPhone, lho. Jadi tunggu tanggal mainnya, ya!
Informasi lebih lengkap, kunjungi www.ibid.astra.co.id




