
Motor Matic Kena Banjir, Ini 7 Cara Mudah Menanganinya
Memasuki musim hujan, ibiders mungkin pernah terpaksa melewati jalanan yang tergenang banjir karena menjadi satu-satunya akses yang ada. Meski terlibat baik-baik saja, motor matic kena banjir tidak bisa kamu biarkan begitu saja.
Terlalu sering melalui area banjir justru mengurangi performa motor sehingga rawan “rewel”. Lalu, apa yang perlu dilakukan jika motor matic kena banjir? Simak penjelasan dari IBID - Balai Lelang Serasi berikut ini.
Baca juga: 5 Cara Sederhana Cegah Rangka Motor Korosi
1. Matikan mesin
Sejatinya tidak ada motor yang dirancang untuk melewati banjir, termasuk matic. Ambang batas aman ketika motor matic melalui banjir yaitu tidak sampai ke knalpot dan saluran filter udara.
Jika kamu bersikeras untuk melanjutkan perjalanan, sebaiknya matikan mesin dan tuntun motor hingga jalan yang dilalui aman. Meski begitu, jangan langsung menyalakan mesin untuk menghindari water hammer.
2. Bersihkan filter udara
Selanjutnya, bersihkan filter udara dari kotoran atau pasir-pasir kecil yang melewati sela-sela filter. Jika kondisinya buruk, segera ganti dengan filter yang baru.
Filter udara dijual Rp15 ribu-Rp30 ribu satuan, sementara bersamaan dengan boksnya dipatok mulai Rp200 ribu.
3. Keringkan busi
Tips mengatasi motor matic kena banjir selanjutnya yaitu melepaskan dan mengeringkan busi. Jika motor memiliki engkol, lakukan kick start untuk mengeluarkan air di dalam bodi throttle atau karburator.
Baca juga: 5 Penyebab Rantai Motor Berisik, Ini Cara Mengatasinya
4. Periksa gearbox
Komponen yang rawan rusak ketika motor matic kena banjir selanjutnya yaitu gearbox atau gardan. Untuk memastikan apakah ada air yang masuk, buka elang kecil yang terhubung dengan gardan. Jika tidak segera dibersihkan, v-belt akan cepat getas.
5. Ganti oli
Oli mesin yang bercampur dengan air banjir akan berubah warna seperti susu. Jika hal ini terjadi, oli akan kehilangan fungsinya.
Selain itu, komponen yang bergesekan bisa cepat aus akibat tidak terlumasi. Karenanya, kuras oli dan ganti filternya jika motor matic kena banjir.
Hal serupa juga bisa terjadi pada oli transmisi. Ketika oli tak bisa melumasi roda gigi, jangan memaksakan motor matic untuk terus berjalan.
6. Cek rem
Selain oli mesin, kamu juga perlu mengecek rem, terutama jika motor matic menggunakan rem teromol. Dibandingkan rem cakram, jenis rem ini lebih sulit mengeluarkan air.
Bila tergenang air, kemampuan pengeremannya berkurang dan muncul suara berdecit ketika mengerem. Saat mesin bekerja normal, jalankan motor sambil menggunakan rem secara perlahan dan berulang sampai terasa normal kembali.
7. Cuci motor
Terakhir, cuci motor setelah setelah membersihkan dan memperbaiki komponen penting. Bila dibiarkan, komponen lain justru cepat rusak, misalnya v-belt getas, selang putus, dan komponen berkarat.
Seperti yang kamu tahu, biaya perbaikan motor matic sedikit lebih mahal dibandingkan motor bebek. Karenanya, segera bawa ke bengkel resmi jika motor matic kena banjir. Dengan begitu, skutikmu bisa mendapatkan penanganan yang tepat.
Baca juga: 12 Kelebihan dan Kekurangan Motor Listrik, Jangan Asal Beli!
Bila ibiders merasa motor matic bekas banjir tidak lagi enak digunakan meski sudah diservis, kamu bisa menjualnya di balai lelang IBID. Cukup ajukan titip jual otomotif melalui smartphone dan tentukan jadwal lelang yang kamu inginkan.
Seperti yang kamu tahu, pasar lelang motor bekas cukup diminati diler atau bengkel restorasi. Melalui lelang, motor matic bekas bisa laku terjual dalam kondisi apa adanya, lho.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store. Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang




