
Motor Matic Tidak Kuat Nanjak? Ini 5 Penyebabnya
Meski dikenal irit, motor matic terkadang tidak kuat nanjak. Tak seperti motor manual, transmisi motor matic tidak bisa diturunkan ketika masalah ini terjadi.
Secara umum, motor matic aman untuk naik tanjakan di dataran tinggi. Motor tidak kuat nanjak biasanya terjadi karena kurang perawatan.
Baca juga: Ini 7 Penyebab Motor Injeksi Brebet saat Digas
Penyebab motor matic tidak kuat nanjak
Bila motor ibiders tidak kuat nanjak, berikut kemungkinan penyebabnya.
1. CVT aus
CVT aus atau pernah kemasukan air tanpa dibersihkan membuat motor matic ngadat ketika dikendarai di jalan datar sekalipun. Komponen yang biasanya jadi sasaran yaitu roller dan belt.
Waktu terbaik membersihkan CVT motor yaitu setiap 8.000–10.000 km, sementara filternya setiap 1.000 km.
2. Filter udara kotor
Filter udara menyaring udara yang masuk ke mesin untuk proses pembakaran. Seiring waktu, komponen ini akan kotor dan aus.
Jika filter udara kotor, aliran udara akan tersumbat. Jadi, bersihkan filter udara setiap 10.000–15.000 km atau 12–15 bulan sekali dan ganti dengan yang baru jika perlu.
3. Busi aus
Masih seputar sistem pembakaran, busi kotor atau aus membuat motor loyo saat ditunggangi sehingga tidak kuat naik tanjakan.
Saat servis berkala, mekanik akan mengecek komponen ini dan menggantinya jika sudah saatnya. Penggantian busi dilakukan setiap 6.000–10.000 km.
4. Jarang ganti oli
Jarang ganti oli motor menyebabkan motor kehilangan tenaga. Masalah ini juga bisa terjadi bila oli mesin kotor, bocor, atau habis.
Padahal, oli berperan penting sebagai pelumas dan pendingin mesin. Ada baiknya oli mesin motor diganti setiap 2.000–4.000 km atau 6 bulan sekali.
5. Sistem pembakaran bermasalah
Masalah lain yang menyebabkan motor matic tidak kuat nanjak yaitu karburator bocor, ruang bakar kotor, jarum klep kurang tepat.
Hal ini bisa dihindari dengan rutin servis motor. Mekanik akan membersihkan sistem bakar dan mengatur jarum klep secara tepat.
Baca juga: Biaya Balik Nama Motor 2025 dan Cara Mengurusnya
Tips motor matic kuat nanjak
Penting untuk mengetahui tips mengendarai motor matic di tanjakan biar tak berhenti di jalan.
Panaskan motor selama 3–5 menit sebelum dikendarai.
Kenali kondisi jalan yang dilalui agar bisa mengantisipasi titik sulit seperti tanjakan.
Ketika menanjak, posisikan tubuh agak condong ke depan agar roda depan mendapatkan yang kuat di permukaan jalan.
Ketika menanjak, tahan gas pada posisinya agar torsi mesin bekerja optimal.
Bila motor kurang kuat menanjak, lakukan trik jalan zig-zag. Tapi, pastikan jalan dalam kondisi sepi.
Saat mendekati puncak atau jalan mendatar, turunkan kecepatan secara bertahap dengan rem belakang.
Jika berhenti di tanjakan, gunakan rem belakang agar tidak terdorong ke belakang.
Saat menurun, jangan lepas gas agar mendapatkan engine brake serta gunakan rem depan dan belakang.
Itulah penyebab motor matic tidak kuat nanjak dan tips berkendara yang tepat. Pastikan motor dalam keadaan prima agar tidak sering rewel.
Baca juga: 5 Penyebab Mesin Motor Matic Ngorok
Ibiders tertarik membeli motor yang lebih bertenaga? Yuk, jual motor lama di balai lelang IBID.
Pendaftaran gratis, bisa jual satuan atau borongan, dan jadwal lelang IBID fleksibel.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store.
Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang





