
AC Mobil Tidak Dingin? Ini 7 Penyebabnya
Menyetir di tengah rute yang kering, berdebu, dan terik, kemudian AC mobil tiba-tiba menjadi tidak dingin adalah hal yang cukup menjengkelkan, bukan? Ditambah, suhu sudah dinaikkan, namun AC juga tidak kunjung menunjukkan fungsinya dengan baik. Ya, Berkendara pun rasanya seperti berada di dalam tungku api.
Menyebut tungku api pun juga tidak berlebihan. Lantaran AC mobil yang tidak berfungsi tidak hanya menyebabkan kabin menjadi panas. Sirkulasi udara di dalamnya pun juga menjadi tidak begitu baik.
Namun apa sih penyebab AC mobil tidak dingin dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk, simak jawabannya di sini!
Baca juga: Hati-Hati, Ini Penyebab Mobil akan Terbakar
Penyebab AC Mobil Tidak Dingin
Penyebab AC tidak dingin sejatinya berasal dari beberapa bagian pendukung yang terhubung dengan komponen satu ini.
Berikut beberapa bagian-bagian yang mungkin mengalami kerusakan dan menyebabkan AC mobil kamu menjadi tidak dingin.
1. Freon Habis atau Mengalami Kebocoran
Freon atau refrigerant adalah senyawa kimia yang membantu proses pendinginan. Cara kerjanya freon akan menyerap panas ketika suhu berada pada titik rendah dan menolak panas pada ketika suhu pada titik tertinggi sehingga udara menjadi lebih dingin.
Freon sendiri memiliki usia pakai. Jika freon habis maka AC pun kehilangan kemampuannya untuk menghembuskan angin. Namun perlu juga diketahui bahwa sambungan Freon yang putus juga bisa menyebabkan AC mobil tidak dingin.
Untuk mencegah Freon habis, kamu bisa menggantinya setiap 3 tahun sekali atau jika masalah terjadi pada selang Freon, kamu juga harus menggantinya dan memperbaiki sambungannya.
2. Kondensor, Filter, dan Evaporator AC Kotor
Ada tiga komponen penting pada mobil yang jika ketiganya kotor atau rusak, maka sistem pendingin udara pada mobil juga tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Ketiga komponen tersebut adalah kondensor, filter, dan evaporator.
Kondensor yang berada di engine bay berfungsi untuk membuang panas yang berasal dari kompresor. Jika kondensor kotor atau adanya sumbatan, maka udara panas yang ditekan oleh freon akan terus berada di dalam sistem pendingin atau tidak dilepaskan dengan biak melalui kondensor sehingga AC akan mengeluarkan udara panas.
Kemudian, ada filter yang berfungsi untuk menjaga sirkulasi udara di dalam kabin. JIka filter kabin kotor, maka udara di dalam kabin tidak dapat bersirkulasi dengan baik. Sehingga udara panas yang ada di dalam kabin tetap terperangkap di dalamnya.
Lalu ada evaporator yang berfungsi sebagai distributor udara dingin ke seluruh kabin. Sama seperti filter kabin, jika evaporator tidak bersih maka udara dingin tidak bisa terdistribusi dengan baik.
Perlu diingat, kamu bisa membersihkan kondensor, filter kabin, dan evaporator AC setiap menempuh jarak 16.000 km sekali.
Baca juga: Benarkah Langsung Menyalakan AC saat Mobil Dihidupkan Berbahaya?
3. Kerusakan pada Kompresor
Singkatnya, kompresor adalah komponen pada mobil yang berfungsi memompa freon ke seluruh sistem. Jadi jika kompresor rusak maka AC mobil pun menjadi tidak dingin.
Ciri-ciri kompresor rusak adalah ketika kamu menyalakan AC mobil, akan terdengar bunyi gesekan yang tidak biasa. Selain itu kamu juga bisa melihat pada bagian sight glass.
Jika terdapat gelembung dan berwarna hitam pada sight glass, itu berarti pada bagian katup ekspansi dan receiver dryer yang berfungsi mengalirkan udara dingin tersumbat partikel atau kotoran.
4. Masalah Kelistrikan pada Blower AC
Salah satu penyebab AC mobil kamu jadi tidak dingin biasanya terjadi ketika terdapat masalah kelistrikan pada blower AC. Salah satunya adalah korsleting.
Untuk masalah ini, kamu tidak bisa menanganinya sendirian tanpa menggunakan alat bantu seperti amperemeter atau multitester karena melibatkan sekring, relay, resistor, atau bahkan saklar pada blower AC.
5. Kerusakan pada Extra Fan
Tepat di depan kondensor, kamu akan menemukan baling-baling atau kipas tambahan yang berfungsi untuk membantu kinerja kondensor dalam mengalirkan udara.
Apabila extra fan pada kondensor tidak bekerja, maka proses pendinginan yang dilakukan oleh sistem AC mobil jadi lebih tidak efektif.
6. Kerusakan pada Thermistor AC
Sama seperti namanya, thermistor atau thermal resistor berfungsi sebagai penahan panas yang berasal dari kompresor sehingga suhu yang dihasilkan dapat diatur dengan baik.
Jadi, ketika suhu udara kabin sudah berada pada suhu yang kamu inginkan, maka thermistor akan mengirimkan sinyal kepada sirkuit atau PCB untuk menjaga suhu yang diinginkan.
Apabila thermistor rusak, maka suhu udara yang masuk tidak terkontrol dan bisa menyebabkan pembekuan pada evaporator. Evaporator yang membeku ini nantinya akan menyumbat udara yang akan dikeluarkan ke dalam kabin.
7. Kerusakan pada Magnetic Clutch AC
Magnetic clutch adalah komponen yang menghubungkan kompresor dan putaran mesin yang berfungsi untuk mengatur kerja kompresor.
Cara kerja magnetic clutch adalah pulley atau sabuk pada clutch akan ikut bergerak seiring mesin dinyalakan. Perputaran ini membuat kompresor AC ikut berputar dan memompa cairan freon.
Namun perlu diingat kompresor AC akan bekerja jika saklar AC dinyalakan. Sehingga perputaran pada magnetic clutch tetap bekerja sesuai dengan perputaran mesin.
Jadi, fungsi utama magnetic clutch adalah membuat AC bisa dinyala-matikan selama mobil dalam keadaan hidup.
Apabila magnetic clutch mengalami kerusakan atau putus, maka freon tidak dapat disalurkan ke seluruh sistem pendingin mobil yang menyebabkan AC hanya mengeluarkan angin bahkan hawa panas yang berasal dari ruang mesin.
Baca juga: Fungsi Kaca Film Mobil dan Aturan Penggunaannya di Indonesia
Itulah penyebab mengapa AC mobil kamu tidak dingin. Sebenarnya komponen AC mobil sama halnya seperti AC rumahan. Hanya saja jauh memiliki ukuran yang lebih compact.
Selain penyebab di atas, mengapa AC mobil kamu jadi tidak dingin adalah mesin mobil mengalami overheat yang umumnya disebabkan oleh komponen di luar sistem pendingin mobil.
Jika sudah begini, alangkah baiknya kamu segera mengganti mobilmu dengan kondisi yang lebih baik. Namun jika kamu tidak memiliki dana yang cukup dan memutuskan mobil bekas, kamu bisa ikutan lelang di balai lelang mobil, salah satunya adalah IBID.
Melalui IBID, kamu bisa mendapatkan berbagai macam mobil bekas dengan kondisi bagus. Hal ini karena mobil-mobil yang dilelang oleh IBID sudah melewati proses inspeksi mobil yang cukup ketat, profesional, dan transparan.
Mobil yang sudah diinspeksi kemudian dibagi menjadi ke dalam klasifikasi dimulai dari A hingga D sesuai dengan kondisi hasil inspeksi.
Penasaran dan tertarik untuk ikut lelang di IBID? Cukup download aplikasi IBID di Google Play Store dan Apple App Store secara gratis atau kunjungi website IBID di https://www.ibid.astra.co.id/




