
Cek 5 Komponen Mobil Ini usai Digunakan Libur Nataru
Dalam hitungan hari, libur nataru akan usai dan ibiders perlu kembali beraktivitas. Nah, jangan lupa cek komponen mobil di bawah ini usai liburan.
Tanpa servis, mobil bisa berisiko mengalami kerusakan, seperti mesin cepat panas, kendaraan sulit distarter, hingga mogok.
Apalagi jika kamu berlibur ke area pegunungan dengan medan dan cuaca yang tak menentu, lengkap dengan banyak penumpang dan barang.
Baca juga: Begini Cara Aman Pindah Gigi Mobil Matic di Tanjakan
1. Oli dan radiator coolant
Saat perjalanan liburan, mesin bekerja lebih ekstra sehingga kualitas oli bisa menurun. Karenanya, oli mobil sebaiknya diganti setiap 5.000–10.000 km.
Selain itu, radiator coolant bisa habis jika tidak sering dicek. Imbasnya, suhu mesin akan cepat panas.
Ketika diservis, oli dan radiator coolant akan diganti sesuai rekomendasi pabrikan.
2. Busi dan filter
Biasanya, busi akan melemah usai mobil digunakan untuk liburan. Selain itu, filter akan cepat kotor, seperti filter udara, filter oli, dan filter bahan bakar.
Bisa-bisa, sistem injeksi bahan bakar tersumbat sehingga kinerja mesin menurun dan mobil boros bensin.
3. Alternator
Selanjutnya, mekanik akan mengecek alternator yang bertugas mengalirkan listrik pada sistem kelistrikan, misalnya lampu, sistem audio, wiper, dan kaca jendela.
Jika komponen ini rusak, biasanya ditandai dengan indikator mobil menyala, lampu redup sebelah, dan mesin sulit menyala.
Servis alternator dilakukan pada dioda atau rectifier dan brush. Penggantian baru dilakukan saat stator atau rotor coil bermasalah.
Baca juga: 6 Ciri Injektor Mobil Rusak, Sulit Distarter
4. Kaki-kaki mobil
Medan berbatu, berlubang, dan curam berisiko merusak kaki-kaki mobil. Padahal, area ini menjadi penopang beban dan penjaga stabilitas kendaraan.
Mekanik akan memeriksa shock absorber agar tetap optimal untuk meredam guncangan. Agar sistem kemudi terjaga, tie rod dan ball joint juga akan dicek.
Demi memastikan tidak ada karat, power steering dan komponen di kolong mobil akan mendapatkan perhatian. Terakhir, spooring dan balancing dilakukan demi menjaga keselarasan roda.
5. Ban mobil
Meski libur nataru sudah usai, musim hujan masih tetap berlangsung. Jika telapak ban mobil sudah aus, mobil bisa mengalami selip atau aquaplaning saat digunakan kembali.
Jadi, ban tidak robek dan masih tebal alurnya. Tak cuma itu, pastikan tekanan udara sesuai rekomendasi pabrikan sehingga tetap aman ketika berkendara.
Selain pengecekan komponen mobil di atas, mekanik juga akan memeriksa sistem pengapian dan sistem pembakaran, menyetel ulang komponen, serta memelihara dan mengganti komponen mobil yang sudah waktunya diganti.
Baca juga: Seberapa Aman Jual Mobil Bekas di IBID? Ini Jawabannya
Setelah mobil diservis usai libur nataru, tak ada salahnya ibiders menjual mobil lama di IBID - Balai Lelang Serasi. Pengajuan titip jual otomotif mudah dan mobil bekas akan dilelang dengan kondisi apa adanya.
Setidaknya 2.500 mobil terjual setiap bulannya di IBID. Biaya penitipan rendah dan pembayaran langsung dikirimkan H+5 pelunasan!
Tunggu apa lagi? Yuk, kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store. Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang




