
Setelah Pakai, Lakukan Ini Agar Jas Hujan Tidak Jamuran
Di Indonesia, musim hujan mulai datang saat mendekati akhir
tahun. Itulah sebabnya jas hujan menjadi salah satu kebutuhan utama jika kamu
harus berpergian menggunakan sepeda motor. Agar tidak basah di jalanan, kamu
pasti sudah memasukkan jas hujan di dalam bagasi motor untuk persiapan.
Jas hujan dibagi menjadi beberapa bahan, dan rata-rata
perlakuan semua jas hujan sama kecuali untuk bahan plyester dan gore tech.
Permasalahannya adalah, jas hujan yang sering kita gunakan biasanya jamuran dan
menimbulkan bau tidak sedap saat digunakan. Penyebabnya pun macam-macam, namun biasanya
penyebab utama timbulnya jamur pada jas hujan adalah karena kamu langsung
melipatnya saat kondisi jas hujan tersebut masih basah.
Nah, agar jas hujanmu tetap awet dan terhindar dari jamur
serta bau tidak sedap, Lakukan beberapa hal ini.
1. Keringkan sebelum Dilipat
Setelah jas hujan digunakan, jemur terlebih dulu sampai
kering. Jangan langsung dilipat dan disimpan di dalam jok. Ada dua penyebab
kenapa jas hujan tidak boleh langsung dilipat, yaitu dapat menimbulkan jamur
dan membuat permukaan jas hujan licin, serta yang terakhir adalah jas hujanmu
menjadi mudah sobek.
2. Bilas dengan Air
Khusus untuk jas hujan berbahan polyester dan gore tech,
kamu harus membilas dengan air hangat terlebih dulu sebelum dijemur supaya
kotoran di jas hujan itu terangkat. Kamu pun bisa menggunakan sabun khusus
untuk bahan polyester dan gore tech jika ada. Sabun alternatif lain yang bisa
kamu pilih yaitu sabun cuci piring dan detergen cair.
Baca juga : Lakukan
5 Hal Ini Agar Rantai Sepeda Motormu Awet
3. Jangan Jemur di Bawah Sinar Matahari Langsung
Agar jas hujan tetap awet, hindari menjemur langsung di
bawah terik sinar matahari. Gantung atau angin-anginkan saja jas hujan yang
baru dipakai tersebut biar cepat kering.
4. Simpan di Tempat Kering
Setelah jas hujanmu kering, simpan di tempat yang kering dan
tidak lembab. Masukkan ke dalam tas khusus agar mudah dibawa ke mana-mana dan
gampang disimpan di bagasi motor.
5. Rendam di Perasan Jeruk Lemon
Jika jas hujan kamu sudah terlanjur berjamur, kamu bisa
merendam jas hujan dengan air hangat yang sudah diberi perasan jeruk lemon.
Sifat asam jeruk bisa merontokan jamur dan aman untuk bahan jas hujan, baik
yang plastik maupun karet. Kamu dapat membeli ekstrak jeruk lemon di toko bahan
makanan dengan nama sitrun atau citric acid.
Itulah cara melakukan perawatan jas hujan agar tidak
jamuran. Mudah, kan? Perlakuan yang bijak dapat membuat jas hujanmu menjadi
awet, sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan uang tambahan lagi untuk membeli
jas hujan baru. Nah, berbicara soal jas hujan, tentu tidak terlepas dari
pasangannya, yaitu sepeda motor. Jika motormu mulai rewel lantaran sering
terkena hujan dan banjir, mungkin sudah saatnya kamu ikutan lelang motor bekas
di IBID-Balai Lelang Serasi (IBID).
Harga dasar motor bekas di lelang IBID sangatlah terjangkau,
bayangkan, untuk sebuah sepeda motor, harga dasarnya dimulai dari Rp2 jutaan
saja. Kamu tinggal memberikan penawaran terbaikmu saat lelang motor bekas
diselenggarakan. Selain motor, di IBID kamu juga bisa lho mencari mobil bekas ataupun
gadget yang sedang kamu inginkan melalui website dan aplikasi IBID. Untuk
websitenya, kamu bisa kunjungi www.ibid.astra.co.id,
sedangkan untuk aplikasi, kamu bisa download di Google Play
Store ataupun Apple
App Store, ya.
Baca juga : Begini
Cara Ikut Lelang Motor di IBID
Khusus buat kamu yang suka melakukan bidding via website
IBID, sebentar lagi IBID akan merilis website versi terbaru dengan user
experience yang jauh lebih friendly. Banyak fitur baru yang dapat kamu nikmati,
salah satunya fitur pencarian dengan menggunakan patokan kisaran harga. Jadi
kamu bisa menemukan unit kendaraan yang sesuai dengan budget kamu saat ini.
Tunggu info terbaru seputar pembaruan website IBID di sosial
media kami ya, yaitu @ibid_balailelangserasi
untuk Instagram, dan IBID
- Balai Lelang Serasi untuk Facebook resmi kami.
Yuk, ikutan lelang sekarang!




