
5 Tips Aman Berkendara Motor Listrik saat Hujan
Di musim hujan, salah satu kekhawatiran pengendara motor listrik dan orang yang ingin beralih ke motor listrik adalah terkait ketahanan terhadap air.
Banyak asumsi liar yang melekat pada motor listrik terkait dengan hujan. Salah satunya adalah motor listrik yang dianggap bisa menyetrum pengendaranya.
Namun apakah benar motor listrik bisa menyetrum jika terkena air? Lalu, bagaimana cara aman berkendara motor di saat musim hujan? Simak penjelasan singkatnya melalui artikel ini!
Baca juga: 5 Tips Aman Berkendara Sepeda Motor saat Musim Hujan
Apakah Aman Apabila Motor Listrik Terkena Air Hujan?
Motor listrik sejatinya aman digunakan saat hujan karena seluruh komponen motor listrik dirancang bisa bertahan di berbagai cuaca salah satunya adalah hujan.
Salah satu alasan kenapa motor listrik mampu bertahan di musim hujan adalah komponen motor yang sudah mendapatkan sertifikasi IP rating.
IP Rating atau Ingress Protection adalah tingkatan satuan yang memungkinkan perangkat elektronik mampu terlindungi dari air dan material lain.
IP rating sendiri diwakilkan dengan dua digit angka. Semakin besar kombinasi angka pada IP rating maka semakin baik material mampu menahan air dan partikel lainnya.
Selain itu, semua pabrikan motor listrik sudah memiliki ground fault detection system sebagai standar. Dimana sistem tersebut mampu mendeteksi berbagai kerusakan pada sambungan listrik.
Tips Aman Berkendara Motor Listrik ketika Musim Hujan
Meski berkendara sepeda motor listrik di tengah hujan relatif aman. Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan agar kamu tetap aman berkendara. Untuk itu, berikut beberapa tips berkendara aman menggunakan motor listrik ketika musim hujan.
1. Pastikan Baterai Terisi penuh
Kondisi hujan yang tidak bisa diprediksi memungkinkan kamu bisa lebih lama berada di jalan. Untuk menghindari baterai habis di tengah jalan, sebaiknya pastikan baterai motor listrik terisi penuh sebelum kamu mengendarainya di jalan ketika hujan.
2. Ketahui Kemampuan Motor Listrik dalam Menahan Air
Satu hal penting yang harus kamu perhatikan sebelum mengendarai motor listrik di tengah hujan adalah mengetahui kemampuan motor listrik tersebut.
Meski semua pabrikan motor listrik mengklaim tahan terhadap segala cuaca, bukan berarti motor listrik tersebut tidak memiliki batasan kondisi.
Bahkan beberapa pabrikan motor mewanti-wanti agar pengendara motor listrik tidak melewati genangan dengan ketinggian lebih dari 15 cm dalam jangka waktu yang lama.
Seperti yang sudah dibahas pada awal artikel, untuk mengetahui kemampuan ketahanan air motor listrik, kamu bisa mengecek berapa IP rating yang diklaim oleh pabrikan motor listrik.
Baca juga: 5 Tips Sebelum Membeli Motor Listrik agar Tidak Rugi!
3. Pastikan Ban dalam Kondisi Baik
Sama seperti motor konvensional, pengguna motor listrik juga tidak boleh abai terhadap ban. Pastikan ban motor listrik tersebut memiliki tekanan yang cukup. Terlebih bobot motor listrik lebih berat dibanding motor konvensional sehingga tekanan ban cukup penting untuk kamu perhatikan.
4. Defensive Riding
Salah satu keunggulan motor listrik adalah mampu berakselerasi pada putaran bawah. Selain itu, motor listrik cenderung sunyi sehingga bisa cukup membahayakan bagi kamu dan pengendara lain.
Oleh karena itu, kamu perlu melakukan defensive riding terutama ketika berkendara di tengah hujan. Defensive riding adalah cara berkendara aman dengan mengendalikan motor kamu sesuai dengan kondisi jalan.
Misalnya, menyalakan lampu kendaraan, memberikan jarak dengan kendaraan depan agar pengereman bisa optimal, tidak melakukan akselerasi tinggi saat hujan dan melihat sekeliling rute jalan.
Selain itu jangan ragu untuk menekan klakson pada kondisi tertentu mengingat suara sepeda motor listrik cukup sunyi.
5. Cuci Motor Listrik setelah Berkendara di Tengah Hujan
Setelah itu, pastikan kamu juga mencuci motor listrik setelah berkendara di tengah hujan. Kandungan asam pada air hujan bisa membuat beberapa komponen aus.
Jadi, setelah motor listrik kamu terpapar air hujan, sebaiknya jangan menunda-nunda untuk mencuci motor kamu. Cukup cuci motor listrik kamu dengan air dan lap bagian-bagian yang kotor.
Selain itu, periksa juga bagian soket charger dan tempat kabel charger. Apabila air masuk ke bagian soket atau kabel charger, lap bagian tersebut hingga kering.
Baca juga: Terbaru, Daftar Lokasi Charging Station atau SPKLU di Jakarta, Bandung, dan Surabaya
Jadi, berkendara motor listrik ketika hujan turun bukan menjadi masalah. Namun pastikan kamu perhatikan keselamatanmu dan motor listrik agar bisa berkendara dengan aman.
Motor listrik memang akan menjadi ekosistem kendaraan roda dua di masa depan. Bahkan jumlah motor listrik sudah semakin banyak berseliweran di kota-kota besar khususnya di Jakarta.
Buat kamu yang ingin beralih ke motor listrik sekaligus menjual motor lamamu dan bingung ingin menjualnya kemana, IBID bisa jadi tempat yang cocok.
IBID - Balai Lelang Serasi adalah perusahaan balai lelang dimana kamu bisa melakukan titip jual motor bekas kamu untuk dilelang.
Berbeda dengan jual langsung ke dealer, melalui lelang kamu bisa mendapatkan harga jual yang lebih tinggi tergantung banyaknya penawar.
Untuk menitipkan motor bekas kamu untuk dilelang di IBID, caranya kamu bisa daftarkan dirimu dan motor yang akan dijual melalui website IBID di ibid.astra.co.id atau download aplikasi IBID secara gratis di Google Play Store dan Apple App Store.
Untuk informasi lebih lengkap terkait titip jual motor bekas, kamu bisa juga cek Instagram IBID di @ibid_balailelangserasi




