
7 Tips Jual Mobil Bekas agar Terhindar dari Penipuan
Siapa bilang penipuan jual beli mobil bekas hanya menimpa pembeli? Faktanya, kasus penipuan bisa menimpa penjual juga, lho. Tapi ibiders tak perlu khawatir karena IBID - Balai Lelang Serasi telah menyiapkan tips jual mobil bekas dengan aman agar terhindar dari penipuan.
Modus penipuan transaksi mobil bekas cukup bervariasi, mulai dari pemalsuan nominal pembelian, penipuan melalui perantara, hingga yang paling parah adalah dengan melibatkan tindakan kekerasan. Lalu, bagaimana cara menghindari modus penipuan yang dilakukan oknum-oknum ini? Simak penjelasannya di bawah ini.
Baca juga: Mau Kredit Mobil Bekas? Waspadai 7 Risiko Ini
Tips jual mobil bekas dengan aman
Selain dealer, media sosial menjadi opsi tempat jual beli mobil bekas secara mandiri yang banyak dipilih. Selain lebih murah, banyaknya pengguna media sosial membuat peluang mobil terjual menjadi lebih tinggi.
Namun di balik kemudahannya, risiko terjadinya penipuan tetap tak terhindarkan. Untuk itu, simak daftar tips jual mobil bekas dengan aman secara online.
1. Siapkan dokumen jual beli mobil bekas
Selain mempersiapkan dokumen jual beli mobil bekas, seperti BPKB, STNK, kwitansi kosong, catatan servis, dan faktur, kamu juga perlu menyiapkan dokumen lain. Salah satunya adalah Surat Perjanjian Jual Beli Mobil. Hal ini digunakan untuk kepentingan legalitas dan meminimalisir tindak penipuan usai mobil berpindah tangan.
2. Riset harga pasar
Tips aman jual mobil bekas selanjutnya yaitu melakukan riset harga pasar. Pasalnya, penjual yang tidak paham harga jual mobil rentan ditipu oleh calon pembeli yang paham tentang harga mobil.
Kamu bisa menemukan harga pasar mobil bekas milikmu melalui fitur Market Auction Price (MAP) yang disediakan IBID - Balai Lelang Serasi. Kamu berkesempatan mengecek harga jual mobil bekas berdasarkan tahun produksi dan merek.
3. Periksa identitas pembeli
Tips jual mobil bekas yang utama agar terhindar dari penipuan yaitu melakukan riset dan memeriksa identitas pembeli. Ketika memasarkan mobil bekas secara online, kamu tidak akan tahu siapa calon pembelimu.
Untuk itu, ketika kamu menjual mobil bekas secara mandiri tanpa perantara, jangan sungkan untuk meminta identitas pembeli, seperti KTP dan SIM-nya. Catat nomor KTP atau minta salinannya sebagai arsip dokumen jual beli kendaraan.
4. Waspada saat test drive
Ketika kamu menjual mobil bekas, biasanya pembeli akan meminta untuk melakukan test drive. Selain untuk mengetes kondisi mobil, test drive bisa dijadikan alibi oleh pembeli nakal untuk melakukan penipuan. Mereka tak segan membuat manipulasi kondisi mobil sehingga harga jual menjadi rendah.
Tips jual beli mobil bekas yang perlu kamu siapkan yaitu menentukan tempat test drive, mulai dari tempat, jarak, hingga batas perlintasan. Selain itu, pastikan juga kamu mendampingi proses test drive. Bila perlu, ajak keluarga atau teman untuk menemani. menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Baca juga: Biar Harga Jual Mobil Bekas Tinggi, Cek 17 Komponen Ini
5. Cari tempat aman untuk COD
Sama seperti poin sebelumnya, apabila kamu dan pembeli memutuskan untuk melakukan transaksi secara Cash on Delivery (COD), pastikan ada teman yang siap menemanimu. Tak kalah penting, pastikan kamu tentukan lokasi COD yang aman dan di tempat ramai.
Bila perlu, gunakan jasa inspeksi mobil bekas seperti Astra Car Valuation untuk mengecek seluruh komponen dan legalitas kendaraan. Dengan begitu, pembeli yang curang tidak akan punya alibi untuk memanipulasi transaksi jual beli mobil bekas.
6. Hindari penggunaan cek
Menghindari penggunaan cek menjadi tips jual mobil bekas yang perlu kamu ikuti selanjutnya. Ya, pemalsuan cek menjadi modus yang sering kali digunakan oleh para pelaku penipuan dalam transaksi jumlah besar, salah satunya mobil.
Beritahu calon pembeli bahwa kamu hanya menerima uang tunai atau bank transfer. Namun jika calon pembeli tetap bersikeras ingin membayar melalui cek, sebaiknya segera lakukan verifikasi ke bank untuk mengecek keasliannya. Kamu juga perlu memverifikasi dana pemilik cek ke bank terkait sebelum menyerahkan mobilmu ke calon pembeli.
7. Jual mobil bekas melalui balai lelang
Tips jual mobil bekas yang terakhir adalah menitipjualkan kendaraan di balai lelang, salah satunya di IBID - Balai Lelang Serasi. IBID merupakan balai lelang otomotif dan non-otomotif yang melelang ratusan unit setiap bulannya.
Tersedia berbagai metode lelang yang bisa kamu pilih, yaitu Flash Auction, Live Auction, dan Timed Auction. Bila mengikuti titip lelang Flash Auction, kamu bisa memilih jadwal lelang dan inspeksi tanpa harus menitipkan mobil di balai lelang.
Bukan cuma itu, mobil kamu akan dilelang secara eksklusif langsung melalui aplikasi IBID yang saat ini memiliki ratusan ribu pengguna aktif. Kamu pun bisa mematok harga jual yang kompetitif sesuai rekomendasi hasil inspeksi.
Nah, itulah tips jual mobil bekas yang aman sehingga terhindar dari penipuan. Patikan kamu melakukan inspeksi mobil bekas dan menyiapkan dokumen kendaraan sebelum menjualnya.

Baca juga: Beda Fasilitas, Kenali 2 Jenis Titip Jual di IBID
Bila kamu tertarik menjual mobil bekas secara cepat dengan metode lelang, kamu bisa mengandalkan IBID - Balai Lelang Serasi. Sebelum dilelang, mobil akan melalui proses inspeksi oleh inspektur berpengalaman dari Astra Car Valuation (ACV).
Proses titip jual mobil bekas di IBID berlangsung mudah dan transparan. Kamu bisa menikmati beragam keuntungan, seperti biaya jasa yang ringan dan jadwal lelang yang fleksibel.
Tunggu apa lagi? Kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store. Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang




