
Tips Aman Mudik dengan Sepeda Motor, Perhatikan 7 Hal Ini!
Tidak hanya menggunakan mobil atau bus, mudik dengan sepeda motor juga jadi salah satu opsi bagi sebagian masyarakat Indonesia. Meski begitu, ada beberapa tips yang harus kamu perhatikan sebelum memutuskan untuk mudik dengan motor.
Berbeda dengan mobil atau bus, sepeda motor jauh lebih berisiko dan rawan mengalami kecelakaan. Hal ini pun juga diamini melalui data dari Kementerian Perhubungan.
Mengutip Tempo, Kementerian Perhubungan mencatat di tahun 2019, sebanyak 70% kecelakaan mudik dialami oleh pesepeda motor.
Untuk itu, agar perjalanan mudik kamu dengan sepeda motor tetap aman, ada hal-hal wajib yang harus kamu perhatikan baik sebelum dan ketika mengendarai motor.
Baca juga: Tidak Semua Bisa, Ini Syarat Subsidi Rp 7 Juta Motor Listrik
1. Periksa dan Servis Kesehatan Motor
Penting bagi kamu memastikan kesehatan motor sebelum berangkat mudik lebaran. Ada beberapa bagian yang wajib kamu periksa, di antaranya sebagai berikut.
Periksa kondisi lampu depan dan belakang. Terutama bagian lampu pengereman, lampu Day Running Light (DRL), dan lampu sein
Periksa bagian busi. Apakah masih dalam kondisi baik-baik saja atau sudah kotor. JIka sudah kotor, kamu wajib menggantinya
Ganti semua oli. Mulai dari oli mesin, oli rantai, dan oli gardan
Periksa bagian V-belt apabila kamu menggunakan motor matic
Periksa kampas rem, apakah sudah aus atau belum
Periksa keausan ban.
Selain itu, untuk berjaga-jaga kamu bisa melakukan servis rutin sebelum motor kamu digunakan sebagai kendaraan mudik lebaran.
2. Pastikan Kelengkapan Surat Kendaraan sebelum Mudik dengan Motor
Tips selanjutnya adalah memastikan surat-surat yang berkaitan dengan kendaraan ikut dibawa. Caranya, kamu bisa menyiapkan satu tas khusus yang berisi SIM, KTP, dan STNK.
Selain itu, pastikan juga SIM dan STNK masih berlaku agar kamu bisa terhindar dari penilangan.
Baca juga: Gak Pake Ribet, Inilah Cara Bayar Pajak Motor Online
3. Tidak Disarankan bagi yang Memiliki Anak
Berkendara dengan motor untuk perjalanan mudik sangat tidak disarankan apabila kamu memiliki anggota keluarga lebih dari dua. Dalam hal ini kamu, istri, dan anak.
Selain kamu akan kena tilang karena melanggar Pasal 106 Ayat 9 UU No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Jalan, membonceng lebih dari satu penumpang juga sangat berbahaya.
Jadi, jangan memaksakan diri untuk menggunakan sepeda motor untuk mudik apabila kamu memiliki lebih dari satu tumpangan.
4. Jangan Bawa Muatan Berlebih
Membawa muatan berlebih saat mudik dengan motor justru sangat membahayakan. Pasalnya, setiap motor memiliki beban maksimal yang berbeda-beda.
Melansir beberapa sumber, beban tambahan di luar pengemudi dan penumpang yang bisa ditampung oleh satu motor adalah tidak lebih dari 80 kilogram.
Kamu juga tidak disarankan membawa beban berlebih meski kurang dari 80 kilogram jika beban yang dibawa menyulitkan kamu ketika mengontrol sepeda motor.
Baca juga: 5 Kebiasaan Buruk yang Sering Diabaikan Pengendara Motor Matic
5. Rencanakan Rute, Waktu Tempuh dan Jeda Istirahat
Tips selanjutnya ketika mengendarai motor untuk bepergian mudik adalah memiliki rencana rute, waktu tempuh, dan jeda istirahat. Hal ini penting untuk mengatur ritme berkendara agar kamu tidak kelelahan.
Misalnya, kamu bisa mencari rute dengan jalur yang lebih cepat dan sepi dari mobil-mobil besar seperti bus dan truk.
Kamu juga perlu mempertimbangkan jadwal jeda istirahat. Misal dengan menghitung jarak tempuh dan waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke kampung halaman.
Berdasarkan jarak dan waktu tempuh tadi, kamu bisa membagi waktu jeda istirahat untuk setiap berapa kilometer sekali.
6. Hindari Mudik dengan Motor di Malam Hari
Hindari mudik menggunakan motor di malam hari. Memang terlihat lebih lancar, namun ini cukup membahayakan.
Potensi risiko gangguan seperti penjambretan, banyaknya mobil-mobil besar, dan pandangan yang terbatas menjadi alasan kenapa kamu sebaiknya menghindari berangkat di malam hari.
7. Gunakan Perlengkapan Tambahan
Terakhir, pastikan kamu membawa perlengkapan tambahan. Mulai dari jas hujan, windshield vest, knee pads, dan reflektor tambahan.
Baca juga: 7 Motor Matic Paling Irit di Tahun 2022, Pilihan Tepat saat BBM Naik
Itu lah dia 10 tips aman mudik dengan sepeda motor. Namun jika kamu merasa motor tersebut sudah tidak lagi nyaman untuk digunakan dan ingin menggantinya dengan motor baru, kamu bisa menjual motor lamamu di IBID - Balai Lelang Serasi.
Menjual motor bekas di IBID jadi opsi terbaik karena proses penjualannya yang lebih cepat. Cocok buat kamu yang menginginkan motor baru untuk mudik lebaran.
Bagi kamu yang tertarik untuk menitipkan motor bekas kamu untuk dilelang di IBID, caranya mudah. Kamu bisa langsung ke website IBID atau download aplikasi IBID - Balai Lelang Astra di Google Play Store dan Apple App Store.
Yuk, jual motor lamamu di IBID dan ganti dengan motor baru agar perjalanan mudik kamu tetap aman dan nyaman!




