
5 Tips Beli Karpet Mobil After Market, Jangan Asali Pilih
Karpet mobil memang jadi salah satu aksesoris yang wajib kamu miliki. Selain mempercantik interior, karpet mobil juga berfungsi untuk melindungi kabin dari kotoran. Selain itu, karpet mobil juga memiliki fungsi peredam kabin.
Untuk memaksimalkan estetika dan fungsi karpet, pemilik mobil biasanya mengganti karpet bawaan dengan karpet aftermarket.
Meski begitu, karpet mobil aftermarket sering kali tidak sesuai dengan spesifikasi mobil. Hal ini sering kali membahayakan bagi pengendara. Salah satunya karpet mobil sering kali membuat tuas gas dan rem selip.
Oleh karena itu, kamu harus mengenali jenis-jenis karpet mobil dan jeli dalam membeli karpet aftermarket.
Baca juga: 4 Tips Membersihkan Interior Avanza tanpa Perlu ke Salon
Jenis-jenis Karpet Mobil Berdasarkan Ukurannya
Selain karpet dasar yang menjadi pelapis antara body yang menjadi dasar kabin mobil dan umumnya berbahan kain, karpet mobil juga memiliki jenis-jenis yang berbeda. Umumnya ada dua jenis karpet mobil yang dijual di pasaran yaitu karpet berjenis mat dan liners.
Karpet Mobil Mat
Karpet mobil berjenis mat atau kaset umumnya lebih kecil dan tidak menutup seluruh permukaan lantai kabin. Karena ukurannya yang kecil, karpet mobil berjenis keset biasanya lebih mudah untuk dilepas dan tentunya memiliki harga yang lebih murah.
Karpet Mobil Liners
Karpet mobil berjenis liners memiliki bentuk yang mengikuti lekuk kabin mobil. Hal ini karena karpet jenis ini mampu menutupi seluruh lantai interior mobil. Karpet mobil liners juga memiliki harga yang lebih mahal sesuai dengan jenis mobil dan ukurannya.
Baca juga: Mau Beli Mobil Toyota Rush Bekas? Perhatikan 5 Hal Berikut Ini!
Jenis-jenis Karpet Mobil Berdasarkan Bahannya
Ada beberapa opsi jenis karpet yang bisa jadi pilihan kabin mobilmu. Di antaranya sebagai berikut:
1. Karpet Berbahan Kain
Karpet mobil berbahan kain biasanya paling murah di antara jenis-jenis bahan lainnya. Selain itu karpet berbahan kain juga sangat ringan.
Karpet mobil juga biasanya tidak benar-benar terbuat dari kain. Pada bagian bawah, karpet berbahan kain dilapisi karet agar tidak selip.
Karpet mobil berbahan kain biasanya sulit dibersihkan apabila terkena kotoran-kotoran yang berat seperti lumpur atau kerikil.
Selain itu, apabila karpet didiamkan terlalu lama dalam kondisi lembab, karpet bisa jadi sarang jamur yang bisa mengganggu kesehatan.
2. Karpet Berbahan Karet
Karpet mobil berbahan karet umumnya memiliki bentuk yang elastis namun kuat dan mampu menyerap air. Oleh karena itu, karpet mobil berbahan karet cenderung kotor. Meski begitu, karpet berbahan karpet berumur lebih panjang.
3. Karpet Vinyl
Karpet berbahan vinyl memiliki tekstur yang sama seperti karpet berbahan karet. Hanya saja lebih kuat dibanding karpet berbahan karet.
Karpet vinyl juga didesain memiliki guratan atau bunga yang bermacam-macam dan juga lebih memiliki kedalaman yang lebih tinggi. Sehingga mampu menahan air yang masuk.
Selain itu, karpet vinyl juga lebih mudah dibersihkan dan tidak mudah kotor. Karena berasal dari bahan sintetis, karpet vinyl biasanya dibanderol lebih murah dibanding karpet berbahan karet.
4. Karpet PVC
Berbeda dengan karpet vinyl, karpet PVC memiliki material yang lebih keras seperti halnya plastik. Banyak pabrikan karpet mobil PVC yang mengkreasikan produknya.
Mulai dari karpet 3D yang mampu mengikuti lekuk lantai mobil, karpet mie, hingga karpet dengan pola tertentu.
Karpet PVC biasanya memiliki desain dan teknologi yang mampu menahan air, lumpur, dan debu dengan minimum spillage atau minim tumpahan.
Namun kekurangan dari karpet PVC adalah harganya yang cukup mahal dan di beberapa kasus, karpet jenis ini memiliki bau yang cukup menyengat.
5. karpet Mobil EVA Foam
Karpet mobil yang cukup baru belakangan ini adalah EVA Foam yaitu berbahan busa yang mirip seperti bagian dalam sol sepatu. Sehingga dikenal lebih nyaman dan mampu menahan kotoran lebih baik.
Karpet mobil EVA Foam juga lebih membantu penjual karpet menyesuaikan ukuran kabin mobil karena mudah dipotong.
Baca juga: Tarif dan Perhitungan Pajak & Bea Masuk, Penting bagi yang Mau Impor Aksesoris Mobil
Tips Memilih Karpet Mobil
Karpet mobil pada bagian kemudi yang tidak sesuai sering kali menutupi bahkan menekan bagian pedal rem dan gas. Dimana hal tersebut cukup membahayakan. Bahkan bisa berakhir menjadi kecelakaan.
Untuk itu, berikut ini ada beberapa tips memilih karpet mobil yang sesuai dan aman untuk mobil Anda.
Pilih Bahan yang Sesuai dengan Aktivitas dan Jenis Mobil
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, karpet mobil tidak hanya membantu mobil kamu tetap bersih tapi juga memberikan aksen estetis pada ruang kabin kamu.
Melansir Carid, buat kamu yang menggunakan mobil untuk kantoran dan sekitaran perkotaan. Serta jarang membawa penumpang, menggunakan karpet berbahan kain dan PVC bisa jadi pilihan.
Selain itu, menggunakan karpet mobil berjenis car mat yang tidak menutupi seluruh lantai mobil juga cocok buat kamu yang sering menggunakan mobil sendirian atau sekedar bertemu dengan rekan bisnis.
Sebaliknya, apabila aktivitas kamu cukup berat, mobil sering melintasi jalan offroad, sering membawa penumpang, bahkan bayi, karpet mobil 3D atau car liners cocok untukmu.
Seperti yang kamu tahu, karpet car liners mampu menutupi seluruh bagian lantai mobil yang mampu mencegah tumpahan-tumpahan kotoran masuk ke dalam karpet dasar mobil.
Baca juga: Ini Arti Angka dan Kode Ban Mobil yang Perlu Kamu Tahu
Cari Karpet yang Memiliki Bantalan yang Elastis, Presisi, dan Tidak Licin
Gunakan karpet mobil aftermarket berbahan elastis, presisi, dan tidak licin. Menggunakan karpet yang kaku, tidak presisi, dan licin bisa membahayakan penumpang dan Anda sebagai pengemudi.
Misalnya saja, bagian karpet yang kaku sering kali sulit dibersihkan dan mengganggu beberapa bagian penting pada mobil misalnya pedal gas dan rem.
Begitu juga dengan karpet yang tidak presisi dan licin yang bisa membuat penumpang terpeleset atau tersandung.
Pilih Karpet Mobil yang Memiliki Perekat atau Pengait
Beberapa karpet mobil aftermarket biasanya dijual dengan dan tanpa perekat atau pengait. Namun agar karpet mobil tidak membahayakan baik bagi pengemudi maupun penumpang, pastikan karpet mobil yang kamu beli memiliki perekat atau pengait.
Namun, meskipun tidak memiliki perekat atau pengait. Pastikan karpet memiliki bahan yang memiliki traksi yang cukup tinggi pada bagian bokongnya, sehingga tidak mudah selip.
Pilih Karpet dengan Nano Protection
Tips selanjutnya adalah pilih karpet mobil yang sudah dilengkapi nano protection. Sehingga karpet tidak mudah kotor, kusam, dan tidak berbau.
Untuk mengetahui apakah karpet dilengkapi nano protection adalah kamu bisa menanyakan langsung kepada penjual atau membacanya di dalam kemasan.
Gunakan Warna yang Netral
Karpet mobil sejatinya juga berperan memberikan kesan nyaman dan estetik pada ruang mobil. Sehingga pemilihan warna karpet mobil pun juga perlu diperhatikan.
Pastikan kamu menggunakan warna-warna netral dan cocok dengan bahasa warna pada mobil kamu. Misalnya, kabin mobil kamu berwarna beige, maka hindari warna-warna yang berseberangan seperti merah, hijau, atau ungu.
Selain itu, menggunakan warna netral atau warna senada seperti kabin memberikan kesan luas pada kabin mobil.
Nah, itu lah dia beberapa tips memilih karpet mobil aftermarket. Hal yang sering kamu anggap remeh seperti ini pun ternyata penting untuk diperhatikan karena mampu berdampak pada keselamatan dan kenyamanan kamu dalam berkendara.
Memilih dan mengganti karpet mobil juga penting dilakukan setelah kamu membeli mobil bekas meski karpet tersebut terlihat baru dan bersih. Hal ini dilakukan agar tidak ada kuman atau jejak penyakit yang menempel pada karpet mobil sebelumnya.
Baca juga: 8 Hal yang Wajib Dilakukan Setelah Beli Mobil Bekas
Berbicara mobil bekas, saat ini IBID - Balai Lelang Serasi punya beberapa fitur baru lho yang mempermudah kamu dalam mengikuti lelang mobil bekas salah satunya adalah metode pembayaran Nomor Peserta Lelang (NPL) dan pelunasan lelang yang lebih beragam dengan berbagai pilihan virtual account yang lebih banyak.
Selain itu, kamu juga bisa melacak pembayaran unit lelang yang dimenangkan tanpa perlu khawatir apakah pembayaran kamu sudah diproses atau belum.
Untuk informasi selanjutnya terkait unit lelang, jadwal lelang, dan jenis lelang, kamu bisa kunjungi website IBID atau kunjungi media sosial IBID berikut ini:
Instagram: @ibid_balailelangserasi
TikTok: @ibid_balailelangserasi




