
7 Tips Beli Mobil Diesel Bekas biar Minim Biaya Perbaikan
Mobil diesel bekas tak pernah sepi peminat di Tanah Air, sebut saja Fortuner, Innova, Panther, hingga Pajero Sport. Jika ibiders tertarik menambahkan deretan mobil tersebut ke koleksimu, ikuti tips membeli mobil diesel bekas dari IBID - Balai Lelang Serasi.
Tak hanya irit bahan bakar, mobil berbahan bakar solar banyak dipilih karena minim biaya perawatan, torsi lebih besar, dan kecil risiko kebakaran. Namun, untuk menghindari oknum penjual mobil bekas nakal, kamu perlu berhati-hati ketika memilih tungganganmu.
Baca juga: Catat! Ini Panduan Darurat saat Mobil Mati Mendadak di Jalan
1. Inspeksi kompresi mesin
Salah satu tips membeli mobil diesel bekas yaitu memeriksa kompresi mesin. Caranya, nyalakan mesin mobil, buka penutup wadah saluran oli mesin, lalu injak pedal gas mobil.
Jika mobil diesel mengeluarkan udara kuat dari lubang saluran oli mesin, artinya kompresi mesin mobil tak prima lagi.
2. Periksa tegangan baterai
Mobil diesel umumnya ditenagai baterai 12 volt, sementara bus dan truk 24 volt. Tegangan listrik tersebut dicek menggunakan volt meter.
Bila alat tersebut tidak tersedia, alternatifnya yakni mengecek lewat dashboard mobil. Tegangan baterai dinilai aman bila indikator baterai tak menyala saat mobil dihidupkan.
3. Cek oli mobil
Cek kandungan dan konsistensi oli mobil sebelum dibeli. Berbeda dengan mobil bensin, oli mobil diesel umumnya berwarna hitam.
Untuk memeriksa kandungannya, gunakan stik oli. Oli yang buruk akan bercampur dengan serpihan dan kotoran. Sementara itu, oli dengan konsistensi yang baik terlihat encer dan tak pekat.
4. Lihat anomali pada knalpot
Berbeda dengan mobil diesel lama, mobil diesel modern dilengkapi diesel particulate filter (DPF) sehingga lebih ramah lingkungan. Jika knalpot mengeluarkan asap berwarna putih, berarti ada kebocoran oli di ruang pembakaran.
Baca juga: Kenali 5 Cara Mengetahui Odometer Mobil Reset atau Diputar
5. Cek radiator udara
Tak ketinggalan, periksa radiator udara saat mobil masih dingin dengan memeriksa air radiator. Jika mobil diesel terawat, air radiatornya berwarna merah atau hijau berkat water coolant. Sebaliknya, kondisi air yang keruh menandakan mobil jarang dirawat.
6. Cermati kaki-kaki mobil
Demi keselamatan dan kelancaran berkendara, sebaiknya pilih mobil dengan bagian bawah atau kolong yang kuat dan tidak rapuh. Selanjutnya, pastikan tidak ada rembesan oli pada shockbreaker.
Kamu juga bisa mengecek komponen ini dengan menekan bagian belakang mobil. Bila mobil bergoyang dan tidak segera kembali ke posisi awal, kemungkinan shockbreaker sudah lemah.
7. Hidupkan mobil
Bila tidak bisa test drive, lakukan tes starter mobil. Karena menggunakan busi pijar, mobil diesel mudah dinyalakan meski dalam keadaan dingin. Jika sulit hidup dalam sekali starter, kemungkinan terjadi masalah dengan komponen internalnya.
Cermati suara mesin ketika berhasil menyala. Mobil diesel dalam kondisi baik mengeluarkan suara padat dan bertenaga. Bila sistem pengapiannya rusak, suara terdengar kasar dan muncul ketukan.
Tips membeli mobil diesel bekas ini bisa kamu jadikan panduan untuk mendapatkan kendaraan sesuai kebutuhan dengan aman. Lakukan pengecekan secara menyeluruh untuk meminimalisir biaya perbaikan.
Baca juga: Musim Hujan, Rawat Cat Mobil dengan Coating
Demi kepastian, ibiders bisa menyewa jasa inspeksi mobil bekas Astra Car Valuation (ACV) untuk melakukan pengecekan komponen mobil dan kelengkapan dokumen kendaraan sebelum bertransaksi.
Kamu pun bisa menemukan beragam tipe mobil yang sudah diinspeksi di IBID - Balai Lelang Serasi. IBID juga didukung fitur unggulan Market Auction Price (MAP) yang memudahkanmu mengetahui besaran harga mobil yang kamu inginkan.
Tunggu apa lagi? Kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store. Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang




