
5 Tips Hindari Penipuan Lelang Mobil Bekas
Semakin banyaknya aktivitas lelang mobil, semakin banyak juga kasus-kasus penipuan lelang mobil dengan berbagai modus.
Dari berbagai modus yang digunakan, mengatasnamakan lelang mobil tepercaya jadi modus yang paling sering digunakan oleh para penipu ini.
Untuk itu. agar kamu tidak terjebak dalam skema penipuan ini, berikut beberapa tips dan cara menghindari penipuan lelang mobil.
1. Cari Tahu Penyelenggara atau Balai Lelangnya
Saat ini kamu bisa dengan mudah mengecek keaslian penyelenggara atau balai lelang melalui internet. Mulai dari media sosial, website, hingga testimoni di forum-forum.
Lewat media sosial Instagram misalnya, kamu bisa melihat dari sisi profile akun tersebut. Akun Instagram brand resmi biasanya memiliki warna, pola, dan desain yang konsisten.
Apabila postingan Instagram tersebut memiliki postingan yang konsisten. Kamu boleh mempercayakan balai lelang tersebut.
Baca juga : Lelang Toyota Avanza di IBID Mulai Dari Harga Dasar 70jutaan, Yuk Ikutan Lelangnya!
Kedua, cek bio. Di dalam bio akun Instagram biasanya terhubung dengan website dan media sosial lainnya.
Kamu juga bisa melakukan cross-check dengan cara mengunjungi websitenya. Apabila di dalamnya tercantum akun media sosial yang sama, sudah pasti balai lelang tersebut bisa dipercaya.
Contoh balai lelang tepercaya adalah Balai Lelang Serasi - IBID dengan nama akun Instagram resmi @ibid_balailelangserasi dan website https://www.ibid.astra.co.id/
Selain itu, kamu juga bisa mencari tahu alamat kantor atau pool penyelenggara balai lelang dan mengunjunginya. Apabila tidak sesuai, kamu harus berhati-hati, ya!
Baca juga : Gunakan AutoBid, Menang Lelang Makin Praktis dan Mudah
2. Teliti Unit yang Akan Dilelang, Jangan Tergiur Harga Murah!
Cara kedua adalah dengan mengenali unit yang akan dilelang oleh penyelenggara atau balai lelang.
Salah satu modus penipuan balai lelang yang umum dilakukan adalah menawarkan mobil bekas kondisi bagus dengan harga yang tidak seharusnya.
Baca juga : Lelang Daihatsu Sigra di IBID Mulai dari Rp 70 Jutaan, Ikuti Lelangnya Sekarang!
Misal, biasanya mobil Toyota Kijang Innova G 2.4 transmisi otomatis tahun 2016, harga mobil bekasnya dengan kondisi masih bagus, tidak ada lecet dan tidak bekas banjir dihargai paling tinggi sekitar Rp240 juta.
Dengan kondisi yang sama misalnya, para penipu akan menjual mobil bekas tersebut dengan harga yang jauh lebih murah. Bahkan hingga 70%. Semula yang dijual Rp240 juta, para penipu menjualnya dengan harga Rp100 jutaan.
Intinya, kamu jangan sampai tergiur dengan harga murah ya, pastikan kamu mengecek harga mobil bekas di pasaran.
Salah satu caranya, kamu bisa melihat harga jual mobil bekas di Market Auction Place (MAP) milik IBID. Di sana kamu akan mendapatkan kisaran harga jual mobil berdasarkan tipe, kondisi mobil, dan harga jual di pasaran.
Baca juga : Apa itu MAP? Bagaimana MAP Mengetahui Pasaran Harga Lelang Mobil Bekas?
Jangan takut, kamu juga bisa mengunjungi pool yang dimiliki balai lelang tersebut untuk melihat kondisi mobil yang akan dilelang secara langsung, karena itu sudah menjadi hak kamu sebagai peserta lelang.
3. Baca Informasi, Jadwal, dan Prosedur Lelang
Penyelenggara atau balai lelang resmi dan tepercaya pasti memiliki prosedur dan jadwal lelang yang jelas. Oleh karena itu pastikan kamu mencari tahu prosedur dan jadwal lelangnya.
Caranya, kamu bisa menghubungi kontak yang tertera pada informasi yang pertama kali kamu dapatkan.
Misalnya, kamu menemukan informasi lelang melalui Whatsapp, kamu bisa tanyakan pengirim informasi tersebut atau contact person yang tertera pada informasi tersebut.
Baca juga : Ajukan 5 Pertanyaan di Flash Auction IBID, Kini Tak Harus Beli NPL
Tanyakan mengenai jadwal lelang rutin yang dilakukan, unit apa saja yang dilelang pada jadwal tersebut, cara pendaftaran, prosedur pelelangan, dan uang jaminan.
Jika mereka memiliki prosedur lelang yang sesuai dengan ketentuan lelang pada umumnya terutama sesuai dengan apa yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), kamu boleh meyakini bahwa penyelenggara atau balai lelang itu tepercaya.
Sama seperti IBID yang merupakan bagian dari Astra Group dan berada di bawah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) sehingga proses pelelangannya dijamin aman.
4. Pastikan Metode Pembayarannya Aman
Cara selanjutnya untuk mengetahui apakah balai lelang mobil tersebut bebas dari penipuan adalah dengan cara cek metode pembayaran yang digunakan oleh tempat lelang tersebut.
Pertama, penyelenggara atau balai lelang resmi tidak pernah memiliki metode pembayaran Down Payment (DP) dalam jumlah besar.
Balai lelang resmi hanya meminta uang jaminan dengan membeli Nomor Peserta Lelang (NPL). Apabila kamu menang, uang jaminan tersebut menjadi pemotong dari biaya pelunasan. Namun apabila kamu kalah, uang jaminan tadi akan dikembalikan 100%.
Baca juga : Buat yang Belum Tahu, Inilah Beberapa Metode Lelang yang ada di IBID
Kedua, penyelenggara atau balai lelang mobil yang aman biasanya menggunakan rekening Virtual Account (VA) bukan rekening pribadi.
Alasannya, karena biasanya dalam pembuatan rekening VA, Bank akan meminta akta pendirian perusahaan, rekening giro perusahaan, dan NPWP perusahaan. Sehingga, apabila palsu pun, keberadaan bisa dilacak dengan mudah.
Kini, IBID memiliki berbagai virtual account, yaitu dari Bank Mandiri, Bank BCA, Bank BNI, Bank BRI, Bank Syariah Indonesia, Bank Sahabat Sampoerna (BSS), dan Permata Bank.
Pastikan kamu catat, tips-tips tadi agar terhindar dari jebakan penipuan lelang mobil bekas dan bisa mendapatkan mobil bekas pilihan dari penyelenggara atau balai lelang tepercaya, salah satunya IBID.
Simpel, untuk mengikuti lelang IBID, kamu cukup mendownload aplikasi IBID lewat Google Play Store dan Apple App Store gratis!
Ingin menang banyak di IBID? Cari informasi selengkapnya di sini: https://www.ibid.astra.co.id/




