
Tips Ikut Lelang Alphard Bekas, Wajib Lakukan 5 Hal Ini
Sebagai mobil MPV luxury yang mampu mengakomodasi segala kebutuhan mulai dari kendaraan keluarga pribadi hingga dinas, Alphard memang selalu diincar. Bahkan dalam kondisi bekas.
Namun membeli Alphard bekas juga perlu kejelian. Mobil yang sudah tiga generasi mengaspal di Indonesia ini memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan.
Selain harganya yang hampir menyentuh satu miliar, faktor kenyamanan dan keamanan juga perlu diperhatikan.
Supaya kamu tidak rugi, berikut beberapa tips sederhana ikutan lelang Alphard bekas.
1. Ketahui Perbedaan Alphard dari Generasi ke Generasi
Alphard sendiri kali pertama hadir di Indonesia pada tahun 2004 dengan membawa mesin 1MZ-FE berkapasitas 3.000 cc. Kemudian di tahun 2005 hadir dengan opsi kapasitas mesin 2.400 cc dengan kode 2AZ-FE.
Kemudian di tahun 2008 hingga 2014, Alphard memasuki generasi kedua dengan ubahan desain yang lebih dinamis dan sporty. Generasi ini, Alphard juga memiliki opsi mesin 3.500 cc.
Lalu pada tahun 2015, Toyota luncurkan Alphard generasi terbaru. Pada generasi ketiga, interior Alphard kini memiliki opsi warna hitam. Tidak lagi hanya mengandalkan warna beige yang cepat kotor.
Setiap generasi, mobil luxury MPV satu ini punya beberapa perbedaan. Misalnya, Alphard generasi pertama belum memiliki foot rest dan hanya ada opsi captain seat.
Sementara generasi kedua, memiliki dua opsi yaitu CBU impor dan produksi dalam negeri dengan opsi pilot seat.
Jadi, pastikan sebelum membeli mobil Alphard bekas, kamu sudah mengetahui perbedaan dari masing-masing generasi. Apa kelebihan yang dibawa dan juga spesifikasinya.
Baca juga: Tips Membeli Toyota Alphard Gen 1, Cek Bagian Penting Ini Ya!
2. Cari Tahu Part yang Sering Diganti dan Pahami Penyakit Alphard Bekas
Sama seperti mobil lain, Alphard bekas juga memiliki penyakit dan dari tiap generasi memiliki penyakit atau kekurangan yang sama.
Sebelum mengikuti lelang Alphard bekas, pastikan kamu juga mengetahui apa saja penyakit Alphard bekas dan bagian-bagian yang umum mengalami pergantian komponen.
Sebagai panduan, berikut beberapa penyakit Alphard yang wajib kamu cek sebelum lelang dimulai.
Bagian rack steer. Ciri-ciri yang umum adalah setir sulit digerakkan, bergetar saat dibelokkan, dan ada bunyi-bunyi yang cukup mengganggu ketika mobil bermanuver
Sliding door. Biasanya sliding door Alphard yang rusak sering terjadi pada generasi pertama dan kedua
AC mobil. Pada beberapa kasus terutama Alphard generasi pertama dan kedua, semburan AC sering kali overblow atau bahkan underblow
Bagian entertainment. Mulai dari speaker hingga head unit
Engine mounting dan transmission mounting sering kali bergetar saat dijalankan
Sunroof. Sulit dibuka-tutup atau macet
Selain hal-hal di atas, hal minor lainnya seperti interior kotor, panel kayu mulai pecah, hingga electric power seat yang bermasalah juga jadi penyakit yang kerap terjadi pada Alphard bekas.
Baca juga: Kaki-kaki Alphard Generasi Pertama Mengeluarkan Bunyi Menganggu? Ini Solusinya
3. Pastikan Surat-Surat Mobilnya!
Kebanyakan Alphard yang mengaspal di Indonesia merupakan mobil dinas yang dimiliki oleh perusahaan. Sehingga nama pemilik di BPKB atau STNK merupakan atas nama perusahaan.
Perlu diketahui, dokumen penting yang wajib dimiliki ketika kamu membeli mobil milik perusahaan atau sebuah instansi adalah adanya Surat Pelepasan Hak Kendaraan Bermotor.
Surat ini nantinya bisa digunakan pada saat proses balik nama. Selain itu, surat ini juga berfungsi sebagai bukti sah bahwa tidak ada sengketa atau gugatan terhadap mobil tersebut.
4. Cari Tahu Harga Pasaran Alphard Bekas
Hal wajib yang harus diperhatikan sebelum mengikuti lelang Alphard bekas adalah range harga dari masing-masing generasi.
Alphard bekas generasi pertama (2004-2008) saat ini dihargai sekitar Rp 135 hingga Rp 200 jutaan.
Sementara Alphard generasi kedua sekitar Rp 300 hingga Rp400 jutaan. Lalu Alphard generasi ketiga masih terbilang cukup mahal yaitu Rp 600 jutaan hingga Rp 1 miliar.
Fungsi mengetahui harga pasaran Alphard bekas sebelum lelang adalah sebagai rem agar tidak overbid ketika kamu melakukan penawaran.
Jika harga sudah jauh melampaui harga pasaran, kamu bisa setop dan lanjut ke lot lelang lainnya.
Baca juga: 5 Rekomendasi Mobil Irit BBM di Kelas Low MPV
5. Lelang Alphard Bekas di IBID - Balai Lelang Serasi
Terakhir, pastikan kamu mengikuti lelang Alphard bekas di IBID - Balai Lelang Serasi. Perusahaan balai lelang tepercaya dari Astra dan diawasi langsung oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.
Berbeda dengan balai lelang lainnya. Lelang di IBID bisa kamu lakukan di rumah langsung dari laptop atau smartphone karena seluruh proses lelang dilakukan secara online.
Kamu bisa mengikuti lelang di IBID langsung melalui website ibid.astra.co.id atau melalui aplikasi “IBID - Balai Lelang Astra” yang bisa di-download secara gratis di Google Play Store dan Apple App Store.
Bukan hanya itu, unit yang dilelang di IBID juga sudah melalui proses inspeksi secara profesional dan menyeluruh oleh Astra Car Valuation.
Yuk, ikut lelang Alphard bekas di IBID - Balai Lelang Serasi dan dapatkan berbagai keuntungannya!




