
5 Tips Jual Mobil Bekas Perusahaan, Dijamin Cepat Laku
Sebagai pengusaha yang memiliki kendaraan operasional baik itu mobil maupun motor, tentunya kamu perlu perhatikan usia pemakaian kendaraan tersebut yang setiap tahunnya semakin tua dan mengalami penurunan nilai fungsi, atau dalam dunia akuntansi dikenal sebagai penyusutan.
Apabila kondisi tersebut kamu biarkan, maka mobil perusahaan yang kamu gunakan akan jadi beban operasional perusahaanmu. Dengan hal tersebut, kamu terus mengeluarkan biaya untuk mobil operasional yang sejatinya sudah tidak memberikan manfaat.
Oleh karena itu, agar mobil perusahaan yang masa pakainya sudah habis tidak mengganggu keuangan bisnis, alangkah baiknya kamu jual mobil tersebut. Namun sebelum kamu jual mobil bekas perusahaan, ada beberapa hal yang wajib kamu perhatikan di antaranya adalah sebagai berikut.
Baca juga: Lebih Untung Mana Jual Mobil Bekas lewat Dealer Mobil atau Titip Lelang?
1. Pastikan Dokumen dan Surat-surat lainnya lengkap
Pertama, pastikan mobil perusahaan yang ingin kamu jual memiliki dokumen atau surat-surat kendaraan yang lengkap misalnya Surat Tkamu Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) dan Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB).
Bukan hanya itu, kamu juga perlu menyiapkan Surat Pelepasan Hak (SPH) yang harus diketahui dan ditandatangani oleh pihak-pihak yang ikut serta dalam menkamutangani surat kepemilikan kendaraan. Pastikan pihak-pihak yang terlibat dalam pengesahan kepemilikan mobil perusahaan ikut mengetahui dan menkamutangani SPH.
Di samping itu, apabila kamu rutin melakukan servis mobil, jangan ragu untuk menunjukkan riwayat servis mobil perusahaan. Hal ini penting, karena mobil operasional perusahaan dikenal lebih “lelah” dibanding mobil pribadi sehingga penting bagi kamu untuk menyertakan dokumen riwayat servis untuk menambah nilai jual.
Baca juga: Begini Cara Hitung Pajak Mobil dan Motor serta Tarif Progresif Terbaru!
2. Pastikan Mobil Masih Layak Dikendarai
Sebelum kamu menjual mobil operasional bisnis, pastikan kamu sudah melakukan servis agar mobil layak dikendarai. Hal yang paling murah dan sederhana adalah dengan mengganti komponen fast moving mobil di antaranya kampas rem, oli transmisi, oli mesin, filter oli, filter udara, dan juga busi.
3. Cari Tahu Waktu yang Tepat untuk Menjual Mobil
Menjual mobil perusahaan juga membutuhkan waktu yang tepat. Umumnya, waktu yang tepat untuk menjual mobil operasional bisnis adalah ketika memasuki usia 5 tahun. Di waktu itu lah jadi saat yang tepat buat kamu untuk menjual mobil operasional bisnis.
Apabila melewati masa itu, biasanya harga jual mobil bekas bisa jauh berbeda dari harga beli dan sangat dipengaruhi dengan beberapa faktor misalnya kilometer, performa mesin, bahkan merek, tipe, dan tahun produksi.
4. Jual dalam Jumlah Besar
Tips selanjutnya agar kamu bisa jual mobil bekas dengan cepat adalah dengan menjualnya dalam jumlah besar atau fleet. Dengan menjual mobil dalam jumlah besar, lebih besar kemungkinan mobil kamu dibeli. Bahkan untuk beberapa kasus, mobil kamu akan dibeli secara borongan oleh pebisnis lain.
Sebagai catatan, ketika kamu menjual mobil bekas perusahaan pastikan kamu memisahkan mobil dinas direksi dan mobil operasional. Biasanya mobil dinas direksi akan dihargai lebih mahal dibanding mobil operasional.
Hal tersebut dikarenakan mobil dinas direksi biasanya merupakan merek mobil kelas atas dengan tipe tertinggi. Selain itu, dari sisi kilometer, mobil dinas direksi biasanya jauh lebih kecil dibanding mobil operasional bisnis.
Baca juga: 10 Cara Jual Mobil secara Online, Dijamin Cepat laku
5. Jual Mobil dengan Ikut Titip Lelang
Terakhir, ada cara lebih baik agar mobil operasional perusahaan kamu lebih cepat laku yaitu dengan mengikuti titip lelang di balai lelang otomotif. Alasannya, balai lelang biasanya menerima penitipan lelang mobil dalam jumlah besar.
Selain itu, balai lelang juga menyediakan lahan parkir. Tentu ini jadi solusi buat kamu yang lekas ingin membeli aset perusahaan baru dan tidak ingin parkiran mobil perusahaanmu diisi dengan aset lama.
Lalu, balai lelang mobil juga menerima berbagai macam kondisi mobil. Mulai dari dalam kondisi ringsek maupun masih dalam kondisi mulu.
IBID, salah satu perusahaan balai lelang di Jakarta bisa jadi pilihan tepat bagi kamu yang ingin melakukan titip lelang. Perusahaan balai lelang yang saat ini tersebar di 10 kota mulai dari Medan, Jakarta, Surabaya, hingga Makassar ini sudah mendapatkan izin Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).
Salah satu keunggulan IBID sebagai balai lelang adalah adanya fasilitas inspeksi mobil yang dilakukan secara profesional dan transparan oleh Astra Car Valuation.
Baca juga: Perbedaan Balai Lelang Swasta dan Pemerintah
Keuntungan lainnya adalah IBID memiliki berbagai macam metode lelang yaitu live auction, timed auction, dan flash auction. Metode live auction sendiri adalah metode lelang dimana mobil kamu akan dilelang sesuai jadwal yang ditentukan oleh IBID.
Sementara timed auction merupakan metode dengan durasi lelang yang lebih lama yang biasanya dilakukan lebih dari satu hari. Kesempatan mobil bekas terjual pun jauh lebih besar.
Terakhir, flash auction. Metode lelang satu ini memungkinkan kamu menjual unit mobil secara eksklusif. Peserta lelang pun bisa melihat secara langsung detail kendaraan melalui aplikasi melalui siarang langsung atau live streaming.
Apabila tertarik untuk mengikuti titip lelang, kamu bisa download aplikasi IBID secara gratis di Google Play Store dan Apple App Store.




