
7 Tips Jual Motor Bekas Tanpa Banting Harga
Sebelum membeli motor baru, ingatan pertama yang biasanya terlintas adalah menjual motor bekas. Selain untuk menghindari pajak progresif, menjual motor lama juga dilakukan untuk menambah dana pembelian motor baru.
Meski begitu, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan ketika ingin menjual motor bekas agar mendapatkan kepercayaan dari calon pembeli, cepat laku, dan tentunya mendapatkan harga jual yang optimal.
Untuk itu, Kali ini IBID - Balai Lelang Serasi akan membagikan beberapa tips jual motor bekas agar kamu bisa mendapatkan keuntungan maksimal.
1. Kumpulkan Dokumen-dokumen Penting!
Tips jual motor bekas pertama adalah memastikan bahwa dokumen-dokumen kendaraan bermotor sudah terkumpul dan lengkap. Mulai dari STNK, BPKB, dan faktur jika ada.
Pastikan juga STNK motor kamu masih aktif setidaknya dalam waktu 3 bulan. Selain itu, kamu juga harus membayar tunggakan-tunggakan pajak motor yang akan kamu jual. Jangan sampai pembeli yang menanggung tunggakan pajak kendaraan.
Tips lainnya agar kamu bisa mendapatkan harga jual yang maksimal, kamu perlu menyiapkan buku service record. Dengan catatan servis, kamu bisa meyakinkan calon pembeli bahwa motormu selalu dirawat dengan baik.
Baca juga: 7 Motor Matic Paling Irit di Tahun 2022, Pilihan Tepat saat BBM Naik
2. Servis dan Periksa Komponen Motor yang Perlu Diganti
Langkah kedua ketika kamu ingin menjual motor bekas adalah melakukan servis motor terlebih dahulu. Periksa komponen-komponen yang perlu diganti. Mulai dari oli, ban motor, busi, kampas rem, atau mengganti komponen yang mudah dilihat oleh kasat mata. Misalnya lampu dan bodi.
Namun perlu diingat, pastikan kamu menggunakan komponen sesuai standar motor tersebut. Selain itu, pastikan juga komponen yang diganti adalah komponen OEM atau original pabrikan.
Selain itu melakukan servis dan penggantian komponen motor yang rusak bukan bertujuan untuk memaksimalkan harga, namun membuat pembeli yang tadinya ragu melakukan konversi atau pembelian.
3. Beri Nilai Jual Lebih kepada Konsumen
Memberikan nilai jual lebih kepada konsumen bisa membuat motor kamu bisa laku terjual bahkan dengan harga optimal. Salah satunya adalah dengan mencuci motor bekas yang kamu akan jual seperti motor baru. Kamu juga bisa memberikan compliment seperti menjual motor bekas dengan memberikan bonus pembelian. Misalnya oli.
Selain compliment dan pre-treatment, kamu juga bisa memberikan layanan lainnya yang tidak kalah penting salah satunya adalah layanan test ride agar konsumen bisa mencoba langsung motor yang kamu jual.
Baca juga: 5 Tips Sebelum Membeli Motor Listrik agar Tidak Rugi!
4. Perhatikan Hal ini Apabila Kamu Ingin Test Ride
Banyaknya kasus penipuan berkedok test ride sering kali menimpa penjual motor bekas. Untuk itu kamu harus memperhatikan beberapa hal ketika menyediakan layanan test ride kepada konsumen.
Pertama, pastikan kamu jangan memberikan STNK dan BPKB sebelum menemui kata deal. Hindari juga untuk meletakkan STNK dan BPKB di dalam jok motor.
Kedua, gunakan tempat netral untuk melakukan test ride. Tempat netral yang dimaksud adalah lokasi dimana baik kamu sebagai penjual maupun pembeli sama-sama di titik tengah yang jauh dari wilayah masing-masing.
Ketiga, pastikan kamu tidak datang sendiri. Hal ini untuk menghindari penipuan yang dilakukan oleh calon pembeli. Selain itu, ketika calon pembeli meminta test ride, pastikan kamu juga ikut membonceng di belakang.
Keempat, minta calon pembeli untuk menunjukkan identitasnya seperti KTP, SIM, atau NPWP. Jadi, apabila ada hal yang tidak diinginkan terjadi, kamu sudah mengantongi identitas calon pembeli.
5. Tips Jitu Jual Motor Bekas: Jujur!
Ketika ingin menjual motor lamamu, memberikan informasi selengkap-lengkapnya secara jujur terkait kondisi motor adalah bagian terpenting agar motor yang kamu jual bisa cepat laku.
Berikan informasi terkait kekurangan atau pengalaman yang telah dialami oleh motor tersebut. Misalnya, kapan kali terakhir ganti oli, tunjukkan bagian mengalami lecet, hingga kondisi keausan ban.
Bicara jujur terkait kondisi motormu tidak akan mengurangi minat konsumen untuk membeli. Justru sebaliknya, kamu bisa mengubah indecisive buyer atau calon pembeli yang masih ragu menjadi pembeli sungguhan.
Tips berkata jujur terkait motor bekas yang ingin kamu jual adalah dengan menggunakan teknik komunikasi sandwich dimana kamu menyampaikan hal baik di awal, hal buruk di tengah, dan kembali mengatakan hal baik di akhir.
Contoh, Jual Honda Scoopy tahun 2017 KM 50.000, rutin servis, minus lecet di bagian cover knalpot, body samping, dan bagian cover depan, belum pernah turun mesin, komponen original.
6. Pastikan Timing Jual Motor Bekas
Menjual motor bekas pun butuh timing. Ada masa-masa dimana kamu bisa mendapatkan pembeli potensial. Melansir Instructables, hindari jual sepeda motor ketika musim hujan karena orang cenderung enggan menggunakan sepeda motor. Sementara waktu yang tepat untuk menjual motor adalah pasca-lebaran,
Selain timing, kamu juga perlu mengetahui siapa pembeli yang sesuai dengan jenis dan kondisi motor bekas yang kamu jual.
Misalnya, apabila ingin menjual motor bebek bekas keluaran lama. kamu bisa menawarkannya ke pemilik toko bangunan dan toko kelontong terdekat. Sementara apabila kamu ingin menjual motor matic bekas keluaran tahun 2010-an, kamu bisa menjualnya ke kanal yang lebih luas. Marketplace misalnya.
Baca juga: Apa Perbedaan Motor 2 Tak dan 4 Tak? Temukan Jawabannya di Sini!
7. Jual Motor Bekas dengan Titip Lelang
Apabila kamu tidak memiliki waktu untuk mencuci motor, melakukan servis, atau memberikan layanan test ride, balai lelang bisa jadi tempat yang tepat untuk menjual motor bekas kamu salah satunya di IBID - Balai Lelang Serasi.
Melalui balai lelang, kamu bisa menjual motor kamu dalam kondisi apa adanya dengan harga optimal. Apalagi jika motor kamu bisa menarik banyak penawar.
Memiliki transaksi aktif hingga puluhan unit setiap bulannya dan berada dalam pengawasan langsung Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), IBID - Balai Lelang Serasi bisa menjadi tempat terbaik untuk menjual motor bekas kamu dengan cara lelang.
Apabila tertarik, kamu bisa mendaftarkan motor bekas kamu yang akan dilelang di website atau aplikasi IBID yang bisa kamu download di Google Play Store dan Apple App Store secara gratis.




