
Mau Ikutan Lelang Fortuner Bekas? Perhatikan 5 Hal Ini!
Saat ini banyak balai lelang yang menjual Toyota Fortuner bekas. Salah satunya adalah IBID - Balai Lelang Serasi. Baik Fortuner generasi pertama maupun kedua.
Mobil yang sudah mengaspal sejak tahun 2004 ini memang jadi salah satu mobil high SUV yang cukup laku di Indonesia. Selain memiliki tampang yang sangar, Fortuner juga memberikan kesan mewah dan mahal.
Tidak heran, jika mobil ini sering dipandang sebagai simbol pencapaian dan digunakan sebagai kendaraan dinas oleh orang-orang yang memiliki jabatan tinggi.
Nah, bagi kamu yang tertarik meminang Toyota Fortuner bekas dengan cara lelang. Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan agar tidak menyesal nantinya!
Baca juga: Pilihan Mobil SUV Bekas dibawah Rp 300 Juta di IBID
Hal yang Harus Diperhatikan sebelum Beli Fortuner Bekas melalui Lelang
Toyota Fortuner adalah mobil kelas high SUV yang saat ini sudah melewati dua generasi dan segera memasuki generasi ketiga dalam waktu dekat dengan empat kali facelift di generasi pertama dan sekali facelift di generasi kedua.
Meski memiliki perjalanan panjang dan terjamin layanan purna jualnya, beberapa hal berikut ini harus kamu perhatikan sebelum mengikuti lelang Fortuner bekas.
1. Pilih Diesel atau Bensin?
Sebagai mobil SUV gambot, Toyota memberikan dua pilihan mesin yaitu diesel dan bensin sesuai dengan gaya berkendara.
Toyota Fortuner diesel sendiri berbekal mesin 1GD-FTV 4 silinder dengan teknologi common rail) dan Fortuner bensin juga mengusung mesin Mesin 2TR-FE 4 silinder dengan teknologi VVT-i.
Toyota Fortuner bensin hanya memiliki satu penggerak roda (4x2) yaitu roda belakang. Sedangkan Toyota Fortuner diesel memiliki opsi 4WD (4x4).
Dengan kata lain, Fortuner diesel memiliki kemampuan melibas segala medan dengan lebih baik. Hal ini juga didukung dengan torsi yang lebih baik dibanding Fortuner bensin.
Selain itu dari segi kehematan bahan bakar, baik Fortuner generasi pertama dan generasi kedua, versi diesel lebih irit dibanding versi bensin.
Baca juga: Kelebihan Toyota Fortuner GR Sport
Fortuner bensin generasi pertama, untuk rute kombinasi dalam kota rata-rata menghabiskan 6 - 7 Km/liter. Sementara melalui rute tol dengan kecepatan konstan sekitar 80 kpj mendapatkan hasil sekitar 10 - 11 km/liter.
Sementara untuk versi dieselnya jauh lebih irit yaitu sekitar 8 - 9 km/liter untuk rute kombinasi dan 12 - 14 km/liter untuk rute tol kecepatan konstan.
Pada akhir generasi pertama hingga generasi kedua, baik mesin diesel dan bensin memiliki peningkatan dalam hal konsumsi BBM. Mesin bensin sudah dilengkapi teknologi Dual VVT-i sehingga memiliki konsumsi BBM yang lebih baik dan tidak terlalu boros,
Sedangkan Fortuner Diesel pada generasi tersebut sudah dilengkapi teknologi Variable Nozzle Turbo (VNT) sehingga memiliki konsumsi BBM yang juga lebih baik.
2. Perhatikan Bagian Kaki-Kaki
Tips selanjutnya sebelum meminang Fortuner bekas adalah dengan memeriksa bagian kaki-kaki terutama pada bagian ban. Periksa apakah ban sudah pernah diganti atau belum.
Misal, kilometer masih rendah namun ban sudah pernah diganti, besar kemungkinan mobil tersebut pernah mengalami kecelakaan. Cara mengetahui ban sudah pernah diganti adalah dengan melihat merek ban bawaan dan juga tahun produksinya.
Selain itu periksa juga bagian support shockbreaker apakah sudah getas atau belum, periksa juga pada bagian shockbreaker dengan cara memeriksa bagian boot rubber yang ada di balik per shockbreaker, periksa apakah terdapat kebocoran atau tidak.
Periksa juga bagian bushing tiap arm roda. Bagaimana kondisinya, apakah masih keras atau sudah empuk dan getas.
Khusus untuk 4x4 kamu juga bisa periksa bagian driveline yang ada di bagian kolong. Apakah terdapat karat dan oblak? Jika ya, kamu patut curiga bahwa mobil tersebut pernah mengalami benturan.
Baca juga: Tertarik Beli Mobil 4x4 Bekas? Simak Tips Berikut Sebelum Membelinya
3. Periksa Bagian Eksterior
Eksterior adalah bagian yang pantang kamu lewatkan sebelum membeli mobil bekas terutama untuk kelas high SUV seperti Fortuner. Ada beberapa poin yang harus kamu perhatikan di antaranya sebagai berikut:
Periksa bagian sela-sela di antara body part mobil. Pastikan sela-sela tersebut masih rapat. Apabila mobil sudah mengalami benturan keras, terdapat celah yang besar dan posisi antar body part yang sudah tidak lagi simetris.
Warna cat antara body part berbeda. Hal ini mengindikasikan bahwa mobil pernah mengalami repaint. Misal Fortuner berwarna putih. Apabila mobil tersebut sudah digunakan 2 - 3 tahun, warna mobil biasanya sudah kekuningan. Sementara warna cat baru lebih putih.
Ketuk beberapa bagian body. Apabila masih ngaleng atau nyaring ketika diketuk, mobil tersebut belum melewati proses dempul.
Buka bagian kap mesin, periksa bagian bautnya. Apabila terdapat bekas karat, baret, atau cat yang mengelupas pada baut, berarti komponen tersebut pernah diganti.
Masih di bagian kap mesin, periksa bagian cat rangkanya. Apabila terdapat las-lasan yang tidak rapi dan cat-nya terasa kasar, hampir bisa dipastikan mobil tersebut pernah mengalami benturan keras dan sudah melewati proses reparasi.
4. Sebelum Lelang Fortuner Diadakan, Ikut Open House
Berbeda dengan beli mobil bekas di dealer, di balai lelang kamu tidak bisa melakukan test drive. Kamu hanya diperbolehkan untuk memeriksa langsung saat open house.
Ya, di balai lelang, kamu diperbolehkan untuk memeriksa langsung kondisi mobil saat open house yang umumnya berlangsung beberapa hari sebelum lelang dimulai.
Saat open house ini, ini kesempatan kamu untuk mengecek dan meng-inspeksi kondisi mobil. Mulai dari respon mesin, AC, dan juga transmisi.
Misal pada bagian mesin, apakah logo check engine menyala saat mesin dimatikan? Apakah respon mesin lambat saat dinyalakan?
Kemudian, apakah ketika mesin dimatikan visco fan tetap berputar? Jika ya, berarti mobil tersebut pernah mengalami overheat.
Baca juga: Catat, Ketahui Ciri-ciri dan Penyebab Mobil akan Terbakar!
Mesin Fortuner diesel misalnya, apakah ketika dinyalakan getaran pada mesin begitu keras dan mengeluarkan asap putih tebal atau berwarna biru pekat?
Kemudian kamu bisa juga cek bagian transmisinya, apakah terdapat bunyi jedug ketika transmisi dipindah atau tidak dan masih banyak lagi yang bisa kamu periksa.
Namun tenang, di balai lelang biasanya mobil-mobil yang akan dilelang sudah melewati proses inspeksi. IBID - Balai Lelang Serasi misalnya. Seluruh mobil sudah diinspeksi oleh Astra Car Valuation.
Bagian-bagian utama seperti eksterior, interior, rangka, dan mesin masing-masing dilabeli dengan grade sesuai dengan kondisi pasca-inspeksi.
Kamu bisa melihat laporan inspeksi dan kondisi grade-nya pada masing-masing mobil. Biasanya ditempel pada bagian kaca mobil.
5. Pilih Balai Lelang Fortuner Bekas Terpercaya
Tips terakhir ketika kamu ingin membeli mobil Fortuner bekas melalui lelang adalah dengan memilih balai lelang tepercaya salah satunya adalah IBID - Balai Lelang Serasi.
IBID - Balai Lelang Serasi adalah perusahaan balai lelang yang berjalan di bawah Astra Group. Selain itu, dalam pelaksanaannya IBID - Balai Lelang Serasi diawasi langsung oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).
Selain itu, IBID juga sudah bekerjasama dengan berbagai perusahaan perbankan, pembiayaan, logistik, dan transportasi sebagai bagian sourcing atau penyuplai kendaraan bekas yang dilelang.
Selain itu, semua proses lelang sepenuhnya dilakukan secara online melalui website IBID (ibid.astra.co.id) dan aplikasi IBID - Balai Lelang Astra yang bisa kamu download secara gratis di Google Play Store dan Apple App Store.
Melalui website dan aplikasi, kamu bisa melihat objek dan jadwal lelang sekaligus melakukan penawaran lelang. Mudah bukan?
Yuk, tunggu apalagi. Cari mobil Fortuner bekas yang dilelang mulai dari Rp 200 jutaan di IBID - Balai Lelang Serasi!




