
6 Tips Membeli Mobil Pickup Bekas yang Aman
Sebagai transportasi niaga, mobil pickup bekas masih jadi pilihan utama di kalangan masyarakat Indonesia. Selain bisa mengangkut banyak muatan dan fleksibel, tentu membeli mobil bak bekas seperti ini juga mampu menekan bujet bisnis.
Meski begitu, membeli mobil bak atau pickup bekas tidak bisa sembarangan. Kamu perlu memperhatikan beberapa hal agar mobil pickup bekas yang kamu beli bisa memiliki umur panjang dan tentu bisa menjalankan fungsinya dengan baik.
Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Mobil Pickup Bekas
Tidak hanya merek, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan ketika ingin membeli mobil pickup bekas yaitu di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Sesuaikan Torsi dan Tenaga Mobil Pickup dengan Kebutuhan
Ada dua hal penting pertama yang harus kamu perhatikan sebelum membeli mobil pickup bekas yaitu medan dan juga intensitas angkut barang.
Salah satu yang membuat mobil pickup mampu melaju di berbagai medan dengan muatan banyak adalah tenaga dan torsi. Semakin besar torsi dan tenaganya maka laju mobil semakin tidak terganggu meski membawa beban berat.
Apabila kamu ingin membeli mobil pickup bekas dengan kebutuhan perkotaan dengan beban tidak begitu berat. Kamu bisa menggunakan mobil pickup dengan tenaga yang tidak begitu besar.
Sementara untuk kebutuhan antar kota dengan medan terjal dan terbiasa membawa beban berat, kamu bisa memilih mobil pickup dengan tenaga dan torsi maksimal yang lebih besar dengan bahan bakar diesel.
Selain lebih efisien dalam bahan bakar, bahan bakar diesel juga mampu meluapkan tenaga besar di putaran bawah.
Baca juga: Tertarik Beli Mobil 4x4 Bekas? Simak Tips Berikut Sebelum Membelinya
2. Periksa Bagian Ruang Mesin
Tips selanjutnya ketika kamu ingin membeli mobil pickup bekas adalah memeriksa bagian mesin. Letak ruang mesin pada kebanyakan mobil pickup adalah di bagian bawah kursi penumpang.
Cara sederhana untuk memeriksa mesin mobil adalah dengan menyalakan mobilnya. Jika terdapat getaran yang cukup mengganggu atau bahkan ketika kamu menaruh benda kecil di atas mesin, benda tersebut terlempar, kamu bisa mencari mobil pickup lain.
Periksa juga bagian kipas radiatornya. Apabila ketika kamu mematikan mesin setelah memanaskannya dan kipas masih berjalan selama beberapa detik, itu berarti mobil tersebut pernah mengalami overheat.
Meski begitu, ini bisa saja dipengaruhi oleh banyak hal. Untuk itu, ketika kamu ingin membeli mobil pickup bekas, pastikan kamu menyewa jasa inspeksi mobil.
3. Lihat pada Bagian Bak Mobil
Sejatinya, apabila pada bagian bodi bak terdapat karat, lecet, atau cat terkelupas itu bukan menjadi masalah. Namun yang jadi masalah adalah pada bagian engsel-engselnya.
Pastikan kamu memeriksa bagian engsel bak, apakah ada keropos dan karat atau tidak. Selain itu pada bagian pengunci apakah dapat mengunci dengan baik masing-masing engsel atau tidak.
Tips lainnya, pastikan kamu membeli mobil pickup bekas dengan kondisi bodi apa adanya, jangan yang sudah didempul. Alasannya, dempulan pada bodi bisa membuat laju mobil menjadi kaku dan biasanya jadi lebih berat apalagi ketika bermanuver.
Tips lainnya tentang bak mobil adalah memilih sesuai dengan kebutuhan. Mobil pickup memiliki dua jenis bak yaitu standar dan flatbed. Bak standar biasanya terdapat dudukan di samping kanan dan kiri. Sementara flatbed tidak ada, sehingga seluruh bagian dinding bak bisa dibuka.
Baca juga: Sistem Suspensi Mobil jadi Keras? 5 Hal ini Bisa Jadi Penyebabnya
4. Periksa Sasis Mobil
Selain mesin, sasis mobil pickup jadi bagian yang tidak boleh dilewatkan untuk diperiksa. Meski sulit diperiksa, kamu bisa melihat dengan kasat mata kondisi sasis mobil yaitu dengan melihat posisi mobil dari depan atau belakang.
Biasanya indikasi yang terlihat adalah kemiringan ketika dilihat dari depan mobil. Periksa juga bagian kolong, apabila terdapat karat, bengkok dan sasis mulai keropos, sebaiknya hindari mobil pickup tersebut untuk dibeli.
5. Cek Bagian Suspensi Mobil
Mobil bak atau pickup biasanya menggunakan suspensi tipe per daun pada bagian bak yang mampu menahan beban lebih baik dibanding per keong. Sementara pada bagian depan, biasanya menggunakan per keong.
Untuk memeriksa bagian suspensi bak, kamu bisa melihat bagian anting per atau pegangan daun serta bagian shockbreaker. Sementara untuk bagian per depan, kamu bisa melihat apakah ada kebocoran atau rembesan cairan atau tidak. Jika ada sebaiknya ganti suspensi tersebut.
6. Periksa Kelengkapan Dokumen Mobil
Terakhir yang tidak kalah penting adalah meminta kelengkapan dokumen pada penjual mobil terutama kartu kir uji kelayakan mobil. Seperti yang kamu tahu, mobil niaga termasuk mobil pickup wajib memenuhi uji kir.
Selain kartu uji kir, tidak lupa juga untuk memeriksa STNK dan BPKB. Pastikan BPKB yang dimiliki bukanlah BPKB sementara. Selain itu pastikan juga tidak ada tunggakan pajak yang ada pada STNK mobil pickup yang mau kamu beli.
Baca juga: 6 Mobil Pick Up yang Cocok untuk Angkut Hewan Ternak!
Nah, itu dia beberapa tips sebelum kamu membeli mobil pickup bekas. Memang, membeli mobil pickup bekas tidak serumit membeli mobil kendaraan penumpang.
Namun meski begitu, agar mobil pickup yang kamu inginkan sebagai kendaraan operasional, tidak ada salahnya kamu memeriksa bagian-bagian penting pada mobil tersebut.
Selain poin-poin di atas tadi, salah satu hal penting yang tentunya harus kamu perhatikan ketika ingin membeli mobil pickup bekas adalah sesuaikan dengan bujet atau jika beruntung kamu bisa mendapatkannya dengan harga murah melalui balai lelang.
IBID - Balai Lelang Serasi, salah satu perusahaan lelang yang ada di Indonesia menyediakan berbagai jenis kendaraan termasuk mobil pickup. Di sana, kamu bisa mendapatkan mobil pickup bekas terbaik untuk kegiatan bisnismu di antaranya Gran Max, Carry, hingga Mitsubishi L300.
Untuk memeriksa unit dan jadwal lelang mobil, kamu bisa mengecek website IBID atau dengan cara download aplikasi IBID secara gratis di Google Play Store dan Apple App Store.
Kamu juga bisa cek event, promo, lelang eksklusif, dan informasi lainnya tentang lelang di media sosial Instagram di @ibid_balailelangserasi dan Tiktok di @ibid_balailelangserasi.




