
5 Cara Belajar Naik Motor Bagi yang Tidak Bisa Bersepeda, Cobain!
Selain moda transportasi umum, motor menjadi alat transportasi yang diminati untuk mobilisasi. Sayangnya tak sedikit yang masih kesulitan mengendarai motor. Bila ibiders salah satunya, IBID - Balai Lelang Serasi telah menyiapkan cara belajar naik motor yang bisa kamu coba.
Apapun jenis motornya, kendaraan roda dua ini efektif untuk menembus kemacetan di perkotaan. Di samping itu, kemudahan dalam perawatan serta harga yang lebih terjangkau menjadikan motor laku di pasaran.
Saat ini, mengendarai motor memang seperti sebuah kewajiban. Selain memudahkan mobilisasi, keahlian ini juga dibutuhkan dalam beberapa profesi. Nah bila kamu tertarik belajar mengendarai motor, simak artikel berikut hingga tuntas.
Baca juga: Rekomendasi Motor Matic Irit Bensin
Hal yang perlu dipersiapkan untuk belajar naik motor
Meski terlihat mudah, belajar naik motor membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Selain itu, kamu juga perlu memperhatikan beberapa hal, seperti
Pilih lokasi yang lengang, misalnya lapangan terbuka atau jalan yang sepi
Ajak keluarga tau teman untuk mendampingimu belajar naik motor
Kenakan helm demi keselamatan
Bila perlu, siapkan knee pads untuk mencegah luka-luka saat terjatuh.
Baca juga: 5 Sepeda Motor yang Cocok untuk Wanita dan Tips Memilihnya
Cara belajar naik motor
Jika sudah menyiapkan hal-hal di atas tadi, saatnya kamu mengikuti cara belajar naik motor berikut ini.
1. Gunakan motor berbobot ringan
Cara belajar naik motor yang utama adalah memilih motor dengan bobot ringan. Ada beberapa alasan kenapa motor dengan bobot ringan cocok sebagai motor pertama untuk latihan.
Pertama, motor jenis ini umumnya memiliki kubikasi mesin yang lebih kecil, yaitu sekitar 110cc. Dimana salah satu keuntungannya adalah tarikan di putaran bawah tidak terlalu responsif. Sehingga ketika digas secara penuh tidak terlalu lompat.
Kedua, karena bobotnya yang ringan tentu ini akan memudahkan kamu ketika berlatih keseimbangan dan kontrol stang. Dimensinya yang kecil juga memudahkan kakimu untuk menapak.
2. Belajar duduk dan menapak bergantian
Selanjutnya, cobalah belajar duduk dan menapak bergantian. Caranya, pegang stang dengan kedua tangan dan belajar duduk di atas sepeda motor dengan kaki satu menginjak step dan kaki lainnya menapaki tanah.
Lakukan hal ini berulang-ulang secara bergantian antara kaki kanan dan kiri sampai kamu bisa mendapatkan keseimbangan.
Apabila kamu bisa menahan bobot bodi motor hanya dengan mendudukinya dengan kaki satu berada di step dan yang lainnya menapaki tanah tanpa perlu memegang stang, kamu sudah bisa dianggap bisa mengontrol motor dengan seimbang.
3. Kontrol motor dengan mendorongnya
Bila bisa menyeimbangi badan motor, cara belajar naik motor selanjutnya adalah mengontrol stang motor dengan cara membelokkannya ke kanan dan ke kiri. Pada tahap ini, hindari meletakkan tangan pada ujung stang karena genggamanmu mudah terlepas jika bertemu guncangan atau serangan panik.
Kemudian, dorong motor sambil belokkan stang pada posisi duduk. Lakukan ini secara berulang sampai kamu benar-benar nyaman untuk mengontrolnya.
4. Kontrol motor dengan cara stop & go
Jika sudah percaya diri, saatnya kamu mencoba mengendarai motor dengan membuka gas secara perlahan dengan metode stop and go. Langkanya, gas hingga motor melaju secara perlahan selagi mengeremnya secara perlahan.
Lakukan hal ini berulang kali hingga jarak tempuh yang kamu capai lebih jauh dibanding percobaan sebelumnya. Agar cara belajar naik motor ini berhasil, terapkan empat langkah berikut.
Gas dengan kedua kaki menapak tanah.
Gas dengan satu kaki menapak step
Naikkan kedua kaki di atas step.
Tekan gas sambil membelokkan stang motor secara perlahan. Untuk mengawalinya, turunkan kedua kaki bila perlu.
5. Rasakan bukaan gas
Jika kamu sudah mengontrol motor dengan baik, cara belajar naik motor yang terakhir adalah berlatih merasakan bukaan gas.
Di awal, mungkin kamu kaget dengan respon gas putaran bawah. Tidak sedikit orang yang baru belajar sepeda motor memiliki kebiasaan menekan gas terlalu dalam. Tentu hal ini cukup berbahaya bila dilakukan di jalan.
Cara melatihnya adalah dengan menekan gas secara bertahap dan melihat cluster speedometer motor. Pastikan kamu menjaga speedometer tetap pada angkanya yaitu 30-40 km/jam.
Jika dirasa sudah melewati angka tersebut, turunkan kembali gas secara perlahan namun jangan sampai ke angka nol dan jaga angka berada di 20 km/jam.
Lakukan hal tersebut berulang kali. Jika dirasa kamu sudah bisa merasakan bukaan gas. Kamu bisa menaikkan angkanya di jalanan terbuka dengan kecepatan 40-50 km/jam.
Itulah cara belajar naik motor yang bisa dicoba jika kamu tidak bisa bersepeda. Untuk belajar sepeda motor, kamu bisa menggunakan motor bekas.
Salah satu tempat terbaik untuk mencari motor bekas adalah di IBID - Balai Lelang Serasi. IBID menyediakan motor bekas yang dilelang dimulai di harga Rp4 jutaan!
Penasaran sama unit motor bekas yang dilelang di IBID? Kunjungi www.ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store. Cek juga Instagram IBID di @ibid_balailelangserasi.
Baca juga: 5 Kebiasaan Buruk yang Sering Diabaikan Pengendara Motor Matic




