
Jelang HUT Ke-79 RI, Kenali 3 Mobil Klasik di Gedung Joang 45
Dari segi otomotif, nuansa kemerdekaan Indonesia melekat di Gedung Joang 45 atau yang akrab dikenal Museum Joang 45.
Tiga mobil klasik warisan dari pendiri negeri terparkir di tempat ini. Sebut saja mobil dinas peninggalan Presiden dan Wakil Presiden pertama Indonesia, Soekarno dan Mohammad Hatta
Sebagai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Indonesia yang jatuh dalam hitungan hari, ibiders bisa mengunjungi museum di kawasan Menteng, Jakarta Pusat ini.
Baca juga: Melihat Lebih Dekat Chrysler Windsor Limo, Mobil Dinas Soekarno Selain Buick-8
1. Rep 1
Salah satu ‘benda pusaka’ di Museum Joang 45 yaitu Rep 1, mobil dinas kepresidenan pertama Indonesia. Sedan hitam Buick ini diluncurkan General Motors, Amerika Serikat tahun 1939.
Meski telah lama mendiami Museum Joang sejak 16 Mei 1979, mobil ini menyimpan cerita menarik.
Ketua Barisan Banteng, Sudiro, menemukan sedan tersebut di belakang kantor Departemen Perhubungan Masa Pendukung Jepang pada tahun 1945 yang kini menjadi kantor Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Jalan Merdeka Timur, Jakarta.
Setelah membujuk sopir untuk pulang kampung ke Kebumen, pihaknya meminta kunci dan menyerahkan mobil ke Soekarno. Dari sana, Rep 1 menjadi mobil dinas Soekarno sejak tahun 1945–1949.
2. Rep 2
Menemani Rep 1, Rep 2 hadir sebagai tunggangan Hatta saat bertugas. Mobil DeSoto Convertible ini merupakan karya Walter Chrysler pada 4 Agustus 1928, dan meluncur satu tahun kemudian.
Ahli-alih pengadaan negara, mobil klasik tersebut merupakan pemberian pengusaha Djohan Djohor, paman dari Hatta. Di tahun 1975, Rep 2 diserahkan ke Museum Joang 45.
3. Imperial
Terakhir ada Chrysler Imperial Crown pemberian Raja Arab Saudi. Imperial merupakan saksi bisu Peristiwa Cikini.
Ketika digunakan ke sekolah Megawati Soekarnoputri di Cikini pada 30 November 1957 sekitar pukul 21.00 WIB, mobil tersebut dilempari bom oleh warga yang kurang menyukai Soekarno. Terlepas dari kejadian tersebut, Soekarno dan Megawati selamat.
Tiga mobil klasik yang ada di Museum Joang 45 tersebut masih dalam kondisi terawat, terutama dari segi eksterior dan interior.
Baca juga: 10 Mobil Termahal di Dunia Tahun 2024, Tembus Ratusan Miliar
Bila ibiders tertarik upgrade mobil, segera jual mobil lama kamu di IBID - Balai Lelang Serasi. Cukup ajukan titip jual otomotif dan mobil bekas akan dilelang dengan kondisi apa adanya.
Proses mudah dan tanpa perantara, biaya admin ringan, serta pembayaran terjamin. Tak hanya itu, kamu bisa menjual mobil bekas dalam jumlah banyak di cabang IBID terdekat.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi ibid.astra.co.id atau unduh aplikasi IBID di Google Play Store dan App Store. Ikuti juga akun media sosial resmi IBID di bawah ini.
Instagram : @ibid_balailelangserasi
Facebook : IBID - Balai Lelang Serasi
TikTok : @ibid_balailelangserasi
YouTube : IBID - Balai Lelang Serasi
Twitter : @ibid_lelang




