
Perbedaan Utama Mobil MPV, SUV, dan Crossover
Dalam industri otomotif sekarang ini kita mengenal banyak sekali jenis-jenis mobil. Hal ini tentu membuat bingung konsumen dalam memilih mobil yang tepat untuk mereka. Contohnya, sekarang ini kita mengenal ada istilah jenis mobil seperti Sport Utility Vehicle (SUV), Multi Purpose Vehicle (MPV) dan juga crossover.
Lantas, apa perbedaan mobil SUV, MPV, dan crossover? Simak perbedaan dari ketiga jenis mobil tersebut di sini!
Perbedaan SUV, MPV, dan Crossover
Pada dasarnya, perbedaan antara mobil SUV, MPV, dan Crossover adalah pada kapasitas dan kegunaannya. Nah, untuk lebih jelasnya, kamu bisa menyimak perbedaan penjelasannya berikut ini!
Mobil MPV (Multi-Purpose Vehicle)
MPV atau sebutan lainnya adalah mobil
keluarga atau minivan karena mobil ini dirancang untuk memuat tujuh penumpang dengan ruang
bagasi luas.
Desain MPV sengaja dibuat tinggi dan lebar, agar ruang kabinnya luas. Atau jika diperlukan, kursi bisa dilipat, sehingga kapasitas bagasinya menjadi sangat luas.
Di pasaran, mobil MPV memiliki tiga jenis klasifikasi yaitu sebagai berikut:
- Low MPV, mobil MPV paling standar dan umumnya digunakan sebagai armada perusahaan. Fitur keselamatan dan kenyamanan pun terbilang standar. Contoh low MPV: Daihatsu Xenia, Toyota Avanza, Toyota Veloz, Suzuki Ertiga, Hyundai Stargazer.
- Medium MPV, jenis MPV menengah dengan dimensi yang lebih luas dan memiliki opsi mesin berkubikasi 2.000 cc. Selain itu fitur keselamatan dan kenyamanannya jauh lebih baik dibanding Low MPV. Contoh: Toyota Innova dan Kia Carens.
- High atau Luxury MPV, jenis mobil MPV yang memiliki dimensi lebih luas dibanding medium MPV dan memiliki opsi captain seat di baris kedua. Fitur kenyamanannya pun mampu mengakomodasi dengan baik untuk penumpang baris kedua. Contoh: Toyota Alphard dan Hyundai Staria
Mobil MPV juga memiliki beberapa kriteria atau ciri-ciri yaitu sebagai berikut:
- Memiliki ground clearance atau jarak antara kolong dan tanah yang rendah
- Memiliki kursi setidaknya 7 penumpang (7 seaters)
- Biasanya disematkan mesin berkubikasi 1.500 cc
- Berpenggerak dua roda dan umumnya menggunakan Front Wheel Drive untuk mengefisiensi kecepatan dan bahan bakar
- Umumnya menggunakan sasis unibodi atau monokok untuk memberikan kenyamanan dan keluasan kabin
Baca juga: Inilah 10 Daftar Mobil Irit Bensin di Indonesia, Apa Saja?
Mobil SUV (Support Utility Vehicle)
Seperti namanya, Sport Utility Vehicle, mobil SUV digunakan untuk keperluan medan yang lebih berat dengan mobilitas yang lebih tinggi. SUV sendiri berkembang setelah mobil pekerja atau pickup lahir.
Mobil SUV ini umumnya dirancang
dengan struktur body on frame atau
bodi yang terletak di atas sasis. Hal ini karena mobil SUV ditujukan bagi mereka yang gemar berpetualang dengan mengendarai mobil.
Dengan ground clearance yang tinggi membuat SUV dapat digunakan untuk melintas di jalur off-road, mulai dari batu dan tanah hingga lumpur. Adanya sasis membuat struktur mobil lebih kuat dan tidak mudah berubah bentuknya.
Sayangnya, struktur model tersebut membuat bobot mobil menjadi lebih berat sehingga konsumsi bahan bakar biasanya lebih boros dibanding MPV. Kenyamanan penumpang juga bukan palingutama untuk jenis mobil ini.
Adapun ciri-ciri dan karakteristik mobil SUV adalah sebagai berikut:
- Mobil SUV umumnya menggunakan tenaga mesin lebih dari 2.000 cc dengan opsi mesin diesel
- Memiliki ground clearance yang lebih tinggi
- Bobot yang lebih berat dengan bodi yang lebih kokoh dan berotot. Bahkan beberapa mobil menggunakan body kit yang mampu menahan batu
- Umumnya berpenggerak empat roda (4WD dan All-Wheel Drive)
Contoh mobil SUV yang ada di pasaran Indonesia adalah Toyota Fortuner, Toyota Land Cruiser, Mitsubishi Pajero, Isuzu MU-X, dan Hyundai Palisade.
Baca juga: Pilihan Mobil SUV Bekas dibawah Rp 300 Juta di IBID
Mobil Crossover
Semakin banyak pemilik SUV yang tidak lagi menghabiskan waktu di jalan tanpa aspal, belakangan mobil SUV dipakai untuk bepergian ke kantor atau perjalanan ke luar kota. Sehingga lahir lah mobil crossover atau yang sering disebut sebagai compact SUV
Mobil crossover adalah gabungan antara mobil SUV dengan jenis mobil lain umumnya MPV dan hatchack. Umumnya, jenis mobil ini sudah menggunakan struktur unibody atau monokok, di mana sasis dibuat menyatu dengan rangka bodi.
Alhasil, bobot menjadi lebih ringan, yang otomatis berdampak pada iritnya konsumsi bahan bakar. Karena crossover ditargetkan untuk penggunaan di jalur aspal, maka kemampuan off-road SUV tidak disematkan pada mobil ini.
Namun, kini semua istilah baru ini pun kian tumpang tindih karena banyak produsen yang juga menghadirkan crossover berkemampuan semi off-road.
Ada juga beberapa mobil SUV yang dibuat dengan struktur unibody, dengan tujuan menekan konsumsi bahan bakar. Begitu juga mobil MPV, ada yang dibangun dengan struktur body on frame seperti Toyota Kijang Innova.
Contoh mobil crossover yang ada di Indonesia adalah Toyota Raize, Daihatsu Rocky, Hyundai Creta, Honda CR-V, Honda WR-V, dan Daihatsu Terios.
Baca juga: 7 Daftar Rekomendasi Mobil yang Cocok buat Pemula
Tapi Anda tidak perlu bingung dalam memilih mobil yang cocok ya, mau MPV, SUV, crossover, atau mobil jenis lainnya. Soalnya, IBID - Balai Lelang Serasi menyajikan hampir semua jenis mobil. Tak hanya itu, lelang mobil bekas yang digelar oleh IBID juga bisa diikuti masyarakat umum atau individu.
IBID juga menawarkan mekanisme Lelang Onsite (digelar di lokasi lelang, penawar bertatapan langsung), Lelang Online melalui aplikasi lelang mobil, dan Live Auction (peserta lelang bisa mengikuti lelang onsite tanpa perlu datang ke tempat lelang). Jadi masyarakat bebas menentukan mau pilih metode lelang yang mana.
Mendapatkan mobil yang diinginkan pun jadi lebih mudah kan? Menang banyak di IBID!




