
Meski Laku Keras, Ini Plus Minus Beli Calya dan Sigra Bekas
Meski saat ini sudah ada versi terbaru tahun 2022, Calya dan Sigra bekas masih jadi impian keluarga Indonesia bahkan terbilang cukup laku keras. Meski begitu, kedua mobil LCGC ini tidak terlepas dari plus minus dari berbagai sisi.
Sejak kelahirannya pada tahun 2016, duo MPV LCGC ini memang langsung mencuri perhatian masyarakat Indonesia: murah, irit, dan 7-seater.
Baca juga: Terlihat Sama, Ketahui Bedanya Toyota Calya dan Daihatsu Sigra
Bagaimana tidak, kedua mobil ini tidak pernah absen dari daftar 10 mobil terlaris di Indonesia bahkan sejak kali pertama diluncurkan pada Juli 2019.
Bagi kamu yang tertarik untuk membeli mobil Calya dan Sigra bekas, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan untuk bisa kamu jadikan pertimbangan. Simak selengkapnya melalui artikel berikut ini!
Keuntungan (Plus) Calya dan Sigra Bekas
Meski menyandang gelar Low Cost Green Car (LCGC) yang terkesan murah, mobil yang mulai mengaspal dari tahun 2016 ini memiliki beberapa kelebihan. Berikut ulasannya.
Paling Bertenaga di Kelasnya
Meski berbeda nama dan desain, Daihatsu Sigra dan Toyota Calya bisa dibilang sebagai kembar identik karena mengusung kode mesin yang sama.
Calya dan Sigra sama-sama mengusung kubikasi mesin 1.2 L atau 1.197 cc dengan kode mesin keluaran Toyota yaitu 3NR-VE yang mampu meluapkan tenaga sekitar 88 HP per 6.000 rpm dan torsi 108 Nm per 4.000 rpm.
Untuk kelas LCGC 7-seater, tenaga dan torsi yang dimilikinya cukup perkasa dibanding pesaingnya seperti Renault Triber dan Datsun Go+ yang masing-masing hanya mampu meluapkan tenaga 71 HP dan 78 HP.
Selain itu, bobot mesin 3NR-VE yang ringan dan penggunaan katup masuk (Intake valve) yang lebih panjang serta dilengkapi dengan roller pada bagian rocker arm membuat mesin tidak mudah bergetar saat berakselerasi.
Intake valve atau katup masuk yang lebih panjang juga memungkinkan mobil bisa memiliki torsi yang lebih baik pada saat putaran bawah.
Konsumsi Bahan Bakar Irit
Jika menggunakan bahan bakar yang sesuai dan tentunya tidak menggunakannya secara serampangan, mobil yang memiliki tangki 36 L ini terbilang sangat irit.
Pada pengetesan rute kombinasi (perkotaan, jalanan menurun-menanjak, dan tol), Calya dan Sigra kapasitas 1.2 L memiliki konsumsi BBM paling boros adalah 11,5 Km/liter dan paling irit 16 Km/liter.
Sementara untuk rute tol dengan kecepatan konstan antara 90 Km/jam dan 100 Km/jam, baik Calya maupun Sigra 1.2 L keduanya mampu menghabiskan bahan bakar paling boros 20 Km/liter dan paling irit bisa mencapai 25 Km/liter.
Baca juga: Lelang Daihatsu Sigra di IBID Mulai dari Rp 70 Jutaan, Ikuti Lelangnya Sekarang!
Jaringan After Sales yang Luas dan Sparepart Berlimpah
Kelebihan lainnya dari Calya dan Sigra adalah jaringan after sales yang luas. Sehingga mudah bagi kamu yang ingin melakukan servis.
Jaringan after sales yang luas ini juga tentu berdampak pada biaya servis. Biaya servis duo LCGC MPV ini terbilang cukup murah.
Bukan hanya itu, sparepart Sigra dan Calya juga cukup berlimpah tanpa perlu indent. Hal ini juga yang membuat harga sparepart Sigra dan Calya juga jadi lebih murah.
Mudah Dikendarai
Ukurannya yang compact dan sudah dilengkapi power steering jenis rack and pinion, membuat Sigra dan Calya jadi mobil LCGC yang mudah dikendarai.
Feel berkendaranya pun terasa lebih lincah dan impresif karena memiliki pilar A yang kecil dan pandangan yang luas. Bahkan jangkauan setir dan kursi juga termasuk ergonomis.
Kekurangan (Minus) Calya dan Sigra Bekas
Terlepas dari kelebihannya, Calya dan Sigra punya beberapa kelemahan yang pantang kamu lewatkan. Apa saja itu?
Baca juga: 7 Tips Sebelum Membeli Mobil Daihatsu Sigra Bekas
Girboks dan Kaki-Kaki Rawan Jebol
Tidak bisa dipungkiri bahwa Calya dan Sigra sering digunakan sebagai kendaraan operasional baik itu taksi online maupun operasional bisnis.
Apalagi jika mantan pemilik merupakan pengemudi yang cukup abai dengan mobilnya. Misalnya sering stop-and-go, overload, atau dipaksa berkendara di medan yang berat.
Kebiasaan buruk ini sering kali berpengaruh pada girboks. Umumnya girboks jadi rawan jebol. Begitu juga dengan kaki-kaki yang sering ambles karena dipaksa melewati medan berat dan menahan beban berlebih.
Bodi Ringkih dan Rawan Dempul
Sejatinya, bodi-nya yang tipis didesain agar mobil memiliki power-to-weight ratio yang lebih baik sehingga membuat mobil ini bisa lebih bertenaga pada putaran atas.
Meski begitu, bodi-nya yang cukup tipis membuat mobil ini begitu ringkih. Bahkan kedua mobil LCGC ini punya kualitas bodi yang tidak terlalu baik. Apalagi jika mantan pemiliknya cukup ugal-ugalan. Potensi banyaknya dempul bisa saja terjadi.
Hanya Mengandalkan Sirkulator AC
Kelemahan lainnya dari Sigra dan Calya adalah tidak memiliki double blower di baris kedua. Mobil LCGC ini hanya mengandalkan sirkulator AC yang sebenarnya tidak begitu berguna untuk mendinginkan baris kedua dan ketiga mobil.
Baca juga: Tips Modifikasi Sigra Biar Gak Mirip Taksi
Kabin Baris Kedua Sempit, Ketiga Apalagi
Apabila kamu menginginkan mobil MPV yang bisa menampung 7 orang dewasa, Calya dan Sigra sebenarnya bukan pilihan yang tepat. Hal ini karena kabin Calya dan Sigra cukup sempit.
Di baris kedua misalnya, joknya tidak bisa menopang pinggang dengan baik sehingga kurang nyaman apabila digunakan untuk jarak jauh.
Bahkan bagi orang-orang yang memiliki tinggi 170 cm, tidak ada ruang lagi bagi kaki kamu untuk bersantai karena tidak ada lagi legroom yang tersisa.
Begitu juga di baris ketiga. Pria/wanita dewasa yang memiliki tinggi 160 - 170 cm tidak bisa duduk di baris ketiga, sama sekali.
Cari Calya dan Sigra Bekas di IBID - Balai Lelang Serasi
Nah, itu lah dia plus minus beli Calya atau Sigra bekas. Bagi kamu yang memang ingin mencari mobil LCGC cocok untuk keluarga, irit, dan juga memiliki perawatan yang mudah, dan punya bujet Rp 90 - Rp 100 jutaan, Sigra dan Calya bekas cocok untuk bisa kamu pilih sebagai mobil pertama.
Namun apabila kamu menginginkan mobil yang lebih kokoh dan mampu menampung 7 orang dewasa dan tentunya dengan bujet yang lebih tinggi, Avanza bekas bisa jadi pilihan.
Untuk urusan mobil bekas seperti Calya, Sigra, Avanza, atau Xenia bekas, kamu bisa langsung cek IBID - Balai Lelang Serasi atau melalui aplikasi IBID - Balai Lelang Astra yang bisa kamu download di Google Play Store dan Apple App Store.
Berbeda dengan dealer mobil bekas, ada beberapa kelebihan apabila kamu beli mobil bekas di balai lelang. Salah satunya adalah potensi harga yang lebih murah dan juga transparansi kondisi mobil.
Di IBID, seluruh mobil bekas yang akan dilelang sudah melewati proses inspeksi oleh Astra Car Valuation dan sudah diklasifikasi dengan grade berdasarkan hasil inspeksi.
Ayo, tunggu apa lagi! Cari mobil bekas dengan harga terbaik, lengkap, dan transparan melalui IBID - Balai Lelang Serasi!
Ikuti juga media sosial Instagram IBID di @ibid_balailelangserasi untuk dapatkan berbagai informasi lelang dan promo menarik!




