
7 Rekomendasi Mobil untuk Pemula, Didominasi Mobil LCGC
Apa sih sebenarnya kriteria mobil yang cocok untuk pemula dan apa saja rekomendasi mobil yang cocok dikendarai mobil pemula?
Mobil pertama memang selalu berkesan apalagi jika kamu tergolong sebagai pengemudi pemula yang baru bisa mengendarai mobil.
Baca juga: Rekomendasi Mobil Hatchback untuk Anak Muda
Ditambah lagi, uang yang kamu miliki untuk membeli mobil berasal dari keringatmu sendiri. Selain luapan rasa bahagia yang tak terhingga, kamu juga berpikir untuk membelinya dengan cara yang hati-hati dan tidak serampangan.
Untuk membantumu memilih mobil pertama, IBID punya beberapa rekomendasi mobil yang cocok bagi pemula!
Kriteria Mobil Pemula
Sebelum masuk ke dalam daftar, ada beberapa kriteria yang bisa kamu perhatikan ketika ingin membeli mobil pertamamu. Apa saja kah itu? Simak kriterianya di bawah ini.
1. Konsumsi BBM yang Irit
Kriteria pertama mobil yang cocok untuk pemula adalah irit. Kenapa? Jelas, karena kamu hidup di Indonesia yang memiliki tata kota yang tidak begitu cocok untuk mobil-mobil yang boros bensin. Baik itu di perkotaan maupun pedesaan.
Di perkotaan misalnya seperti Jakarta, Medan, Bandung, dan Surabaya yang kesemuanya identik dengan kemacetan.
Sedangkan di desa, aksesibilitas dari wilayah penduduk ke fasilitas umum juga cukup jauh. Sehingga mobil dengan konsumsi BBM yang irit jadi pilihan wajib.
Baca juga: Inilah 10 Daftar Mobil Irit Bensin di Indonesia, Apa Saja?
2. Memiliki Fitur Standar Keamanan
Rasa panik, ragu, dan kaku terkadang masih dimiliki oleh para pengendara pemula. Sehingga fitur standar keamanan jadi hal wajib yang harus ada dalam mobil pertamamu.
Setidaknya ada empat fitur keselamatan yang wajib ada pada mobil pertamamu yaitu ABS (Anti-lock Braking System) yang membantu kamu mengendalikan mobil ketika melakukan pengereman agar tidak tergelincir.
Kemudian ada EBD (Electronic Brake Distribution) yang berfungsi mengendalikan keempat roda ketika pengereman. Braking Assist yaitu fitur yang membantu kamu dalam memaksimalkan rem pada kondisi darurat dan Electric Stability Control agar mobil tidak slip ketika pengereman.
3. Easy to Drive
Ada dua tipe feel berkendara pada mobil yaitu easy to drive dimana stir mobil memiliki respon sensitivitas yang lebih rendah. Contohnya ketika kamu membelokkan sedikit setir, mobil tidak akan ikut berbelok.
Kedua, fun to drive dimana respon stir sangat cepat dan sensitif. DImana ketika kamu membelokkan setir sedikit saja, mobil akan ikut berbelok.
Bagi pemula, mobil dengan feel berkendara yang lebih mudah sangat cocok digunakan agar ketika setir berbelok sedikit, mobil tetap dalam kondisi kemudinya.
Selain itu, pastikan juga setir mobil sudah power steering yang mempermudah kamu dalam mengendalikan setir mobil.
4. Memiliki Radius Putar Kecil
Di Indonesia, negara yang memiliki banyak celah-celah jalan kecil dan U-turn, membuat mobil dengan radius putar kecil sangat cocok dibeli. Dengan radius putar kecil, kamu bisa lebih mudah berbelok atau berjalan di jalan sempit.
5. Memiliki Parking Sensor
Sensor yang berfungsi untuk mendeteksi objek yang ada di sekitaran mobil ketika ingin parkir sangat cocok dimiliki pada mobil-mobil kelas pemula.
6. Ikuti Selera!
Ada yang mengatakan bahwa mobil adalah perpanjangan dari tubuhmu. Terlihat berlebihan, namun itu juga bisa jadi benar. Apalagi jika mobil itu kamu bawa sehari-hari ke kantor atau bepergian bersama keluarga.
Jadi, pilihlah mobil yang benar-benar kamu inginkan sejak dulu, meskipun itu sudah tidak ada lagi di pasaran.
Selain itu, memiliki mobil yang sesuai dengan selera biasanya menimbulkan rasa kepemilikan yang lebih besar. Kamu akan lebih senang merawatnya bahkan tidak akan kamu ganti-ganti sampai kapan pun.
7. Pilih Mobil Bekas
Poin terakhir ini masih berkaitan dengan poin sebelumnya. Apabila mobil impianmu tidak lagi ada di pasaran, mobil bekas bisa jadi pilihan.
Selain itu, mobil bekas juga bukanlah pilihan buruk mengingat harganya yang lebih murah. Selain itu jika rusak pun karena pola mengemudi yang masih awam, rasa sakitnya tidak sebesar ketika merusak mobil baru.
Nah, untuk mendapatkan mobil bekas, kini ada cara alternatif yang menarik diikuti yaitu dengan cara lelang. Lewat lelang, kamu juga bisa ikut serta dalam membentuk harga mobil.
Untuk mengikuti lelang, kamu bisa mendaftarkan diri lewat aplikasi IBID yang bisa kamu download secara gratis di Google Play Store dan Apple App Store.
Di IBID kamu bisa mengikuti lelang langsung lewat aplikasi. Bukan cuma itu, kamu juga akan menemukan lelang eksklusif dengan pilihan mobil yang eksklusif juga.
Baca juga: 5 Rekomendasi Mobil Irit BBM di Kelas Low MPV
Pilihan Mobil yang Cocok untuk Pemula
Sudah mengetahui kriteria mobil yang cocok bagi pemula, saatnya mengetahui mobil apa yang cocok bagi kamu yang baru pertama kali membeli mobil. Berikut daftarnya.
1. Daihatsu Ayla/ Toyota Agya
Mobil Low Cost Green Car (LCGC) memang jadi primadona di Indonesia. Salah satunya Toyota Agya dan Daihatsu Ayla.
Tubuh mungil yang cocok mengaspal di jalanan kota ini memiliki konsumsi BBM yang cukup irit. Dimana keduanya memiliki perkiraan konsumsi BBM sekitar 15 km/liter untuk rute kombinasi dan di angka 20,7 km/liter di rute lurus.
Selain itu, radius putar kedua mobil ini sekitar 4,4 hingga 4,6 m yang membuat mobil ini lincah untuk bermanuver pada belokan atau u turn. Dari segi keamanan, mobil LCGC ini juga sudah dilengkapi ABS dan crash sensor.
Baca juga: Ikut Lelang Agya di IBID Mulai dari Rp 60 Jutaan
2. Brio
Mobil LCGC yang juga banyak mengaspal di jalanan kota adalah Brio. Mobil berlogo H tegak ini memiliki konsumsi BBM yang irit yaitu sekitar 16 km/liter untuk rute kombinasi dan 22 km/liter pada rute lurus.
Sama halnya seperti mobil berdimensi kecil, Brio juga memiliki radius putar yang cukup kecil yaitu hanya 4,4 m. Dari sisi keamanan, Brio juga sudah dilengkapi dengan ABS dan EBD.
3. Nissan March
Sejak perilisannya, Nissan March sudah mengundang banyak perhatian. Desainnya yang dinamis dengan lekukan halus membuat mobil keluaran Nissan saat itu banyak dilirik oleh banyak orang terutama perempuan.
Mengusung mesin 1.200 cc, Nissan terbilang lebih dari irit. Lewat jalur kombinasi, sang city car mampu menghabiskan bensin hingga 16 km/liter dan rute tol menghabiskan hingga 22 km/liter.
Radius putarnya pun kecil yaitu 4,5 m dengan sistem pengereman yang sudah ABS dan EBD.
4. Daihatsu Sirion
Meski memiliki radius putar yang cukup besar di kelasnya yaitu 5,1 m, Daihatsu Sirion terbilang memiliki fitur yang cukup komplit di kelasnya yaitu memiliki ABS, EBD, Traction Control, dan Hill Start Assist.
Untuk konsumsi BBM, Sirion juga cukup hemat yaitu 15 km/liter untuk rute kombinasi dan 20 km/liter di rute tol.
5. Avanza/Xenia
Siapa bilang mobil MPV tidak ramah bagi pemula? Mungkin kedua lini mobil low MPV keluaran Toyota dan Daihatsu ini bisa menjawab keraguan tersebut.
Kita intip radius putarnya, kedua mobil ini memiliki radius putar yang cukup gila di kelasnya yaitu 4,7 m. Untuk konsumsinya pun tidak bisa dibilang boros maupun irit yaitu 10 km/liter hingga 13 km/liter.
Untuk sistem keamanan, Avanza dan Xenia sudah memiliki fitur standar keamanan mulai dari Hill Start Assist, ABS, EBD, dan Brake Assist.
Baca juga : 5 Rekomendasi Mobil MPV Bekas Harga Rp 150 Juta-an
6. Mitsubishi Xpander
Masih dalam kelas low MPV, Mitsubishi Xpander bisa jadi mobil pilihan bagi pemula. Pertama, dari segi konsumsi BBM, Xpander bisa dibilang irit dengan konsumsi 12 Km/liter pada rute kombinasi dan 18 km/liter di rute tol.
Secara mengejutkan, dengan wheelbase yang sejatinya panjang dan tubuh bongsor, Xpander memiliki radius putar 5,2 m. Untuk segi keamanan, Xpander juga sudah dilengkapi ABS, EBD, brake assist, dan Hill Start Assist.
7. Suzuki Ignis
Terakhir, Suzuki Ignis bisa jadi pilihan mobil yang cocok bagi pemula karena keiritan dan kelincahannya. Mobil dengan desain mirip Jimny ini hanya membutuhkan 18 km/liter untuk rute dalam kota dan 22 km/liter untuk rute tol dengan kemampuan berputar hanya 4,7 m. Untuk sisi keamanan, Suzuki Ignis sudah dilengkapi ABS dan EBD dan parking sensor.




